
tiga minggu berlalu semua sudah mempersiapkan akan keberangkatan mereka,hari ini Aska dan Irene akan datang kerumah Bagas dan Arini...untuk liburan kali ini oma tidak ikut serta dia memberikan ruang untuk yang muda,lagi pula semua yang pergi sudah halal,dulu dia menjaga Tami dan Dinda,,,
"cepat sekali datang nya?" ucap Oma pada Aska
" irene mau liburan dulu di sini oma menjelang berangkat" sahut Aska
keberangkatan mereka masih satu minggu lagi,Irene ingin bermain di rumah ibunya dan Tami,mereka belum sempat melihat anak satu sama lain...
" Aira cantik sekali" ucap Intan mengambil Aira dan mencium nya
kalau melihat anak perempuan Intan selalu gemas di buatnya,hanya saja om Bram selalu mewanti-wanti agar tak menginginkan penambahan anak lagi..
" bun,,hari ini aku ingin kerumah ibu dan oma Surti,apa bunda mau ikut" ucap Irene yang memang sudah lama tak bertemu dengan ibu Arini
" boleh,, istirahat saja dulu ren,sore nanti kita kesana" ucap Arini membantu Irene membawa beberapa kopernya
Aska mempunyai apartemen sewaktu bekerja dengan Bagas tetapi Irene ingin berkeliling menginap di rumah keluarga jadi mau tak mau Aska mengikuti kemauan istrinya ini...
****
__ADS_1
" lucu sekali anak mu Ren" ujar oma Surti saat mereka berkumpul di sana
" ibu mu kemaren pulang dari Jakarta bercerita terus tentang anak mu" lanjut Oma Surti
" iya oma dia sangat senang bermain, dengan Aira kalau bukan karena ayah yang meminta nya pulang ibu belum mau pulang,katanya lebih betah di Jakarta" sahut Irene
" kan apa oma kata Aska lelaki yang baik,kalau saja dulu ibu mu lebih mementingkan egonya pasti kamu tak sebahagia sekarang"
" Alhamdulillah oma semua nya jadi lebih baik sekarang" jawab Irene
" menginap di mana kamu?"
"dari dulu rasa nya tidak berubah nya, sellau enak,, buka bisnis Kue saja bun,pasti laris" usul Irene pada Arini
" rencana nya juga begitu Ren, sepulang dari Lombok aku ingin bicara lagi dengan papi,mana tau di izin kan, Bianca juga sudah semakin besar,,Bosan juga terus-menerus di rumah..."
" istri sultan ada bosan nya juga" Sindir Oma Surti yang tau kehidupan Arini Sekarang
" istri sultan juga manusia bu,ada bosan nya juga" jawab Arini menimpali candaan Ibu nya
__ADS_1
" hahaha...ibu kira kamu hanya bisa menghabiskan uang saja Sekarang,tetapi ingin juga mencari nya"
" ya iya buk,,,papi memang selalu memenuhi segala kebutuhan dan keinginan ku tapi terkadang berdiam diri di rumah membuat ku jenuh, apa salah nya menyalurkan hobi yang bisa menjadi uang,,mana tau besok bisa di teruskan untuk Bianca,,dari hobi menjadi uang,dan bisa jadi penghasilan,,poin yang paling penting nya mencari rezeki yang halal" jelas Arini
" iya bun,tak sepenuhnya suami kita selalu sehat,aku juga sering berpikir demikian,tetapi aku tak punya potensi...ingin bekerja di perusahaan sama saja menjadi karyawan...sudah pasti Aska tak mengizinkan"
" anak mu masih satu Ren,masih butuh perhatian,,jangan dulu lah sibuk bekerja,apalagi kalian masih baru menikah" sahut Arini
" jadi kapan waktu nya aku bisa bekerja bun?" tanya Irene
" nikmati saja dulu proses nya ren, kalau Aska sudah mengizinkan baru di jalani,izin suami itu penting,karena kalau di tak mengizinkan segala sesuatu yang kita jalani tak akan berhasil...bukan kah Keluarga yang bahagia kita ingin kan" ucap Arini
" Ren,makan malam di sini ya,,Ibu masak dulu" ucap Oma Surti berdiri hendak kebelakang
" iya Oma masak yang banyak" sahut Irene
" tenang saja,,nanti hubungi Aska langsung ke sini,kita makan bersama"
saat ini Aska dan Bagas sedang berjalan-jalan melihat kebun ayah Arini...
__ADS_1