
semua mahasiswa dan mahasiswi di kumpulkan di sebuah Aula besar kampus,Ospek yang ada di kampus ini sedikit berbeda,mereka berbaris perjurusan dan melakukan perkenalkan pada masing-masing senior,tidak ada tindakan kekerasan atau ekstrim yang dilakukan...
sesama teman seperjuangan saling berkenalan,Arini berpisah dengan semua Sahabatnya Naura dan Tami di jurusan Bisnis sedangkan Intan di jurusan Ekonomi dan Arini Tata boga mereka berbaris di jurusan masing-masing, wajah-wajah baru yang dilihat oleh Arini karena hampir Ribuan mahasiswa baru yang masuk di universitas ini....
Sekilas Arini melihat Farel dan Tama rupanya mereka satu jurusan di barisan yang sama tetapi Arini tidak mengetahui Jurusan nya..
setelah sesi berkenalan seluruh mahasiswa di suruh memakan bekal makanan yang di sediakan oleh panitia terlebih dahulu dan seluruh mahasiswa baru di beri satu buah buku,yang harus di tandatangani oleh senior mereka,minimal 300 tanda tangan,,bila tidak mencapai akan di hukum....
waktu di berikan tiga jam oleh senior nya untuk mengumpulkan tanda tangan...
jadi satu jam harus mengumpulkan 100 tanda tangan,waktu menunjukan jam 10 pagi,bila sampai jam 1 mereka sudah mengumpulkan terlebih dahulu berarti sisa jam lain nya bisa digunakan untuk istirahat...
Arini berjalan terus meminta tanda tangan semua senior yang ada di dekatnya,berbagai macam perintah yang di ajukan oleh seniornya tetapi masih dalam tahap wajar,,sedang kan Naura ,Tami dan Intan berkeliling kampus untuk mencari tanda tangan...
Tanda tangan sudah di kumpulkan Arini sebanyak 280 waktu menunjukan jam 12.30 masih ada waktu 30 menit lagi untuk mencari 20 tanda tangan
berbeda dengan Naura dia masih membutuhkan 30 tanda tangan
" udah dapet berapa Ra" tanya Tami
"270....Lo?"
" sama kan kita jalannya bareng"
" Lo mau tanda tangan?" tanya perempuan cantik tapi Sombong pada Arini
" ya kak??" jawab Arini lembut
" Lap dulu sepatu gue" ucap nya ketus
Arini hanya diam tanpa menggubris nya
" budeg ya,lap dulu sepatu gue" bentak perempuan itu
Arini ingin menunduk tetapi tangan nya di pegang oleh salah satu senior lelaki
" jangan...Lo bukan pembantu dia" ucap Lelaki itu
" Arkan....." pekik Perempuan tersebut
" kamu apa-apa an sih yank,pake' belain dia segala" marahnya
__ADS_1
" kamu yang apa-apa an,dia cuma minta tanda tangan bukan yang lain,jangan bersikap tidak sopan" ucap Lelaki bernama Arkan ini
Naura yang melihat langsung mendekati Arini di ikuti oleh Tami dan Intan
" kenapa bun??" tanya Naura
" dia nyuruh aku Lap sepatunya" jawab Arini jujur
Naura menatap tajam pada Perempuan itu
" Lo siapa,nyuruh dia ngelapin sepatu murahan Lo,,sepatu yang Lo pakai aja harga nya 3 kali lipat sepatu yang dia pake' jangan sok deh Lo,anak pejabat??? anak presiden aja nggak sesombong Lo" bentak Naura
" udah Ra" lerai Arini
" hey...gue nggak ada urusan sama Lo jadi jangan ikut campur"perempuan itu balas membentak
" Sinta sudah...malu"ucap Arkan pada perempuan yang bernama Sinta ini
" gak usah bela in dia yank,pacar aku itu kamu bukan dia" tunjuk Sinta
" he,,, perempuan sundal,gue nggak takut dengan Lo,sini maju dua-duanya nya" ucap Naura emosinya meluap saat di tunjuk oleh Sinta
" lagian dia cari masalah sama kamu bun,kalau papi tau bisa tambah parah ni orang" tunjuk Naura
" mau lapor,lapor saja gue nggak takut" balas Sinta
" jangan belagu....Lo nggak tau dia siapa" ucap Tami ikut menimpali
" gue nggak takut" maki Sinta langsung di tarik dengan Arkan pergi
" huf....ada-ada aja tu orang" ucap Intan
" bun,kalau ada yang nyakitin Lo di lawan donk bun" ingat Naura
" sudah lah,dia kan nggak main Fisik" jawab Arini
" kalau sampai kamu lecet dikit aja bun pasti papi marah,sedangkan kena duri sedikit saja ngomelnya sampai dua harian,apa lagi sampai di injak-injak harga diri sama tu perempuan sundel" oceh Naura
" udah Ra,ini sudah mau habis waktunya,aku masih butuh 10 tanda tangan,kamu butuh berapa?"
"masih 8 bun,ayo kita cari" mereka berjalan bersama di titik terakhir Naura meminta tanda tangan senior lelaki nya
__ADS_1
" kak,tolong tanda tangan bisa?" tanya Naura sopan
" butuh berapa lagi?" tanya cowok yang terkenal Playboy di kampus nya
"kalau kakak tanda tangan jadi pas semua nya,ne masih ada tiga teman aku yang butuh juga,kami cuma cari satu lagi,jam nya udah mau selesai" jawab Naura
" gue kasih tanda tangan sama kalian semua tapi Lo jadi pacar Gue...!!! tantang lelaki tersebut
" ha.....gila.." pekik Naura
" kalau Lo nggak mau ya silahkan,gue cuma mau bantu Lo,waktu nya tinggal 5 menit lagi nggak akan keburu" ucap nya
Naura berpikir sejenak,,,dan menoleh kearah sahabat nya
" terima aja,setelah dapat tanda tangan putusin" bisik Tami yang ada di belakang Naura
" jangan gila ra,,kalau papi tau kamu pacaran bisa ngamuk dia" bisik Arini di sebelah Naura
" ra..lumayan ganteng" tambah Intan
" pilihan di tangan Lo,waktu terus berjalan" ucap Lelaki itu
"Ra..." panggil Rangga lirih
"Aduh kenapa bisa gini sih pilihannya,mana ada Rangga lagi" batin Naura
" Gue hitung mundur nih,,cuma ada 1 menit lagi" ucap lelaki itu mulai menghitung Mundur
"Nasib mereka ditangan Lo" tunjuk nya pada tiga perempuan di sebelah Naura
" 15,14,13,12,11,10...."
" okay...deal tanda tangan dulu" pekik Naura
" pintar sini" lelaki itu menandatangani satu-satu buku yang ada di tangan perempuan cantik ini
" Gue Arya mahendra.....mulai sekarang kita resmi pacaran" ucap Arya
Rangga terdiam mendengar ucapan lelaki di depan nya ini,mudah sekali dia menjadi pacar Naura,Rangga yang sudah tiga tahun mengejar Naura tak kunjung mendapatkan hatinya..
Naura dan teman-teman nya berlari menuju tempat mereka berkumpul...
__ADS_1