
maaf...sedang ada acara dalam satu minggu ini,jadi Up nya nggak bisa banyak ya 🙏🙏🙏
***
tak terasa satu minggu berlalu,Arini pun sudah kembali kerumah mereka...
Daffa sangat senang mendapat kan adik baru karena...
" harus sayang dengan adik nya ya kak,," ucap Arini pada Daffa saat mereka di kamar
" pih... bagaimana kabar Irene dan Aska,sudah lama tak memberikan kabar?"
" Iren sekarang sedang mabuk parah bun,jadi tidak bisa melihat mu melahirkan,saat dia lahiran saja kita kesana" ucap Bagas
" kita jadi ke Lombok pih?" tanya Arini
" jadi,sesudah Aska dan Irene lahiran... kondisi mu juga sudah pulih"
" sekalian bulan madu lagi pih" goda Arini
" bulan madu saja bun,punya anak lagi no" tegas Bagas
" aku tak ingin menambah lagi,tiga sudah cukup"
" kalau satu lagi pih,biar rumah kita bertambah rame..." bujuk Arini
" tidak bun...kali ini aku tak bisa di ajak bernegosiasi" tolak Bagas
****
__ADS_1
" mas...tolong pegang Denis,aku mau mandi sebentar" pekik Intan pada Bram
" pengasuh nya mana yank,aku sedang bersiap kekantor" sahut Bram
" jangan mau membuat nya saja mas,tidak mau mengasuh nya" marah Intan
kalau intan sudah berbicara begitu mau tak mau Bram langsung mengambil anak-anak nya,,,Bram tidak ingin Intan merasa sendiri mengasuh anak mereka...
Bram membawa kembar D ke teras depan untuk berjemur...
" ngasuh om?" ejek Arkan
" kenapa kau kesini pagi-pagi?" tanya Bram
" aku hanya mengantar kan ini,besok kita ada rapat penting om di hotel,Vino juga harus ikut" ucap Arkan memberikan satu buah map
"sudah sana pulang,aku tak butuh pujian mu" kesal Bram mengusir Arkan...
****
" beb....Sore ini aku tak bisa jemput ya,,kamu pulang naik taksi saja" ucap Rangga pada Kirana
" kamu mai kemana?" tanya Kirana
" hari ini ada pertemuan seluruh mahasiswa kedokteran sampai sore beb,jadi kamu pulang pake' taksi dulu ya" ucap Rangga menggosok kepala Kirana pelan
" baiklah.....nanti kalau sudah pulang kabari aku" pinta Kirana
Rangga mencium kening kirana sekilas saat perempuan cantik itu turun dari mobilnya
__ADS_1
Kirana menatap kepergian Rangga,lalu masuk kedalam Kantor...
" apa sudah menikah aku masih boleh bekerja oleh Rangga" batin Kirana
Kirana memang perempuan yang biasa memendam keinginan nya,dia tak bisa langsung mengutarakan apa yang mengganjal di hati nya...
***
" yank......" pekik Vino mencari Tami di dalam kamar
" kenapa teriak-teriak seperti di hutan saja" oceh Tami mendekati Vino
" ini untuk istriku tercinta" Vino memberikan satu buket bunga
" wah...cantik Kak,, dalam rangka apa?"
" memangnya kalau memberikan istri bunga harus di hari tertentu...!!" ucap Vino
" tumben saja kamu membawa bunga pulang..."
" ini bentuk rasa syukur dan sayang aku ke kamu,,biar pun aku sudah bisa menikahi mu ,aku ingin selalu bersikap romantis yank,biar rasa cinta kita semakin bertambah jangan berkurang,, membahagiakan istri itu pahala besar yank.....apa lagi bisa membuat mu tersenyum setiap hari" jelas Vino memeluk Tami
" aku percaya semua rezeky yang di berikan tuhan pada ku karena berkat do'a mu setiap hari" bisik Vino mesra
" jangan karena ada mau nya saja selalu memanjakan istri,aku tau kamu butuh perhatian setiap harinya,jadi sebisa mungkin aku meluangkan waktu untuk mu" lanjut Vino mencium kening Tami dan mengusap perut buncit istrinya ini....
__ADS_1