Sahabatku Anak Ku

Sahabatku Anak Ku
bak singa lapar


__ADS_3

Naura berjalan menuju kantin dimana Sinta sedang duduk bersama teman-temannya,Sinta yangg sedang tertawa renyah membuat Naura makin geram dan meradang


Naura mendekati Sinta dan menyiram wajah Sinta dengan segelas es jeruk pesanan nya


" plak......"


tamparan kuat di layangkan oleh Naura


" perempuan gila" pekik Sinta


Naura mendekat dan menarik rambut Sinta,


" aw...." ringis Intan yang melihatnya


" perempuan sundal,nggak tau diri,Lo bakal mati di tangan gue,kenapa Lo ganggu keluarga gue ha" pekik Naura


" sakit....gila Lo..lepas..." pekik Sinta


teman Sinta ingin menolong tapi di tahan oleh Tami dan Intan


" berani maju,mati Lo sama gue" ancam Tami Galak membuat nyali mereka menciut


"Apa maksud Lo ngurung Arini di toilet sore kemaren?" tanya Naura dengan tatapan membunuh


" maksud Lo,gue nggak ta-u apa-apa?" Jawab Sinta terbata dan masih menahan sakit dari jambakan Naura

__ADS_1


" lepas..." pekik Sinta


" nggak akan sebelum Lo ngaku" ujar Naura


" Kan,tolongin aku" ucap Sinta menatap Arkan yang hanya terdiam


" ngaku aja Lo nanti juga di lepasin Naura" ujar Arkan cuek


" Kan,,gue lakuin semua ini juga karena Lo,gue cemburu kan sama Arini,dia berhasil mencuri perhatian Lo dari gue" pekik Sinta menangis


Rangga dan Farel juga ada di sana melihat kejadian itu tetapi tidak berani mendekat karena takut akan kemarahan Naura


baru kali ini Naura menjadi beringas biasanya dia selalu bersikap super dan ceria serta manja,karena keluarga nya di ganggu Naura berubah bak singa sedang Lapar


" Lo salah orang setan" pekik Naura


" plak" satu tamparan kuat lagi mendarat di pipi mulus Sinta


" Lo dengar baik-baik ya,,Arini itu bunda gue,,istri dari papi gue,,apa yang terjadi dengan Arini adalah urusan keluarga gue,jadi jangan sekali-kali Lo coba buat nyakitin dia lagi,salah Lo berurusan sama gue" pekik Naura mendorong tubuh Sinta


" apa...Arini sudah nikah" gumam Farel


Rangga pun yang mendengar ikut kaget pasalnya mereka satu sekolah dari dulu tapi tidak mengetahui nya...


Sinta seperti orang bodoh telah salah mencemburui orang

__ADS_1


Arya datang melihat kerumunan di kantin kampus


" beb...kenapa kamu marah-marah" ucap Arya mendekati Naura


Naura mengambil satu gelas es teh ntah bekas siapa di siram nya ke wajah Arya


" pyur......"


" kita putus" ucap nya lalu pergi meninggalkan Arya yang mematung tidak mengetahui apa-apa


" makan tu bebeb" kesal Tami mengikuti langkah kaki Naura


"sial.." umpat Arya mengelap wajah nya yang basah


Satu tarikan terlihat jelas di bibir Rangga mendengar Naura memutuskan Arya, secercah harapan untuk nya merebut kembali Naura..


Arkan mengikuti Naura kearah parkiran


" jadi sekarang gimana?" tanya Arkan


" Lo juga harus tanggungjawab,semua berawal karena Lo" ucap Naura kesal


" temani aku buat ketemu Arini ra,mau minta maaf" pinta Arkan


" iya ra,kita juga mau ketemu bunda Arini" ucap Tami

__ADS_1


" yuk,,gue juga mau kerumah sakit mau ngasih hasil rekaman sama papi,nanti biar papi yang nentuin mau nya gimana" ucap Naura


Mereka menaiki mobil masing-masing menuju rumah sakit...


__ADS_2