
kasih terus like dan dukungan nya ya kak...
kalau sudah bosan dengan ceritanya boleh tinggalkan jejak ya kak,biar di tamat kan..
yang mau lanjut season 2 kita lanjutkan tetapi part yang banyak tentang kehidupan Naura dan Arkan yang sudah menikah....
kasih masukan nya kakak sekalian...
****
tak terasa hari ini pernikahan Naura dan Arkan di laksanakan,semua tamu undangan sudah datang memasuki Aula Hotel tempat di langsungkan nya Acara akad dan Resepsi...
" Cantik nya cucu Oma" puji Oma melihat Naura yang sudah di hias
" beb.....pangling Gue" pekik Tami
" selamat ya beb,do'a in kita nyusul" ujar Intan memeluk Naura
" Oma keluar dulu ya,temani Naura" ucap Oma meninggalkan kamar tempat Naura di hias
" Semoga kalian cepat nyusul gue ya" Ujar Naura sambil menatap kedua sahabatnya ini
" kalau Intan mungkin bisa ra,kalau dapat pasangan,nah kalau gue kaya' nya nggak bisa soalnya calon gue masih kuliah" jawab Tami lesu
" gue penasaran deh dengan calon lo Tam,sesudah pernikahan gue Lo wajib kenalin,," paksa Naura
" kalau sudah ada kesepakatan gue kenalin"
__ADS_1
****
sedangkan Arkan yang sedang duduk berhadapan dengan penghulu dan Papi Naura merasakan gugup
"Sudah siap saudara Arkan?" tanya sang penghulu dan di angguki oleh Arkan
" bismillahirrahmanirrahim....Saya nikahkan engkau Arkan Mahendra bin Surya Mahendra dengan Naura Admadja binti Bagas Admadja dengan mas kawin seperangkat alat Sholat dan uang senilai 255juta dibayar tunai..."
"Saya terima nikah dan kawinnya Naura Admadja Binti Bagas Admadja dengan mas kawin tersebut dibayar tunai"
"bagaimana para saksi Sah"
" SAH" suara menggema di dalam Aula
"huf...." keluar nafas berat menyatakan kelegaan dari Arkan
di lanjutkan dengan do'a...
saat ini acara Sungkeman berlangsung berbagai macam Nasehat dan petuah yang di berikan Bagas untuk putri sematawayangnya ini,,
Naura sempat melihat kiri kanan,di dalam hatinya masih menunggu kedatangan mami nya, bagaimana pun juga Karin adalah ibu kandung nya,ibu yang telah melahirkan nya ke muka bumi,apa lagi Arkan sama sekali belum mengenal Karin,saat ini lah momen perkenalan nya tetapi yang di tunggu tak kunjung datang,ada rasa sedih di diri Naura tetapi dia mencoba untuk tidak memperhatikan nya di hari bahagia nya ini
" mungkin mami benar-benar marah pada ku" batin Naura
" sayang... memikirkan apa?" bisik arkan melihat Naura yang sedikit linglung saat ini
" tidak ada,hanya masih merasa belum yakin kita sudah menikah" elak Naura
__ADS_1
" kami menyesal?" tanya Arkan
" tidak mungkin aku menyesal sudah menikah dengan orang yang aku cintai,hanya sedikit gugup" balas Naura tersenyum manis
Arkan menggenggam tangan Naura membuat Naura merasa lebih tenang
selesai acara akad nikah mereka di lanjutkan dengan resepsi sore nanti,saat ini mereka berdua di berikan waktu istirahat sejenak,karena sudah pukul 12 siang...
" yank,kenapa kamu memberikan ku mahar 255 juta,kenapa tidak genap saja 300 juta atau 200 jt sama seperti papi dan bunda" tanya Naura heran melihat mahar nya aneh
" itu ada artinya sayang,,,2 itu untuk dua hati yang bersatu,5 itu tanggal ulang tahun mu,dan 5 satu lagi tanggal pernikahan kita,makanya aku gabungkan jadi 255 juta,kalau kamu mau lebih nanti uang nafkah nya saja ya" jelas Arkan dan di angguki oleh Naura
" yank,mau nya kita tinggal di mana?" tanya Arkan pada Naura
" terserah kamu saja,aku menurut di mana pun kita tinggal yang terpenting kita selalu bersama" jawab Naura
" kalau di apartemen dulu bagaimana,setelah kamu hamil kita pindah" usul Arkan
" baik lah suamiku,aku menurut padamu" ucap Naura manis
" enak sekali panggilan mu yank,,aku mau di panggil seperti itu"
" lucu kalau di depan orang panggil suami" protes Naura
"kalau aku panggil Hubby saja bagaimana?"tanya Naura
" boleh juga,," Arkan mencium pipi Naura sekilas
__ADS_1
" hubby kita masih menunggu resepsi, istirahat lah dulu"
" baiklah,kita tidur sejenak sayang" Arkan menarik Naura ke pelukan nya...