
tak terasa waktu berlalu besok pagi adalah hari pernikahan Tami dan Vino,Tami sendiri tidak bisa tidur malam ini karena gugup menanti hari esok..
sedang melamun Ponselnya berbunyi ada notifikasi dari grup #Family#
" mana calon pengantin???" Naura
" sedang bingung" Intan
" belum tidur" Arini
" bagaimana mau tidur kalian ganggu terus" Tami
" keluar juga" Arkan
" jangan terus menggoda nya,kalian juga begitu dulu" Bagas
" Mana kak Vino" Intan
" lagi belajar ijab qobul besok" Bram
" kenapa????๐ค๐ค๐ค" Vino
" jangan terlalu tegang, besok baru boleh tegang๐๐" Arkan
" malam besok jangan mengganggu ku lagi" Vino
" cie...yang takut malam pertama nya di ganggu" Arini
" Tami mana..... mana Tami....๐๐" Naura
" grup apa ini๐ค" Aska
" kau ada juga" Bagas
__ADS_1
" ini grup keluarga kita ada yang minta kamu ikut di masukan di siniโบ๏ธ" Naura
" Irene mana"Arini
" ๐ฅฑ๐ฅฑ" Irene
" calon pengantin..." Naura
" malam besok handphone nya aku matikan ๐ก๐ก" Vino
"kami datangi ke hotel...!!!"Intan
percakapan unfaedah itu berakhir sudah jam 12 malam dan semua sudah tertidur..
****
pagi ini Tami mengenakan gaun pengantin putih,dan di hias Natural di kamar Hotel yang sudah di sediakan...
" jangan tegang... rileks saja,awalnya sakit tapi lama-lama nikmat" Arini ikut menimpali candaan Naura
" kakak ipar...!!" pekik Intan masuk kedalam kamar pengantin
" kenapa telat nya?" tanya Naura
" biasa...harus di ritual dulu bayi besar nya" canda Intan
" hufs...sudah ada dua juga di perut masih juga gatel" gumam Arini
" hahaha....malahan aku bun yang sering minta Sekarang,mungkin pengaruh hormon ibu hamil" ucap Intan
" alah...jangan ngarang memang kamu nya yang gatel" ucap Naura
__ADS_1
" husf...masih ada anak di bawah umur" ujar Tami menyudahi obrolan tiga sahabat nya ini
" hmmmm...bentar lagi pecah perawan ya....!!!" celetuk Intan
***
" Sah..." kata yang keluar dari para saksi dan membuat Vino menghembuskan nafas lega
ini pengalaman pertama baginya...
Tami di bawa keluar oleh dua bumil cantik ini dan duduk di sebelah suaminya,,
setelah menyalami punggung tangan suaminya,Vino mencium kening Tami,suasana haru mulai tercipta saat prosesi sungkeman
mereka mengalami kedua orang tua nya,Tami menangis di pelukan mama nya
" maaf kan Tami ma,kalau belum bisa menuruti keinginan mama,tapi Tami janji akan membahagiakan mama" isak Tami
" iya sayang...mama memaklumi semua keputusan mu,jodoh, rezeky dan maut semua sudah di atur oleh sang pencipta,kita hanya menjalani saja,cuma satu hal yang mama pesankan kepada mu,Vino pilihan hati mu,pahit dan manis nya rumah tangga kalian yang menjalani mama minta apapun yang terjadi selesai kan dengan kepala dingin,semua masalah pasti ada jalan nya,asalkan kalian saling percaya dan terbuka" pesan mama Vino
Tami memeluk papa nya " terimakasih papa sudah memberikan yang terbaik untuk Tami selama ini" bisik Tami
" kau satu-satunya anak ku,bila tak merasa bahagia,kembali lagi pada papa... jangan pernah menyiksa diri mu sendiri" ucap Papa Tami membalas pelukan anak nya ini
" jaga putri ku...jika kau tak sanggup menjaga nya kembali kan dia pada ku dengan keadaan utuh" ucap Papa Tami pada Vino
" pasti pa,,,Tami akan aku jaga dan ku bahagia kan sekuat tenaga ku" jawab Vino lantang
setelah kepada orang tua Tami mereka beralih pada orang tua Vino
" ma... terimakasih sudah menerima ku sebagai menantu" ucap Tami
" kamu sangat cantik tidak salah Vino memilih mu, segera beri kami cucu" bisik mama Vino membuat Tami malu
__ADS_1
" selamat datang di keluarga kami nak, semoga keluarga kalian Sakinah mawadah warahmah....aminnn" ucap Papa Vino
selesai sungkeman,semua berfoto Ria dan di lanjutkan Resepsi pernikahan mereka...