
hari berganti hari persiapan pernikahan Arini dan Bagas sudah 90% dua hari lagi pernikahan mereka di gelar di sebuah gedung mewah di kota Solo,tidak tanggung-tanggung Bagas memberikan yang terbaik untuk acara nya kali ini,Arini sudah meminta pesta sederhana saja tetapi Bagas ingin pesta yang mewah,karena ini yang pertama untuk Arini dan mudah-mudahan jadi yang terakhir.
hari ini Arini sedang melakukan Rangkaian perawatan untuk tubuhnya,Oma mengirimkan beberapa karyawan Salon ternama kerumah Arini...
sedang melakukan tritmen Rambut ponsel Arini dari tadi tak henti-hentinya berbunyi...
" diangkat saja dulu kak,ini juga sudah selesai,tinggal menunggu obat nya menyerap nanti kita pijit lagi" ucap pegawai salon pergi keluar meninggal Arini
tanpa melihat pun Arini sudah tau siapa penelpon di balik ponselnya itu,dari semalam Bagas merengek seperti anak kecil minta bertemu,karena seminggu ini mereka di pingit,kata orang dulu pamali kalau hendak menikah masih bertemu...
" assalamualaikum" ucap Arini saat mengangkat ponselnya
" waalaikumsalam sayang,kenapa lama sekali mengangkat nya,tidak tau apa aku sudah kangen berat" cerocos Bagas
" ih papi....heboh deh,aku masih perawatan nih"
" sudah makan?" tanya Bagas
" belum,sebentar lagi selesai"
" sayang VC ya?" pinta Bagas
" nggak,aku lagi nggak pake baju pih,baru selesai luluran" tolak Arini
" bagus lah,,aku mau lihat"
" nggak boleh,belum Halal...!!!" tekan Arini
__ADS_1
" nikah hari ini saja sayang,aku sudah nggak sabaran pengen peluk kamu,tidur berdua terus..."
" papi ........!!!!" pekik Arini
"harus di Rukiyah nih pikirannya,mesum mulu" marah Arini
" hehehe.....maklum lah sayang kelamaan menduda" bela Bagas
" udah ah,aku mau selesaikan dulu perawatannya"
" sayang mau aku antar makanan" Bagas masih mencoba membujuk Arini
" nggak,,jangan alasan deh pi,nggak sabaran banget kamu,dua hari lagi kita ketemu di pelaminan"ucap Arini dengan wajah memerah,kalau saja Bagas melihat wajah malu Arini saat ini pasti dia tidak akan tahan untuk tidak menciumi nya
" kamu tau saja....namanya juga usaha sayang,mana tau kamu mau bertemu sebelum kita ijab qobul"
" sayaangggg......" pekik Bagas " awas kamu ya,sudah mulai nakal"
" hehehe.....dah papi....muach...." Arini segera menutup ponselnya
Bukan nya Arini tidak Rindu,saat ini dia mati-matian menahan rasa Rindunya,biar setelah menikah nanti mereka lebih mesra dalam mengungkap kan perasaannya.
Bagas senyum-senyum sendiri memikirkan ucapan Arini,pikirannya sudah traveling kemana-mana.
" pak....." panggil Anita sekretaris nya
Bagas tersentak kaget
__ADS_1
" tidak bisa ketuk pintu dulu apa?" bentaknya membuat Anita tertunduk takut..
"dari tadi sa-ya ketuk bapak tidak men-jawab" ucap Anita terbata
Bagas baru teringat kalau dia tadi melamun kan Arini
" ada apa?" tanya Bagas ketus
" ini ada berkas yang harus bapak tanda tangani,karena besok bapak sudah mulai cuti sedangkan berkas ini diperlukan besok untuk kelanjutan kerjasama kita dengan perusahan wijaya Group"ucap Anita
" letakan disitu nanti saya periksa terlebih dahulu"
Anita meletakan berkasnya dan permisi keluar sambil menggerutu pelan
" huf,dia yang tidak menjawab aku yang disalahkan,efek kelamaan menduda jadi bawaan nya kebelet kawin"
Anita keluar dengan wajah kesal
"Nit,ada bos di dalam" tanya Aska sang Asisten
" ada...tapi kamu ketuk dulu pintu sampai dia ngejawab,soalnya lagi sensi dia" jawab Anita
"kenapa?"
" nggak tau,,lagi dapet kali..." Anita berjalan keruangan nya dengan cekikikan
Aska menggelengkan kepalan nya berjalan menuju ruangan Bagas
__ADS_1