
tak terasa seminggu berlalu,hari ini akan di laksanakan ijab qabul Rangga dan Kirana.. mereka memang belum menggelar resepsi karena Rangga masih kuliah...
Kirana menitikkan air mata nya karena di hari penting nya tak ada orang tua yang menemani,,
" Riasan nya luntur kalau kamu menangis terus" ucap Naura yang tau akan kesedihan adik nya ini
Kirana menghapus air matanya dengan Tissue
" sudah mau jadi istri Lo na,jangan bersedih lagi "ucap Tami memberi kan semangat
" Na,,jika ada yang menyakiti mu kami selalu ada untuk mu,jadi jangan menangis bukan kah kita keluarga,seakan tak ada guna nya kami di sini kalau kau terus menangis" ucap Intan duduk di samping Kirana
Arini masuk kedalam Kamar Pengantin tersebut, pernikahan Rangga dan Kirana di gelar di Hotel keluarga mereka.
" kenapa?" tanya Arini heran
" dari tadi tidak berhenti menangis bun" jawab Naura
__ADS_1
" kenapa Kirana,kamu sedih?" tanya Arini dan di angguki oleh Kirana
" sini..." Arini menggenggam erat satu tangan Kirana
" menikah itu adalah ibadah Na,saat ini kami sedang menyempurnakan ibadahmu...jangan kan kamu yang sudah tak mempunyai orang tua satu pun, kami saja yang masih mempunyai orang tua menangis saat mereka melepaskan kami,tapi itu lah kehidupan na, kematian pasti datang,tak ada yang bisa menghindari nya,satu persatu kita akan pergi hanya menunggu giliran nya saja,tapi sebelum itu terjadi kamu harus menjalani hidup mu di dunia ini, ikhlas kan orang tua mu,yakin bahwa kamu akan bertemu dengan nya kelak,,,saat ini hanya do'a kamu yang mereka butuh kan bukan air mata..." ucap Arini menghapus air mata Kirana
" hapus air mata mu jangan orang berpikir kamu terpaksa menikah dengan Rangga padahal kalian saling cinta,jangan membuat Netizen di luar sana berspekulasi dengan pemikiran mereka,padahal yang mereka lihat belum tentu benar adanya" lanjut Arini
" kamu tau sendiri kan Na,mulut tetangga lebih pedas dari pada Bon cabe level 10" celetuk Naura
" walaupun suami mu pernah menyukai Tami Na,tak mengurangi rasa kekeluargaan kita" canda Intan
" jangan membahas itu ntan,kalau Kirana tak mau menikah kau harus tanggung jawab" tunjuk Naura pada Intan
" sudah-sudah....jangan membahas itu,cepat Rapikan hiasan Kirana, sebentar lagi pasti di suruh Keluar,ijab Qabul nya hampir selesai" potong Arini
setelah merapikan dandanan Kirana,Irene menjemput Kirana kedalam kamar
__ADS_1
" kapan datang?" pekik Arini
" maaf telat,jalanan macet bun" ucap Irene mencium pipi Naura,Arini,Tami serta Intan
" ayo keluar, pengantin perempuan nya sudah di tunggu" ujar Irene membawa Kirana keluar
" semoga cepat nular ya na buncit mereka berdua pada mu" goda Naura saat melihat Kirana berjalan di tuntun Tami dan Irene
Kirana mendekat pada Rangga dan mencium punggung tangan suaminya ini...Rangga saat ini resmi berstatus suami Irene...
Arya juga datang saat ini,,, Melihat gadis pujaan hatinya melepas Lajang bersama pria pilihan nya...
" tolong jaga Kirana,,hanya kamu orang yang di percaya nya untuk bercerita saat ini" ucap Bagas menepuk pundak Rangga
" pasti pih... terimakasih sudah mempercayai ku, menikahi putri mu" sahut Rangga
sebenarnya Arini sedang menahan tangis nya saat ini melihat Kirana sudah ada yang menjaga,,hati Arini merasa tercubit melihat Kirana yang berusaha kuat menjalani hari-hari nya tanpa orang tua,jika itu terjadi pada dirinya ntah apa yang di lakukan Arini saat ini...
__ADS_1