Sahabatku Anak Ku

Sahabatku Anak Ku
menjelaskan


__ADS_3

setelah memasak semua nya kumpul di meja makan termasuk oma,terlihat kecanggungan yang terjadi,,Tami memilih duduk di sebelah Vino dari pada Rangga


Rangga menatap pada Tami yang terlihat akrab bersama Vino, terselip rasa cemburu pada Rangga karena Vino sudah bisa mengambil hati Tami...


" mau ini kak?" tawar Tami pada Vino


"boleh..." jawab Vino cepat


Rangga terus menatap Tami kesal.... setelah makan malam Tami keluar dan di ikuti oleh Rangga...


Arini dan Intan mengintip dari jendela di ikuti dengan Bram dan Bagas di belakang istrinya


sedangkan Naura tetap duduk di meja makan menatap Dinda....


" Tam...beri aku kesempatan untuk menjelaskan semua nya" pinta Rangga memegang tangan Tami di luar Villa


" sudah terlambat ngga,aku sudah terlalu berharap pada mu tetapi pengharapan ku salah,dan saat ini aku sudah terlanjur kecewa,lebih baik mengakhiri dari pada harus memulai hal yang pastinya akan kecewa" ucap Tami


Tam....Dinda adalah masa lalu ku,kau masa depan ku" ucap Rangga tegas


" ck....masa depan??? masa depan yang kau telantar kan saat masa lalu mu datang? aku tak mau jadi orang ketiga antara kalian,aku cukup sadar diri karena tak sepenuhnya ada di hatimu" ucap Tami menunjuk Dada Rangga membuat Rangga terdiam


" sepulang dari sini kita bicarakan pada orang tua kita,dan satu hal yang aku minta katakan saja kalau selama kita bersama tidak ada kecocokan,,aku tak ingin kau salah di mata Keluarga mu begitu juga aku,karena aku tau jelas kalau mama mu saat ini sedang sakit jadi aku tak ingin melukai hati nya,,,biar saja hanya kita yang tau...."


" Tam.....beri aku kesempatan untuk melupakan Dinda,,aku yakin bisa, seperti Dinda mengajar kan ku melupakanmu Naura"


" aku bukan Dinda ngga,aku tidak yakin mampu untuk berada di bawah bayangan masa lalu....!!" tegas Tami

__ADS_1


" Tam....aku minta maaf karena tak menceritakan dari awal pada mu siapa Dinda,aku hanya menjaga hati mu Tam,takut kau marah dan cemburu tak jelas" jelas Rangga


" tapi nyatanya keputusan mu membuat ku kecewa ngga,,,mungkin kita tak jodoh karena selama ini ada saja halangan yang membuat kita belum bisa bersatu,,"


" tapi aku ingin kita bersatu dan memperbaiki semuanya Tam,,aku janji tak akan berhubungan lagi dengan Dinda"


" saat belum menikah sudah satu Dinda yang datang,dan kau tak bisa tegas dengan perasaan yang kau rasa,jika kita sudah menikah apa kau menjamin tidak akan ada Dinda yang lain,atau Dinda masa depan ???"


"kita pasti bisa mengatasi nya Tam,,tolong percaya pada ku,aku tak ingin membuat orng tua kita kecewa"


" menurut mu kau bisa mengatasi nya,tapi aku tidak,aku tak suka bersaing,apa lagi masalah lelaki,atau kau memang suka di perebutkan??upss aku lupa kalau kau mantan Playboy sekolah...." ucap Tami membuat mimik wajah yang di buat terkejut



"saat ini aku putuskan hubungan kita,sepulang dari sini kita bicarakan pada orang tua masing-masing" tegas Tami pergi meninggalkan Rangga


Tami berjalan kesudut Villa Intan dan Arini ingin menghampiri tetapi Vino sudah berjalan duluan kearah Tami...


" hey.....tak bosan kau menangis?" tanya Vino


" kenapa kesini?" tanya balik Tami menghapus air mata nya


" mau foto in kamu nangis..."jawab Vino


" untuk apa?"


" mau nunjukin pada semua orang gimana wajah bidadari kalau lagi sedih" ucap Vino melipat kedua tangan nya di depan Tami

__ADS_1


Tami tersenyum mendengar gombalan Vino


" kalau membuat mu tersenyum harus dengan gombalan,aku akan siapkan seribu gombalan tiap hari" ujar Vino lagi


" nggak perlu makan nasi aku,udah kenyang di gombalin mulu" cebik Tami


" hahahaha...... ternyata tidak sesulit yang Aku bayangkan membujuk mu,,,sudah jangan menangis lagi...ini air mata yang terakhir aku lihat untuk lelaki itu" bisik Vino menarik Tami ke pelukan nya dan menggosok kepala Tami



" kak... terimakasih..." ucap Tami tulus


" untuk??"


" kau sudah ada menemani ku saat aku rapuh"


" kan sudah ku bilang aku ingin menjadi orang yang mengobati saat kau terluka,jadi jangan merasa sungkan pada ku,ayo kita keluar di sini membuat ku terlalu nyaman memeluk mu" ucap Vino terkekeh dan membuat Tami tersenyum malu


" jangan terlalu manis jika tersenyum,aku takut....!!!"


"kenapa? memang nya aku hantu yang harus ditakuti" kesal Tami


" takut kalau nggak bisa lupain senyum kamu..."


" udah ah,,aku nggak mau ikut kalau di gombalin mulu" ucap Tami semakin malu


" hehehe,,,ayo jangan merajuk seperti itu,,aku tambah gemes melihat mu" ucap Vino mengacak rambut Tami....

__ADS_1


sementara Intan dan Arini berpandangan saling tersenyum....


__ADS_2