Sahabatku Anak Ku

Sahabatku Anak Ku
ciuman


__ADS_3

tak terasa hari sudah petang,Intan sudah mulai nyaman di rumah mama Bram,tidak secangung pertama datang tadi...sudah banyak obrolan yang mereka bicarakan, termasuk masa kecil Bram yang takut pada perempuan....


" jadi di mana kalian berkenalan?" tanya Mama Rahma


" di rumah rumah papi Naura ma,,mas Bram mengantar kan ku pulang saat acara kehamilan Naura,mama tidak datang waktu itu..." jawab Intan sopan


" iya,,saat itu mama sedang di Jakarta,Arkan membuat Acara mendadak,,, memberitahu sehari sebelum acara nya,mama lagi ada urusan di luar kota" jelas Mama Rahma


" kamu sering-sering main kesini ya ntan,temani mama masak..dari dulu mama ingin sekali punya anak perempuan tetapi tidak kesampaian keburu papa Bram meninggal" terang Mama Rahma sedikit lemah mengingat suaminya


" iya ma,, inssallah kalau sedang tidak ada mata kuliah aku main kesini"


" jangan menunggu Bram,dia terlalu sibuk dengan pekerjaan nya Ntan,,kamu saja datang sendiri kesini..mama hanya bersama pembantu di sini,Arkan dan Naura saja jarang datang" keluh mama Rahma


" mungkin karena Naura lagi hamil besar ma,nanti juga bakal sering kesini kalau sudah melahirkan" ucap Intan menyenangkan hati calon mertua nya ini


" yank....yank..." pekik Bram dari dalam rumah


" kenapa Bram,kaya' di hutan saja,apa tidak bisa pelan sedikit" gerutu mama Rahma


Bram menyengir menampakan deretan gigi putih nya karena dapat ocehan dari mama nya ini " pulang yuk yank,sudah mau magrib,nanti mama kamu nyari in" ujar Bram menghampiri Intan yang sedang di taman bersama mama nya


" memangnya tadi tidak izin dulu mau kesini?" tanya mama Rahma menatap Intan


" hmmm...tadi,,mama sedang nggak di rumah ma" alasan Intan ragu

__ADS_1


" kalau bawa anak gadis orang harus izin dengan mama nya dulu Bram jangan kebiasaan main bawa aja.. besok-besok izin dulu" omel Mama Rahma


" iya ma..kita pamit pulang dulu ya ma,sudah mau magrib" Bram menyalami mama nya dan mencium pipi wanita tua itu begitu juga dengan Intan


" sering-sering kesini ya" bisik Mama Rahma dan di angguki oleh Intan


" yank...kamu masih mau main ke rumah mama?" tanya Bram saat mereka sudah di dalam mobil


" ya masih lah Om,memang nya kenapa nanya gitu?"


" takut nya kamu jadi kapok karena mama orang nya bawel"ucap Bram terkekeh


" nggak kok, menurut aku malahan mama Rahma asik,enak di ajak cerita..."


" memang nya kalian cerita apa aja?" tanya Bram penasaran karena mama nya lama sekali membawa Intan berkeliling rumah


" itu dulu... sewaktu kecil yank,bukan takut tapi aku tidak suka bermain dengan anak perempuan..." alasan Bram


" kalau takut bilang takut Om,jangan ngeles..hahaha" goda Intan


" beneran yank,bukan takut aku paling malas main dengan anak perempuan mereka pada cengeng,,," jelas Bram lagi


" masa' " ujar Intan dengan nada mengejek


" kamu tidak percaya??" ucap Bram menghentikan mobilnya lalu mendekat ke wajah Intan dan ******* bibir nya tanpa aba-aba

__ADS_1


Intan yang mendapat serangan mendadak terdiam kaku,dia tidak tau apa yang harus di perbuatanya...


cukup lama Bram ******* bibir Intan lalu melepaskan tautan bibir mereka...


" bernafas yank" bisik Bram


Intan masih diam seribu bahasa,tubuh nya mendadak kelu,dia masih tidak percaya dengan apa yang baru saja di alami nya, bibirnya sudah tidak perawan lagi,ini kali pertama dia merasakan Ciuman...


" yank....." panggil Bram mengguncang lengan Intan


" hmmmm...." Lamunan Intan buyar


" kenapa melamun,jangan bilang kalau tadi ciuman pertama mu?" tebak Bram


" memang itu ciuman pertama ku,om mengambil nya tanpa aba-aba" cebik Intan


" pantasan saja reaksi mu begitu,kalau di cium buka bibir mu yank,nanti bisa mati karna Ciuman" goda Bram lagi


"memang nya ada orang mati karena ciuman?" tanya Intan tak percaya


"ada...maka nya mulai sekarang kamu harus belajar,agar bisa bernafas saat ciuman" jawab Bram dengan nada serius


" nanti akan aku ajar kan yang lebih dari itu yank,tapi kita harus menikah dulu,untuk saat ini cukup Ciuman dulu pelajaran nya" Ujar Bram terkekeh dan menjalankan mobilnya


" kamu kira sekolah apa pake belajar" kesal Intan

__ADS_1


" itu termasuk pelajaran sayang,,karena kamu tidak pernah pacaran jadi private les dengan ku saja,gratis.....bisa menghemat uang jajan mu"


" mesummm" Intan memukul lengan Bram pelan


__ADS_2