Sahabatku Anak Ku

Sahabatku Anak Ku
berangkat


__ADS_3

banyak yang nggak sabar tentang Rangga dan Dinda ya.....pas Liburan kita ungkap ya say.....!!!


***


hari ini menuju H-1 mereka liburan, Perempuan-perempuan cantik ini sibuk mempersiapkan semuanya....


" bun....baju renang nya kamu bawa berapa?" tanya Naura


saat ini mereka berkumpul kembali di rumah Arini,,tepatnya di gazebo belakang,,mereka sibuk mencatat keperluan nya masing-masing takur ada yang tertinggal


" aku cuma bawa 3 ra,papi nggak boleh banyak-banyak katanya juga nggak boleh yang seksi..." jelas Arini sedikit lesu


" kan bukan bikini bun" potong Tami


" iya,,,tapi aku nggak yakin kalau bisa berenang,pasti kebanyakan adegan dewasanya" kekeh Arini


" aku juga berpikir begitu bun,soalnya kan ini acara bulan madu bukan Liburan keluarga" ucap Naura


" kan yang bulan madu Intan,kita nggak" protes Tami


" kamu ya nggak,nah aku Acara honeymoon yang tertunda,apalagi kami sudah sepakat untuk menambah momongan" jelas Arini


" apa kabar aku bun,Arkan yang sudah 49 hari lebih puasanya,,pasti lebih agresif" terang Naura


" hahahaha...itu sih derita kalian" cebik Tami


" Sekarang enak ya ketawain kita,tunggu giliran kamu" kesal Naura


" hey.....kamu tahan nggak nanti di sana Tam,soalnya pergi sama kita yang udah nggak perawan lagi,jangan nanti kepanasan lihat adegan dewasa" goda Arini


"kan ada kak Vino sama dinda juga yang belum menikah" sanggah Tami

__ADS_1


" mereka jelas belum ada status.. kalau kamu sudah pacaran sama Rangga bahkan akan Tunangan, hati-hati kebablasan ya...jangan buat dosa" ingat Arini lagi


" iihh.... amit-amit bun" ujar Tami menggosok perut nya yang rata


" kalau kebelet bilang,biar di nikahkan di sana" ujar Naura tertawa


" jangan sampai......" potong Tami lagi


****


" yank...semuanya sudah siap?" ucap Bram saat mereka hendak tidur


" sudah....tadi aku sudah hubungi kak Vino minta dia langsung berangkat dari rumah ke bandara jadi nggak perlu repot-repot kesini lagi" ujar Intan saat hendak memejamkan mata nya


" yank...jadi kapan aku bisa menyentuh mu?" tanya Bram


" hhmmmm...belum sekarang mas,,saat kita bulan madu kamu boleh sepuasnya menyentuh ku" jawab Intan asal karena mata nya sudah sangat berat menahan kantuk..


" hmmmm" jawab Intan yang sudah masuk ke alam mimpinya


***


pagi ini seisi rumah sudah heboh dengan persiapan nya masing-masing


" pih......tolong koper kecil di sudut lemari di turunkan,itu isinya alat mandi ku" ujar Arini sedikit berteriak


" hanya alat mandi satu koper bun" ucap Bagas memastikan


" sudah bawa saja, jangan banyak protes" oceh Arini


Bagas menarik empat koper besar dan satu koper kecil bergantian

__ADS_1


" ini seperti pindahan bun,bukan Liburan" keluh Bagas


" di sana tidak ada acara belanja bun,aku tidak sanggup membawa nya"


" sudah ku bilang ajak Aska biar dia bisa membantu ku,kamu tidak memberikan nya izin" omel Arini


" mana bisa,,, pekerjaan banyak....kalau dia ikut siapa yang akan menggurus kantor,bagaimana kalau Arya saja yang di ajak?" tawar Bagas


" tidak...aku tidak ingin moment Naura dan Arkan terganggu...jadi biar kamu saja yang membawa nya" sahut Arini


" yank....berapa koper lagi?"pekik Arkan yang sudah menarik 3 koper


" cuma 1 lagi by,punya Raka...." sahut Naura


" jangan terlalu banyak membawa pakaian yank,aku tidak yakin kau tidak tertarik belanja di sana"cebik Arkan


" sudah...jangan banyak komentar cepat bawa,nanti kita telat" potong Naura


pengantin baru Intan dan Om Bram sudah sampai di rumah Bagas


" ayo.....ini sudah jam berapa nanti kita ketinggalan pesawat,,Bagas belum membeli jet pribadi jadi tidak bisa pergi sesuka hati" sindir Bram


" kau saja yang beli,, keuangan ku di pegang semua dengan nyonya,dia tidak bisa di ajak bernegosiasi" sahut Bagas


" jangan minta yang macam-macam pih,masih ada kebutuhan lain,,membeli jet pribadi bukan nya murah,kita bukan Sultan yang sering keluar kota,ini saja di sponsori oleh Om Bram" ucap Arini


" ya karena yang gratis itu lebih enak bun" potong Naura


" hahahaha......" tawa wanita-wanita cantik itu menggema


Tami dan Rangga yang baru datang langsung menyusun koper mereka di dalam mobil yang akan mengantarkan mereka ke bandara..

__ADS_1


__ADS_2