
malam ini Bagas,Bram dan Arkan tidak keluar kamar mereka benar-benar menjalankan misinya untuk mengurung para wanita nya...
sedangkan Vino sedang menikmati pemandangan laut pada malam hari...
Rangga juga sedang menikmati pemandangan laut sendiri malam ini karena Tami sudah kelelahan bermain seharian tadi tetapi berbeda tempat dengan Vino
Rangga memandang ke arah laut lepas,,ingin rasanya melepaskan semua beban di dada nya,terasa sesak setiap kali melihat wajah dinda....
" hmmm......kamu sendiri" sapa Dinda yang tau kalau Tami sedang tidur di kamar
" Adinda" gumam Rangga pelan menatap Adinda
" ya... terkejut??"
" sudah lama sekali aku mencari moment di mana bisa bicara berdua dengan mu,kau selalu saja menghindari ku ngga" ujar Dinda
" din,,,ku rasa sudah tidak ada lagi yang perlu di bicarakan,kau tau sendiri dengan status ku saat ini" ucap Rangga beralih pandang menatap kembali hamparan lautan luas
" kau lelaki pengecut yang pernah aku kenal dan aku temui"
__ADS_1
" ya...aku lelaki pengecut din, hina saja semau mu aku pantas mendapat kan nya" sahut Rangga masih tak berani menatap Dinda
" ngga tatap aku,jelaskan pada ku dengan semua ini" sesak Dinda memegang tangan Rangga
" din,,tolong...tolong jaga jarak antara kita,ada hati yang harus aku jaga" mohon Rangga
" kenapa ngga,,kenapa harus ada Tami di antara kita,,kenapa?" pekik dinda kesal
" dia pilihan mama ku,jadi aku harus menghargai nya,lagi pula Tami gadis yang baik,mama ku tidak akan mungkin salah pilih"
"ngga ingat kita belum putus,antara kau dan aku masih sepasang kekasih,tidak ingin kah kau memperjuangkan cinta kita, aku yakin kau masih sangat mencintai ku,aku bisa melihat kalau kau tak mencintai Tami,hanya rasa kasihan dan terpaksa" ucap Dinda ketus
" dari mana kau yakin aku masih mencintaimu?"
" saat itu kau yang pergi meninggalkan ku,sesudah kau selamat kan aku kau hancurkan kembali membuat ku tak punya pilihan untuk lari dan akhirnya memilih Tami?" ucap Rangga sedikit emosi
" aku tidak pernah pergi ngga,mama mu yang meminta ku meninggalkan mu saat itu karena dia akan menjodohkan mu pada seseorang,aku pergi karena merasa tidak pantas dengan mu,tetapi aku tidak bisa ngga,aku mengaku kalah....!!!aku tidak bisa berjauhan dengan mu,saat aku kembali kau sudah bersama Tami,aku sudah berusaha memantaskan diri untuk mu nggak, mengikuti mu masuk ke fakultas kedokteran,aku sengaja satu kampus bahkan satu kelas dengan mu agar kita bisa kembali seperti dulu" ucap Dinda menangis
" apa pengorbanan ku belum cukup ngga" isak Dinda
__ADS_1
Rangga terdiam sesaat mendengar penjelasan Dinda.... Dinda adalah wanita yang menolong nya untuk move on dari Naura,saat Naura memutuskan untuk menikah dengan Arkan Rangga benar-benar menjauh dan mencoba membuka hati untuk perempuan lain,dia bertemu dengan Dinda yang saat itu sedang Liburan di rumah tante nya,,setiap hari Dinda menghibur Rangga yang patah hati,Rangga meminta Dinda untuk jadi pacarnya saat itu walaupun separuh hati Rangga masih terisi Naura tetapi Dinda dengan sabar menghadapi nya,sampai Rangga bisa menerima Dinda seutuhnya tetapi tidak dengan Orang tua Rangga yang sudah berniat menjodohkan Rangga dengan Tami,Tami memang tak pernah mengenal Dinda karena hubungan Rangga dan Dinda tak pernah terekspos apalagi Dinda menetap di Jakarta....
sore itu Dinda akan memberikan supreise pada Rangga dengan mendatangi rumah nya langsung tetapi di sana malah di usir oleh mama Rangga yang tidak mengenal Dinda mama Rangga pikir Dinda hanya perempuan biasa yang terobsesi dengan Rangga....
Dinda pergi,dia berniat akan melupakan Rangga tetapi ternyata apa yang di pikirkan nya tidak sejalan dengan hatinya cukup lama Dinda tak berkomunikasi dengan Rangga karena merasa patah hati,tetapi kakak nya Arkan menasehati kalau cinta itu harus di perjuangkan bukan di tangisi,akhirnya Dinda memberanikan diri untuk kembali lagi ke kota dimana dia bertemu Rangga pertama kali itu..bahkan Dinda meminta kuliah nya di pindahkan...
Dinda menceritakan semua kejadian sebenarnya pada Rangga
Rangga merasa kesal pada diri nya saat ini,,bagaimana bisa orang yang di cintainya pergi oleh karena mama nya sendiri,Dinda sangat berjasa bagi nya...tapi saat ini sudah ada Tami yang mengisi hari-hari nya,walaupun dia belum sepenuhnya mencintai Tami tapi tak di pungkiri oleh Rangga tapi sudah bisa mengambil separuh harinya,dan saat ini Dinda kembali dengan sejuta cerita duka membuat Rangga dilema.....
Rangga mencengkram bahu Dinda yang bergetar hebat karena menangis
" maaf...maaf kan mama ku" ucap Rangga pelan memeluk Dinda
tapi tanpa di ketahui Rangga Tami melihat semuanya,bahkan mendengar semua cerita Dinda...
__ADS_1
Tami bahkan menangis karena sudah menjadi orang ketiga di antara sepasang kekasih ini...tetapi Tami tak bisa menghilangkan begitu saja rasa cintanya pada Rangga,dia sudah terlalu nyaman bersama Rangga beberapa bulan ini.....
Tami yang tadi nya haus, bangun ingin mengambil minum,tetapi tidak melihat Adinda di kasur nya hanya ada oma...Tami berniat mencari Dinda ingin mengajak nya untuk mencari makan malam karena Tami memang tertidur sesudah magrib tadi,tetapi malah mendapatkan pertunjukan hebat malam ini...