Sahabatku Anak Ku

Sahabatku Anak Ku
mulai ngidam


__ADS_3

pagi ini Naura sudah bersiap untuk ke kampus,Arini belum bisa masuk ke kampus dalam seminggu ini,dia harus memulihkan dulu kondisi tubuh nya,apa lagi semalam mendapatkan serangan fajar dari suami manjanya...


" sayang...ini susunya" Bagas mengantarkan segelas susu kekamar Arini


" kenapa di bawa kesini pih,aku juga bisa keluar" ucap Arini


" istirahat saja di kamar,jangan keluar dulu,kondisi mu belum benar-benar pulih"


" kalau tau belum pulih kenapa masih di serang" potong Arini


" kalai yang itu tidak bisa di tunda sayang,,nikmati saja" Bagas mencium pipi Arini mesra


" hari ini aku kekantor dulu,ada meeting penting pagi ini,kamu istirahat di rumah ya,kalau menginginkan sesuatu katakan pada oma,dia ada di rumah,kalau Naura pergi ke kampus" jelas Bagas


" kapan aku bisa ke kampus pih?"


" jangan pikirkan dulu ke kampus atau aku tidak mengizinkan mu untuk kuliah lagi,nanti bik Sumi mengantarkan sarapan mu,selesai sarapan jangan lupo obat dan Vitamin nya di minum,aku berangkat dulu" pamit Bagas mengecup singkat kening Arini


" pulang jam berapa yank?" tanya Arini saat Bagas hendak keluar


" aku usahakan secepatnya,kenapa??"


" aku mau rujak yang ada di depan kampus" jawab Arini pelan


" kalau aku cepat pulang aku belikan,tetapi jika Naura duluan pulang aku memintanya untuk duluan membeli nya,nanti aku hubungi dia" jawab Bagas


" sayang ini anak mu,bukan Naura,aku mau kamu yang membelikan nya" rengek Arini mendekati Bagas

__ADS_1


" baiklah....baiklah....nanti aku yang langsung belikan" sekali lagi Bagas mencium mesra bibir Arini dan segera pergi


****


" beb.....aku tidak mau putus" ucap Arya pada Naura yang sedang menikmati semangkok soto dikantin bersama Tami dan Intan


Naura tidak bergeming terus menikmati acara makan nya


" beb,,jawab aku kenapa kamu minta putus sepihak" tanya Arya


" he,,Lo budeg apa ya,jelas-jelas sudah punya skandal masih tidak tau malu" Tami mengebrak meja dengan Emosi


" pacar gue Naura bukan Lo" ujar Arya


" Heran gue sama orang yang nggak tau malu kaya Lo"sindir Tami


" sekali lagi Lo ngomong gue tampar Lo" ancam Arya


" Lo siapa ikut campur urusan Gue" tantang Arya


" gue teman nya mereka" jawab Rangga santai


" Lo cari ribut sama gue" Arya sudah berdiri memegang kerah Baju Rangga


" Arya,,jangan main kasar,kalau gue bilang putus ya putus...gue juga nggak pernah ada rasa sama Lo,jadi jauh-jauh dari hidup Gue" Ucap Naura emosi lalu pergi meninggalkan kantin


" ra,,,Naura..." panggil Arya

__ADS_1


" Awas Lo,gue bakal buat perhitungan buat Lo" ancam Arya lalu pergi meninggalkan Rangga dan Farel


Tami dan Intan segera menyusul Naura


Naura berlari ke parkiran kepalanya benar-benar pusing memikirkan cara untuk jauh dari Arya,manusia ini seakan-akan tidak punya urat malu lagi...


Naura masuk kedalam mobilnya tetapi dengan cepat Arya ikut masuk...


" keluar..." pekik Naura


" nggak"


*Gue mau pulang" ucap Naura


" Aku juga.." jawab Arya cuek


" ayo lah ra,maafin kalau aku salah,tapi aku benar-benar tidak mau kita putus,aku sudah mencintai kamu" rayu Arya


" ck...cinta??? nggak usah munafik Lo,,gue tau maksud Lo buat deketin gue,cuma karna obsesi biar bisa di bilang cowok populer yang banyak pacarnya"


" kamu salah paham" ucap Arya mencoba menyanggah ucapan Naura


" sudah,gue nggak mau ribut sama Lo keluar gue bilang"


" oke...oke....kali ini aku nggalah tapi untuk yang terakhir kali nya aku minta kamu anterin aku pulang,mobil aku benar-benar rusak kali ini" mohon Arya


" nggak...."

__ADS_1


" kalau kamu nggak mau aku nggak bakal keluar,kita tidur di sini saja" ancam Arya


Akhirnya dengan berat Hati Naura melajukan mobilnya ke arah rumah Arya


__ADS_2