
"pagi-pagi udah heboh kenapa?" tanya Intan sambil membuka kantong makanan nya
mereka saat ini duduk di gazebo belakang rumah Arini
" iya nih,,nggak biasanya tiba-tiba nongol" sahut Arini
" bosen aja di rumah" jawab Tami
" mobil kamu kemana? kok naik taksi?" tanya Arini
" di bawa Kak Vino" ucap Tami
" jangan bilang selesai dari Bali kalian masih berlanjut" tebak Arini memakan bubur ayam yang di bawa Intan
" hmmm....." sahut Tami singkat
" yeh....nggak seru nih,cerita donk..kalian jadian?" sesak Arini
" Tam.....kamu nggak lagi mainin kak Vino kan?tanya Intan
" ye....bukan aku yang mainin,yang ada aku di mainin sama lelaki" kesal Tami mengingat Rangga
" kak Vino bukan Rangga Tam,hati nya sensitif dengan wanita,dia penyayang..kalau cuma untuk pelampiasan mending cari yang lain" ucap Intan memancing
" nggak...aku serius kok"jawab Tami cepat
" Rangga gimana??"
" kami sudah putus waktu di Bali" jawab Tami
" Kak Vino???" tanya Arini
" udah jadian malam tadi"
__ADS_1
" haaaa,,, secepat itu,yakin udah move on?" ujar Intan terkejut tapi sebenarnya hatinya senang Tami berada pada lelaki yang tepat seperti kakak nya
" yakin...nggak perlu di ingat lagi yang bikin sakit hati,aku dan kak Vino mencoba jalani kedepannya,toh selama ini Kak Vino dan aku saling menyukai dalam diam" terang Tami
" kalau kak Vino bisa bikin kamu bahagia ya kita dukung saja"ucap Arini
" makasih bun,saat ini dukungan kalian lah yang bisa bikin aku bahagia,tapi masih ada satu masalah bun,mama Rangga sekarang masuk rumah sakit,ini yang membuat aku dilema,nggak tau cara menjelaskan nya,tante inggrit sakit jantung,yang dia tau minggu depan aku dan Rangga bertunangan" jelas Tami
" mama kamu??" tanya Intan
" mama nggak maksa aku,kalau kak Vino bisa bikin aku nyaman dan bahagia,mama terima tapi untuk saat ini mama nggak boleh aku cerita sama tante Inggrit takut drop"
" ya sudah sekarang jalani saja dulu,,, setelah mama Rangga sembuh baru kamu jelaskan" nasehat Arini
" hmmm....." sahut Tami
***
" untuk saat ini kamu membantu Aska menjadi Asisten ku,bulan depan Aska akan pindah ke perusahaan papa nya,baru kamu yang menggantikan posisi nya,,"jelas Bagas
" ini Aska,pasti kamu sudah kenal kan....itu Iren dia asisten pribadi Aska dan kamu juga pernah melihat nya saat acara di rumah saya dia sepupu nya Arini...,ini Anita sekretaris saya,dan itu Kirana dia yang membantu Anita,dan ini Arya dia orang kepercayaan saya saat ini untuk menghandle kerja di lapangan.....mereka orang-orang terdekat yang akan kamu lihat setiap hari di lantai ini,untuk staf lain nya di lantai bawah.." jelas Bagas
" semoga kamu betah di sini dan kalian bisa bekerja sama dengan baik" ucap Bagas
" terimakasih mas atas kepercayaannya" ujar Vino
" makan siang ini kamu mau di kantor atau di luar?" tanya Bagas
" saya harus menjemput Tami mas di rumah mas" jawab Vino
" hmmm...jadi sekarang sudah main terang-terangan" sindir Vino
"ya.. semoga di sesegera kan ya mas"
__ADS_1
" amiinnnn"
****
" kapan kesini?" tanya Naura
" dari pagi,kamu lama sekali kesini" ucap Tami
" Arkan agak siang ke kantor,semalam Raka sedikit Rewel"
" Raka yang rewel apa papa nya" ejek Intan
" hahahaha.... kaya' nggak tau aja kalian" sahut Arini
" bun,,nggak ke kantor papi?" tanya Naura
" nggak,,papi nanti pulang makan siang nya"
" wah...kalau ke kantor bisa barengan kalian Sekarang ya" ujar Intan menatap Tami dan Arini
" kenapa?" kan kampus sama jalan kantor papi bed,kenapa bisa berenang" ucap Naura yang memang belum tau
" Kan kak Vino kerja di kantor papi,nak kalau mau lihat laki masing-masing bisa barengan"
" maksud nya?"
" kak Vino sama tapi kan udah jadian nunggu lamaran yang sah aja" ujar Intan
" ha... masa'...kok aku nggak di kasih tau" ucap Naura cemberut
" ini di kasih tau..." jawab Tami
" wah seru nih,,,kita jadi keluarga,dari sahabat bisa jadi keluarga,awalnya aku juga kurang suka Tami sama Rangga sedikit banyak nya aku tau siapa Rangga,cuma nggak bisa nolak juga kalau Tami bahagia,tapi jodoh itu nggak di sangka ya,,bisa berpaling pada cinta pertama" ucap Naura
__ADS_1
" ya.. Rezeki,maut,jodoh nggak ada yang tau ra,kita hanya menjalani saja peran kita di dunia saat ini,semoga selama kita hidup bisa menyenangkan orang lain,dan memberikan manfaat untuk orang banyak" ujar Arini
" amiinnnn.....semoga persahabatan kita selama nya bisa begini ya bun..." sahut Intan