Sahabatku Anak Ku

Sahabatku Anak Ku
saling membutuhkan


__ADS_3

malam ini semua sudah duduk di meja makan,Daffa sedang bermain bersama bik Sumi...


" bagaimana persiapan mu ra?" tanya Bagas seterah menghabiskan makanannya


" tadi sudah ke butik pih, mencoba beberapa gaun pengantin,undangan nya juga sudah di cetak,minggu depan sudah bisa di ambil" jelas Naura


" jangan sampai lupa mengundang keluarga kita di Jakarta Gas,sewaktu kamu menikah dengan Arini banyak yang tidak di undang,karena pernikahan kalian mendadak" ucap Oma


" iya ma,,rekan bisnis ku yang di Jakarta juga akan aku undang,jadi sekalian saja" jawab Bagas


"oma ingin acara nya meriah ra,karena kamu cucu perempuan ku yang paling besar,kalau Syifa oma belum tau apakah oma masih bisa melihat nya menikah atau tidak,karena di rasa usia Oma sudah semakin tua"

__ADS_1


" jangan begitu ma,kita semua mendo'a kan Oma panjang umur,dan sehat selalu agar bisa berkumpul terus di tengah-tengah kita,dan melihat Daffa besar" ucap Arini memegang telapak tangan mertuanya ini


"amiinnnn" jawab mereka semua


" oh ya, daftar undangan nya jangan lupa dibuat Gas,agar tidak ada yang tertinggal" ingat Oma lagi dan diangguki oleh Bagas


selesai makan malam Bagas langsung masuk kedalam kamar,sedangkan Arini masih di luar menidurkan Daffa


" kenapa Bagas pulang cepat tadi Rin?" tanya Oma saat mereka di depan TV


" mama kira kalian bertengkar,karena tidak lama kamu pulang Bagas juga pulang"

__ADS_1


" tidak...kami jarang bertengkar ma,hampir bisa di bilang tidak pernah,karena mas Bagas selalu mengerti aku,dan aku pun selalu mengerti dia" jelas Arini dengan menimang Daffa


" kamu dengan itu ra,dalam rumah tangga harus saling mengerti dan saling percaya,itu kunci keharmonisan rumah tangga,hal besar di kecilkan dan hal kecil di hilangkan agar kalian selalu terhindar dari masalah" Jelas Oma menasehati Naura


" iya ma,aku sudah mencoba untuk selalu mengalah dengan Arkan" ungkap Naura


" Naura sudah banyak berubah ma,dia sudah mempersiapkan menjadi istri yang baik untuk Arkan,tetapi dalam rumah tangga pasti ada saja masalah nya,tidak akan ada yang mulus,terkadang masalah datang untuk menguji cinta kita ra, tergantung kita bisa menyikapinya atau tidak,,," terang Arini memberikan wejangan pada Anak sambungnya ini


" kalau bunda lagi bertengkar dengan papi siapa yang ngalah bun?" tanya Naura


" sama-sama mengalah saja ra,,betul yang di katakan oma,bila ada masalah besar di kecilkan,bila masalah nya kecil di hilangkan saja,jadi urusan nya selesai,papi juga sudah banyak berubah, awal-awal memang cemburu nya tidak bisa di kondisi kan tetapi aku selalu berusaha menyakinkan nya,dan bersikap sebagai mana mestinya seorang istri,selalu berusaha menjaga nama baik suami,dan selalu merasa membutuhkan suami, rasa membutuhkan itu juga terkadang menjadi kita sulit untuk bertengkar Lo ra,dan seorang lelaki jika dia merasa di butuhkan oleh pasangan nya pasti dia akan merasa di hargai,begitu juga sebaliknya,jadi rasa cinta itu akan tumbuh setiap hari" ungkap Arini yang merasakan kalau selalu membutuhkan Bagas

__ADS_1


" contoh kecil saja,kalau sudah terbiasa tidur di peluk suami,pasti saat bertengkar akan terasa beda karena tidak di peluk,jadi kita merasa membutuhkan nya, ujung-ujungnya tidak bisa tidur,dan berbaikan lah menjadi jalan penyelesaian nya,sehingga tidak ada lagi pertengkaran" lanjut Arini


Naura menganggukan kepala mendengar nasehat Arini,dia memang harus belajar banyak dari Arini tentang masalah rumah tangga,agar bisa menyikapinya nanti,,Arini memang seusia dengan Naura tetapi sifatnya jauh berbeda,mungkin karena dari kecil Arini tidak pernah di manja,dia sudah mencari uang dari kecil,jadi sifat Mandiri nya membuat dirinya cepat dewasa sebelum waktunya....


__ADS_2