
jangan lupa tinggalkan jejak nya ya,,like dan dukung terus karya ku..🙏🙏
***
Tami pulang kerumahnya sesudah magrib...
" Tam...tante Inggrit masuk rumah sakit" ucap Mama Tami
" kok bisa ma,kumat lagi jantung nya?" tanya Tami sedikit cemas
" mama juga nggak tau cerita nya tadi papa Rangga yang nelpon bilang kalau kamu ada waktu tolong kerumah sakit" ucap Mama Tami
" aku mandi dulu ma" ujar Tami masuk kedalam kamar nya
setelah berganti pakaian Tami bingung bagaimana cara bicara pada mama Rangga sedangkan dia sedang sakit saat ini...
" mama ikut?" Tanya Tami
" nggak kamu saja dulu,mama besok saja...Tam mama minta tolong jangan kecewakan tante Inggrit" ucap mama Tami
"aku nggak bisa janji untuk meneruskan pertunangan ini"
" setidaknya buat tante Inggrit bahagia dulu sekarang sayang,mama takut terjadi apa-apa pada nya, persahabatan kami sama seperti mu dan Arini,Intan serta Naura...jadi tolong kasih tante Inggrit ketenangan dulu...jangan sampai kan sekarang tunggu kondisi nya lebih baik" pesan Mama Tami memegang tangan anak nya ini
" baiklah,,aku pergi dulu ma" pamit Tami
__ADS_1
sesampainya di rumah sakit Tami masuk kedalam ruangan rawat mama Rangga...
terlihat Rangga sedang menunggu mama nya..
" Tami..." panggil Rangga lirih..
" hmm...bagaimana kabar mama mu?" tanya Tami
Rangga menarik sudut bibirnya karena Tami masih peduli terhadap keluarga nya
" belum sadarkan diri,masih pengaruh bius..." jawab Rangga
" duduk Tam" ucap nya pada Tami
" tante bangun.... Tami datang untuk menjelaskan sesuatu,tapi tante harus sehat dulu,jangan begini Tante kami semua sayang tante" bisik Tami menitikkan air mata nya,bagaimana pun juga wanita ini sudah seperti ibunya sendiri, menemani nya belanja,ke salon bahkan sering mengganggu nya memasak Tami sudah sangat dekat dengan mama Rangga....
Tami berjalan menuju sofa yang ada di ruangan tersebut
" Tam..... terimakasih sudah mau datang" ucap Rangga menunduk
" hmmm...ini untuk tante Inggrit bukan kamu" tegas Tami
" ya aku mengerti setidak nya aku berterimakasih karena masih mau memperhatikan mama ku" sahut Rangga
__ADS_1
" Tam....maaf kan aku"
" sudah...jangan di bahas lagi,hubungan kita sudah berakhir,sejak kau meninggalkan ku di Bali dan jalan bersama nya,sejak itu aku melepaskan mu dari hati ku" tegas Tami
" Tam ..tolong..."
" tidak ada yang perlu di tolong lagi ngga,kalau soal mama mu akan aku rahasia sampai Beliau sembuh,tapi kalau soal hati ku tidak akan bisa lagi kau masuki,yang sudah terbuang pantang untuk di pungut kembali" ucap Tami
Baru Rangga akan menjawab ponsel Tami berbunyi...
" astaga...aku lupa" batin Tami melihat siapa yang menghubungi nya
" aku angkat telpon dulu keluar" ujar Tami berjalan keluar
" assalamualaikum...iya kak,," sahut Tami
" maaf aku tak mengabari mu,aku sedang di rumah sakit"
" tidak ada masalah....mama Rangga yang sakit jadi aku menjenguknya"
" aku bawa mobil kak...!!" seru Tami
" kalau kamu memaksa ya sudah aku tunggu di sini di ruangan Mawar 2 ya... rumah sakit Medical center" ucap Tami
" iya.....aku tunggu, assalamualaikum" tutup Tami
__ADS_1
Vino yang tau kalau Tami sedang bersama Rangga segera datang kerumah sakit untuk menjemput Tami,,Vino takut perjuangan nya sia-sia
" aku harus lebih cepat bergerak" batin Vino segera berangkat