
selesai menonton Rangga mengajak Kirana main kerumah nya
" Rumah siapa?" tanya Kirana
" rumah ku,, kau bisa berkenalan dengan mama ku" ucap Rangga
" untuk??"
" mama ku menginginkan anak perempuan,mana tau dia menyukai mu..." jawab Rangga santai
jantung Kirana berdegub kencang mendengar ucapan Rangga
" assalamualaikum ma" ucap Rangga mencium pipi mama nya
" waalaikumsalam...."
" ma..ada teman ku di depan" ucap Rangga lagi
" teman???tidak biasanya kamu membawa teman kerumah" tanya mama nya heran
"jangan bilang dia pengganti Tami" tebak mama nya
" hanya teman ma,tapi kalau memang bisa terganti kan apa salah nya,mama nggak mau kan lihat aku jadi bujang lapuk" ucap Rangga mengambil kue yang di pegang mama nya lalu memakannya
" mama kenalan dulu deh ma,mana tau langsung suka" bujuk Rangga
" bukan mama nggak mau kenalan,mama takut kecewa lagi" ungkap mama Rangga
Rangga menarik mama nya ke ruang tamu dan melihat Kirana sedang duduk di sana
__ADS_1
" ma, Rangga tinggal sebentar keatas" ucap Rangga yang sengaja mengenalkan mama nya dan Kirana
" sore Tante" ucap Kirana gugup
" siapa namamu?"
" Kirana tante" ucap Kirana menunduk
" sudah lama kenal dengan Rangga?" tanya mama Rangga
" belum lama Tan,kami berkenalan saat papi saya meninggal di rumah sakit" jelas Kirana
" meninggal??"
" iya tan,papi dan mami saya sudah meninggal" jelas Kirana
" jadi kamu tinggal dengan siapa di sini?"
tiba-tiba mama Rangga tersentuh mendengar ucapan Kirana yang masih muda sudah hidup sebatang kara di sini
" kamu mau jadi anak tante?" tawar mama Rangga
" hmm..... Tante bisa anggap saya anak tante,,tapi kalau untuk tinggal di sini saya tidak bisa" ucap Kirana polos
" tidak masalah....tapi kamu sering main kesini ya,temani tante masak dan belanja"
" Kirana kerja Tan,kalau sedang libur saya ke sini" ucap Kirana
" baiklah...tante tinggal dulu sebentar,di makan kue nya" ucap Mama Kirana pergi menemui Rangga
__ADS_1
" ngga,,di mana kamu nemu perempuan malang itu?" tanya Mama nya
" dia keluarga nya Papi Bagas ma,papi nya Naura sahabat Tami,kami bertemu di rumah sakit saat papi nya meninggal dan saat intan melahirkan" jelas Rangga
" kasihan dia ngga,mama mau dia jadi putri mama, selama ini mama ingin sekali punya anak perempuan,mungkin ini saat nya do'a mama di kabulkan sesudah kepergian Tami"
" jangan mengekang nya ma,nanti dia tidak suka,Kirana sudah mulai terbiasa hidup sendirian" ingat Rangga
" iya...kamu jangan khawatir, kegagalan mu dulu sudah mama jadi kan pelajaran.." ucap mama Rangga
" ayo temui Kirana,dia menunggu mu di luar" ucap Mama Rangga
Rangga berjalan keluar
" maaf lama..." ucap Rangga pada Kirana
" tidak masalah..." sahut Kirana sambil memakan kue buatan mama Rangga
" enak ya kue nya,aku suka..mama kamu pintar masak nya.." puji Kirana
" kalau suka bawa saja pulang"
" tidak..ini juga sudah cukup" ucap Kirana malu
cukup lama Kirana bermain di rumah Rangga karena hari sudah hampir malam dia pamit untuk pulang..
Rangga pamit pada mama nya untuk mengantar Kirana,karena hari sudah malam...
***
__ADS_1
maaf baru up karena ada keperluan mendadak 🙏🙏🙏