Sahabatku Anak Ku

Sahabatku Anak Ku
pergi


__ADS_3

malam ini semua keluarga berkumpul di ruang makan,mereka sedang menikmati makan malam...


"gimana bulan madu nya,lancar??" tanya Bagas pada Arkan


" huk...huk..." Arkan terbatuk saat di tanya bulan madu oleh mertuanya ini


" pih..." tegur Arini


" kenapa bun" tanya Bagas tanpa dosa


"jangan bertanya yang aneh-aneh"


" ayo habiskan makanan nya kan" ucap Arini


"kalian memutuskan tinggal di sini?" tanya Arini tersenyum


" nggak bun,kita tinggal di apartemen,,tapi tiap minggu gantian tidur di sini sama di rumah mamanya Arkan" jelas Naura


" ya...bakal sepi lagi deh" keluh Arini


" nambah Anak aja lagi rin,biar rame" sela Oma

__ADS_1


" maunya begitu ma,tapi mas Bagas nggak mau" jawab Arini


" bukan nggak mau bun,tapi Daffa masih terlalu kecil untuk punya adik,dia masih butuh kamu,biarkan Daffa puas dulu" Alasan Bagas agar Arini bisa menerima nya padahal sebenarnya Bagas takut saat Arini melahirkan


" iya bun,nanti anak kami saja yang menemani bunda dan papi" ujar Arkan


makan malam di tutup dengan obrolan-obrolan ringan keluarga


Arini masuk kedalam kamar untuk menidurkan Daffa sedangkan Bagas dan Arkan sedang duduk di teras rumah sambil menikmati kopinya


"Kan...papi mau bicara padamu" ucap Bagas


" apa pih?" tanya Arkan penasaran


" aku tak begitu mengenal mami Naura pih karena saat hari pernikahan saja kami kenalan" jawab Arkan


" dia wanita yang sangat ambisius,jadi kalau dia mendekati kalian harus hati-hati karena itu tidak pernah tulus,papi bukan menjelekan nya tetapi itu lah adanya,beruntung papi segera lepas dari perempuan seperti dia,jadi untuk mu jaga Naura jangan sampai ibunya mempengaruhi kalian,hanya kalian yang akan menjadi sasaran nya" nasehat Bagas


" inssallah pih" jawab Arkan sambil menyesap kopinya


***

__ADS_1


Bagas masuk kedalam kamar dilihat nya Arini sedang menyusui Daffa


" bun....besok aku harus berangkat ke Jakarta melihat kantor yang di sana,kamu mau ikut?" tawar Bagas


" kenapa mendadak pih,,nginap?" tanya balik Arini


" iya...tadi sore baru di kabari,karena ada sedikit kendala,kalau kamu dan Daffa ingin ikut segera bereskan baju kalian" ucap Bagas


" nggak enak sama Naura pih,dia datang aku pergi,,kamu lama di sana?" tanya Arini dari Semenjak menikah memang belum pernah di tinggal oleh Bagas kalau pun Bagas keluar kota pasti hanya pergi pagi sore nya pulang..


" sesudah Daffa tidur siapkan pakaian ku bun" pinta Bagas dan di angguki oleh Arini


Arini menyiapkan pakaian untuk Bagas selama dua hari di Jakarta


" pih....kalau sudah selesai langsung pulang ya" ucap Arini manja sambil memeluk suaminya ini


" iya sayang,aku nggak bisa kalau lama-lama jauh dari kamu.." Bagas mengecup kening Arini lama


Arini membenamkan kepala nya di dada Bagas,baru kali ini dia merasakan sesak karena akan di tinggal suaminya,mungkin karena selama ini mereka selalu bersama...


tanpa melakukan apapun mereka saling memeluk untuk menyalurkan rasa cinta dan sayangnya

__ADS_1


****


alurnya sengaja aku buat ringan ya, konfliknya pun nggak terlalu berat..mengalir sebagaimana mestinya,,aku nggak mau ngehalu terlalu tinggi.....yang ada permintaan boleh tinggalkan jejak dan like nya... terimakasih


__ADS_2