
mereka kembali kerumah dan Intan segera menghubungi mama nya....
" apa kata mama yank?" tanya Bram saat mereka sudah di kamar
" mama seneng banget mas,,katanya bulan depan mau buat acara" jelas Intan
" hmmm.....aku juga Seneng yank, Akhirnya impian kita terwujud,aku bahagia sekali" Bram memeluk Intan, sedari tadi Bram selalu mencium pipi Intan dan mengusap perut Istri nya ini
***
" Alhamdulillah ya ma akhirnya Intan hamil" ucap Tami yang masih berada di rumah Vino
" iya sayang,mama mau punya cucu kembar, sekarang giliran kalian menyusul...pasti rumah ini rame dengan celotehan anak kalian,nanti opa nya akan pusing sendiri" ucap Mama Intan terkekeh tidak sabaran menanti Cucu dari anak-anak
" iya ma, inssallah secepatnya" sahut Tami
" ma,,aku antar Tami Pulang dulu" ucap Vino yang baru turun dari kamar nya
" ma,,Tami pulang dulu ya,,"
" sering-sering kesini Tam biar mama nggak sendiri di rumah,kamu tau sedirikan bagaimana Bram,nggak hamil saja sudah di intilin kemana pun Intan pergi,apa lagi sekarang hamil pasti nggak boleh kemana-mana tu nyonya" ucap mama Intan yang juga ikut memanggil Intan Nyonya karena melihat kehidupan anak nya sekarang jauh dari kata sempurna dan mewah.... barang-barang yang dipakai Intan semua serba branded karena Bram sangat memanjakan nya...
" iya ma ...besok Tami kesini lagi, sekarang pulang dulu ya" Tami mencium pipi calon mertua nya ini lalu mereka segera pergi
" kemana kak?" tanya Tami
" jalan dulu...kamu nggak keberatan kan?"
" hmmm" jawab Tami singkat
__ADS_1
Vino mengajak Tami ke bioskop...
" kamu pernah nonton?" tanya Vino
" pernah dengan bunda dan yang lain nya" ucap Tami
" maksud nya Rangga?" tanya Vino sedikit dingin
" pernah" jawab Tami singkat
hati Vino merasa cemburu mendengar pengakuan jujur Tami
" kenapa diam?" tanya Tami
" hmm....asik ya nonton sama pacar?" tanya Vino lagi
" kakak cemburu?"
" iya..."
" sudah tau kenapa bertanya" Vino sedikit dingin tetapi masih menggenggam erat tangan Tami
" pertanyaan kakak menjebak kakak sendiri"
" maksud mu aku salah bertanya?"
" bukan tetapi tidak menanyakan kejelasan nya sehingga berasumsi sendiri" jelas Tami
" lalu aku harus menanyakan kelanjutan apa yang terjadi saat kalian nonton bareng" kesal Vino
__ADS_1
" iya" jawab Tami singkat
Vino sedikit geram dengan jawab Tami
"kamu tidak sepolos yang aku Pikirkan" gumam Vino
Tami duduk di sudut kursi mereka,baru kali ini Tami melihat wajah bete Vino
" katanya mau nonton,tapi malah bete gitu" ujar Tami
" nggak semangat lagi, jadi kebayang yang aneh-aneh,di bioskop ini juga kalian nonton?" tanya Vino yang belum bisa menghilangkan rasa penasaran nya tetapi takut melanjutkan pertanyaan nya
" dalam pikiran mu apa?" tanya Tami saat lampu bioskop di matikan dan Film diputar
Vino mendekat pada Tami dan mencium bibir kekasih nya itu,Tami yang mendapat serangan mendadak tersentak kaget karena ini ciuman pertama nya,dulu dia dan Rangga tidak pernah pacaran terlalu dekat mungkin karena hati Rangga belum sepenuhnya ada Tami,hanya panggilan sayang saja yang mereka punya
dirasakan mereka sama-sama kehabisan nafas Vino melepaskan tautan bibir mereka
" kenapa kaku?" tanya Vino
" ini ciuman pertama ku" jawab Tami pelan
" jadi saat kalian bersama?"
" cemburu mu tak beralasan kak,saat itu kami pergi nonton bioskop bersama saat masih SMA dan saat itu Rangga masih berdekatan dengan Naura bukan aku" jelas Tami kesal
Vino sedikit malu mendengar penjelasan Tami, dia sudah salah menuduh...
" makanya biasakan dulu meminta penjelasan baru menyimpulkan" kesal Tami
__ADS_1
" maaf kan aku sayang" bujuk Vino menarik tangan Tami dan mencium nya
tami sedikit melemah dengan bujukan Vino tetapi masih sedikit kesal dengan cemburu nya....