Sahabatku Anak Ku

Sahabatku Anak Ku
Rumah Baru


__ADS_3

weekend minggu ini Arkan sudah mempunyai rancana mengajak seluruh anggota keluarga nya makan siang di rumah baru mereka,Arkan akan mengajak Naura pindah ke rumah baru mereka yang berjarak beberapa rumah dari Bagas sehingga memudahkan oma dan Bunda untuk mengunjungi Naura...


" yank...aku mau memberikan kejutan untuk mu hari ini" ucap Arkan mencium pipi Naura sekilas


" aku tidak tanggung jawab kalau itu mu tegang by,aku masih nifas" ketus Naura


" nggak tenang saja aku masih bisa mengontrol nya sampai masa nifas mu berakhir,bukan nya masih sekitar 2 mingguan lagi yank?" tanya Arkan


" iya....asal jangan bermain diluar saja"


" bermain di dalam masih bisa kenapa harus bermain di luar yank...!!!" seru Arkan


" sudah....ayo kita keluar,kamu mau mengajak ku kemana?" tanya Naura menarik tangan Arkan keluar


" ma...mana Bunda dan papi serta Daffa?" tanya Naura melihat rumah kosong,bahkan bik sumi pun tidak ada,hanya ada oma yang sedang menemani Raka di depan televisi


" mereka semua keluar,ada acara keluarga" jawab Oma cuek


" aku dan Arkan mau pergi sebentar ma,bisa titip Raka?" tanya Naura


" kenapa harus di titip yank,Raka kita bawa saja" potong Arkan cepat


" kita kan belum ada pengasuh, bagaimana mau di bawa"


" oma juga ikut" kekeh Arkan


" oma sudah tua by, kasihan kalau di bawa kemana-mana" protes Naura


" kamu meragukan kekuatan oma Ra,kalau hanya mengurus satu cucu dan satu cicit oma masih sanggup,ayo kamu mau kemana,oma ikuti" ujar Oma berdiri menggendong Raka


" tu kan kamu by,jadi nya oma marah,,aku tidak tanggung jawab kalau encok nya kumat karena mengikuti kita" kesal Naura menunjuk suami nya


" sudah lah yank,oma juga tidak keberatan,,,ayo kita berangkat" ajak Arkan berjalan ke arah luar


Naura menyiapkan keperluan Raka dan ikut menyusul suaminya serta oma yang sudah masuk kedalam mobil


sebenarnya jarak rumah mereka hanya beberapa rumah,tetapi untuk menyakinkan Naura Arkan memakai mobil...


Naura mengunci rumah mereka dan tidak lupa menitipkan nya pada pak Udin suami bik sumi yang saat ini sedang berjaga di pos depan pagar....

__ADS_1


Arkan memasuki rumah yang sudah selesai di renovasi nya,bahkan isi dalam perabot nya pun sudah lengkap,memang sudah siap untuk di huni...


" kenapa masuk kerumah pak Hendra yank?" tanya Naura yang memang tau itu rumah siapa


" rumah pak Hendra bagus ya sekarang ma,tidak seperti dulu,, kelihatan lebih cerah...taman depan nya juga cantik" gumam Naura


" kamu suka ra?" tanya Oma tersenyum


" ya suka lah ma,tapi ini rumah orang... kenapa ramai di dalam sana,apa ada acara by?" tanya Naura menatap suaminya


" iya yank,ada acara,ayo turun" ajak Arkan


" kalau tau hanya kesini tidak perlu memakai mobil by,bisa jalan kaki"


" kasihan oma menggendong Raka,dan lagi nanti Raka kena debu"Ucap Arkan yang menuntun Naura untuk masuk


" welcome tu baby Raka in the house" pekik Arini,Bagas,Intan serta tami...


masih banyak lagi yang lain nya,ada Rangga tante Rindu dan Syifa serta Adinda dan Bram...


keseruan terjadi di rumah baru Arkan..tak lupa papa dan mama Arkan serta oma nya juga datang memberikan selamat untuk rumah baru mereka


" by... jangan bilang ini kejutan nya" tebak Naura dan dia angguki oleh Arkan


" terimakasih by,,aku suka" pekik Naura langsung memeluk dan mencium suaminya bertubi-tubi


" yank....sudah ini yang membuat ku mati berdiri" bisik Arkan


" hey...masih ada kami..nanti saja mesra-mesraan nya" sewot Tami


" belum boleh....masih palang merah" potong Arini


" ayo papi ingin melihat seluruh isi rumah baru kalian,para wanita segera menyiapkan makan siang" perintah Bagas


" baiklah,ayo yank..ikut biar kamu tidak tersesat nanti" ajak Arkan


" baiklah kali ini makan siang nya disponsori oleh oma muda dan calon mama,,yang tua boleh berleha-leha menikmati pemandangan nya" ucap Arini terkekeh


" baiklah kalau begitu oma muda,Oma tua keliling dulu" goda mama Arkan dan di balas senyuman oleh Arini

__ADS_1


Arini, Tami dan Intan serta Adinda berjalan ke belakang menyiapkan makan siang di bantu bik Sumi....


keseruan terjadi kembali saat mereka makan siang...


" din... liburan nanti ikut ya?" ajak Arini pada dinda yang sudah mulai akrab dengan mereka sebenarnya Tami ingin menolak tetapi Adinda termasuk keluarga Naura jadi dia tidak punya hak untuk itu...


" inssallah kak" jawab Adinda


" Jangan memanggilku kakak,lucu kedengaran nya,panggil saja bunda,sudah tua..cucu saja sudah ada" Arini menertawakan dirinya sendiri karena di usia masih kepala dua sudah memilikinya cucu...


" iya bun...maaf " ujar Dinda Canggung


" bisa di kenalkan dengan kak Vino ini" gumam Intan


"Huk...huks..." Rangga tersedak mendengar ucapan Intan


" Say...minum" ucap Tami memberi segelas air pada Rangga dan Rangga meminumnya hingga tandas


"bagaimana keadaan intan Bram?" tanya Bagas


" Alhamdulillah sudah banyak kemajuan, kondisinya semakin membaik,mungkin pertengahan bulan kita sudah bisa berangkat Liburan" ujar Bram


" by,, secepatnya cari pengasuh untuk Raka" rengek Naura


" kami sudah ada pengasuh baru ra,papi meminta oma Surti untuk mencarikan kemarin, kalau kamu mau bisa jadi pengasuh Arkan dulu menjelang Adik Daffa lahir" ucap Bagas


" mana bisa begitu pih nanti kasihan Bunda kelelahan" protes Naura


" tidak masalah ra,aku masih bisa mengatasi nya,semoga kalian biasa menemukan pengasuh cepat,asal jangan yang seperti tempo hari,yang di bawa papi dari yayasan,cari yang setengah baya saja" usul Arini


" ya.... seperti nya harus begitu bun,karena mencegah lebih baik dari pada mengobati" ucap Naura terkekeh


Intan memandang Bram penuh Arti


" kenapa jadi memandang ku yank,yang bicara Naura" protes Bram


" itu kode om, supaya jangan lirak-lirik yanga lain" Sindir tami ketus


"sudah...ayo di habiskan makanan nya...minggu depan datang kembali kesini karena kami akan mengadakan syukuran Raka dan Rumah baru...jangan lupa oma Surti harus di ajak bun" ingat Arkan

__ADS_1


" iya....sehabis dari sini kami juga mau kesana menjemput pengasuh baru nya" ucap Bagas


__ADS_2