Sahabatku Anak Ku

Sahabatku Anak Ku
melamar


__ADS_3

Tami sudah menceritakan pada Vino tentang penjelasan nya pada mama Rangga,,Vino sangat senang berharap Tami segera menerima pinangan nya...


sore ini Vino menjemput Tami pulang kuliah,karena tadi pagi dia yang mengantar kan Tami...


" Jalan dulu Yank" ucap Vino yang sudah mengganti panggilan nya pad Tami


" kemana? kamu belum ganti baju kak"ucap Tami


" memangnya ada larangan tidak boleh pake' jas jalan dengan pacar sendiri,atau kamu malu jalan dengan pria dewasa,kamu mau nya jalan dengan lelaki seusia mu" ucap Vino cemberut


" mulai deh...suka ngajak ribut kamu nya sekarang"


" bukan begitu,biasanya kamu nggak protes aku ajak jalan Sekarang jadi lebih sering protes penampilan ku"


" kamu tau kenapa?" tanya Tami


" kenapa?"


" dengan pakaian ini membuat para wanita lebih sering menatap mu kagum karena wanita lebih menyukai pria mapan dan dewasa apalagi yang gila kerja...karena saat ini bagi wanita matre di luar sana lebih memilih lelaki menebal kan dompet nya dari pada lelaki yang terus menemaninya" ucap Tami menatap Vino

__ADS_1


" jadi kamu cemburu yank?"


" ya iya lah aku cemburu, perempuan mana yang mau miliknya di tatap orang lain, perempuan mana yang mau kekasihnya di jadikan fantasi oleh wanita di luar sana,,sudah aku katakan aku tak minat bersaing"


" kenapa harus bersaing saat dihati ku hanya ada namamu,kenapa harus berbagi kala diri ku hanya untuk mu...kalau untuk mereka jadikan fantasi biarkan saja yang,yang penting hati dan jiwa ku hanya untuk mu,bahkan raga ku milik mu" bisik Vino membuat Tami menunduk malu


Tak terasa hari sudah malam,Vino mengantar kan Tami pulang...



" boleh aku katakan sesuatu?" ucap Vino menatap Tami sambil tersenyum manis


" sebenarnya aku takut mencintaimu.... aku takut kau tinggalkan,,tapi kali ini saja aku mencoba untuk egois,aku ingin kau jadi milik ku seutuhnya tanpa peduli kan orang lain...." ucap Vino menatap Tami tanpa berkedip


" Yank...maaf jika segala larangan ku,segala kecemburuan ku membuat kau bosan tapi semua kulakukan karena takut kehilanganmu,takut kau kembali pada nya,, bagaimana pun juga aku punya rasa yank,rasa cemburu yang kuat saat kau menemui orang tua nya, saat kau akrab bersama mereka" jujur Vino


" lalu aku harus bagaimana agar kau yakin kalau aku juga mencintaimu?" tanya Tami


" menikah lah dengan ku segera,agar aku bisa yakin kalau kau juga menginginkan ku" tegas Vino meraih tangan Tami dan mengeluarkan satu buah cincin permata...

__ADS_1


"bagaimana?" tanya Vino menatap Tami serius


" apa kau yakin mencintai ku kak,aku sudah tak ingin di sakiti"


" yakin,,sangat yakin...apa pengorbanan ku menunggu mu selama ini kurang menyakinkan bagi mu?"


Tami menghela nafas panjang menatap wajah Vino dengan seksama


" baiklah... pakaikan di jari ku" ucap Tami lantang



Vino menarik sudut bibirnya tak bisa berkata apa-apa lagi karena sangat bahagia, Akhirnya penantian nya tak sia-sia..Tami bersedia menikah dengan nya...


" kapan kakak akan datang pada orang tua ku?" tanya Tami


" segera....aku ingin pernikahan kita secepatnya" jawab Vino memeluk Tami


Vino segera pulang dia ingin menyampaikan segera pada orang tuanya kalau dia sudah melamar Tami dan mereka akan segera menikah

__ADS_1


__ADS_2