Sahabatku Anak Ku

Sahabatku Anak Ku
Kesal Arini


__ADS_3

pengantin baru ini bangun jam 9 pagi...


"aw....kenapa nyeri sekali" gumam Naura kecil di lirik nya Arkan masih tertidur pulas


Naura berjalan tertatih menuju kamar mandi,dia memutuskan untuk berendam sebentar agar terasa rileks


" padahal Hubby bermain pelan,tetapi tetap saja sakit saat malam pertama,apa ini yang dikatakan robek nya keperawanan" pikir Naura


Arkan bangun melihat tidak ada lagi Naura di sebelah nya


" yank....yank..." panggil Arkan lirih


Arkan mendengar bunyi percikan air di kamar mandi,dan yakin kalau Naura sedang mandi,tak lama kemudian Nuara keluar dengan melilitkan handuk di badan nya


Arkan menatap Naura tanpa berkedip" yank buruan pake' baju,aku nggak tahan lihat kamu begitu" oceh Arkan


" mandi by,aku sudah siapkan air hangat" ujar Naura yang melihat suaminya menatap nya penuh nafsu


"kenapa cepat sekali kamu mandinya yank?" tanya Arkan yang melihat Naura sedang mengambil pakaian nya dari koper


" ini sudah siang by,mau jam berapa lagi,aku sudah lapar..." cebik Naura


Arkan masih malas-malasan berbaring di ranjang,di lirik nya jam sudah menunjukan pukul 9:20 menit

__ADS_1


" astagfirullah...udah siang aja.... bentar yank aku mandi dulu" ujar Arkan segera bangkit dan membuka baju nya santai di depan Naura


" by...buka di dalam kamar mandi saja" ucap Naura malu melihat Arkan telanjang


" kenapa??? semalam kamu juga sudah melihatnya kan, lama-lama juga terbiasa yank" jawab Arkan cuek dan masuk kedalam kamar mandi


selesai mandi mereka segera cek out dari hotel karena Naura tidak mau makan di restoran hotel lebih memilih di restoran lain..


" by..kita pulang kemana?" tanya Naura saat mereka sudah selesai sarapan yang kesiangan


" langsung ke apartemen saja yank,baju kamu yang di rumah biarkan aja, kapan-kapan kita tidur di rumah papi,kamu masih bawa beberapa baju kan?" tanya Arkan dan di angguki oleh Naura


" besok kita belanja untuk keperluan kamu,hari ini kita seharian di rumah aja" ucap Arkan


" hahahah.....sudah pintar kamu yank" makan malam kita order saja,besok belanja baju sekalian belanja dapur" ujar Arkan menggosok kepala Naura


****


Arini turun dari mobil dengan sedikit kesal,hatinya masih sakit mendengar ucapan Karin tadi,Bagas tidak berani bertanya karena takut akan memperkeruh suasana...


" sudah pulang buk" tanya Bik Sumi mengambil belanjaan yang di bawa Bagas


" sudah,,bik simpan saja dulu belanjaan nya di lemari,nanti kalau mood saya baik akan saya kerjakan" ucap Arini berjalan masuk kedalam kamar

__ADS_1


" Daffa mau mimik sayang?" tanya Arini membuka Bajunya saat di dalam kamar dan segera menyusui Daffa


tidak biasanya Arini membuka semua baju atasannya biasanya dia hanya membuka kancing depan dan pengait bra nya, Arini memakai Push up bra model bra dengan pengait depan agar lebih leluasa saat menyusui..


Bagas sedikit tertegun melihat punggung mulus Arini, benar-benar menyiksa nya tetapi dia tidak berani mendekati Arini, Bagas memilih keluar pada kepalanya tambah pusing di dalam kamar..


" Ma....memangnya tadi ada apa di dalam mini market,sampai Arini ngambek gitu?" tanya Bagas pada Oma yang sedang menyalakan televisi


" Kamu jangan sampai berhubungan dengan wanita ular itu gas,mama tidak suka..tadi saja dia hampir menampar Arini, untung mama datang" jelas Oma


" apa??? berani-berani nya Karin ingin menyakiti istri ku,,aku tidak berniat dekat pada nya ma,saat pernikahan Naura saja aku berharap dia tidak datang,tetapi dengan tidak tau malunya dia datang" geram Bagas


" iya...mungkin dia sudah bicara yang tidak-tidak pada Arini,tetapi Arini melawannya sehingga dia emosi dan ingin menampar Arini"


" coba saja kalau berani ma,aku tidak segan-segan menjebloskan nya ke penjara,sudah menganggu ketenangan ku,mama harus bicara pada Naura ma, jangan mendekati Karin,dia itu wanita licik" ujar Bagas kesal


" iya,,nanti mama akan bicara pada Naura,mama yakin dia punya rencana sampai mau datang ke acara Naura,padahal dia sudah marah padamu saat Naura tak memberi nya cela untuk mengurus pernikahan Naura,kamu juga harus hati-hati gas,jangan sampai terpancing" ingat Oma


" tapi sepertinya Arini yang sedikit kesal ma"


" Arini gadis yang pintar,dia pasti bisa mengatasi nya..kalau cemburu pasti ada,itu manusiawi....asal jangan sampai berlarut-larut saja,cepat kamu luruskan kesalahpahaman nya" ucap Oma menyuruh Bagas membujuk Arini


"baik ma" Bagas segera beranjak masuk kedalam kamar

__ADS_1


__ADS_2