Sahabatku Anak Ku

Sahabatku Anak Ku
pekerjaan untuk Iren


__ADS_3

" Rin,,si Iren tahun ini tamat sekolahnya,apa ada lowongan kerja di perusahaan suami kamu,,mau kuliah Iren nya nggak mau?" tanya Bude Sumi


" nggak mau apa nggak mampu" sindir bude Sri


" Sri...." tegur bu Surti


" maaf mbak..ini mulut memang susah di kondisi kan kalau bicara yang benar" jawab Bude Sri


" hmmm...belum tau bude,saya nggak bisa jawab,nanti saya coba tanya dulu sama mas Bagas ada atau tidaknya ya" jawab Arini


" iya rin,tolong lah kasih pekerjaan untuk Iren,tapi jangan OB ya" ingat Bude Sumi


" mau cari pekerjaan kok jadi kamu yang atur,kalau yang ada cuma OB mau gimana lagi,kan sesuai dengan tamatan Anak mu Sum,kalau cuma tamatan SMA mau di bawa kemana juga susah" cerocos Bude Sri


" Arini juga tamatan SMA nyatanya dia bisa jadi istri orang kaya.." ucap Bude Sumi sedikit meninggi untung saat ini mereka berada di dapur,hanya ada Ibu Arini,bude Sumi,bude Sri dan bik Sumi,,serta Iren...


" sudah-sudah...malu kalau di dengar orang" Bu Surti menengahi

__ADS_1


" Sri aja ini mbak bicara nya kelewatan,saya kan cuma menanyakan dengan Arini" ucap Bude Sumi tidak mau di salahkan


" saya kan cuma menyampaikan pendapat saya,kalau Arini dia sekarang statusnya mahasiswi,kalau soal jadi istri orang kaya itu mungkin bonus untuk dia,karena selalu baik terhadap sesama"ujar Sri tidak mau kalah


" aduh...jangan ribut ya bude,malu di dengar orang,nanti Arini coba tanya sama mas Bagas kalau memang ada Arini akan hubungi Iren secepatnya" Arini menatap pada Iren yang diam tertunduk mungkin malu akan tingkah ibunya


" iya,,sudah nggak baik kita keluarga saling bermusuhan" ucap Bu Surti


Bude Sumi keluar dari dapur menuju ruang tengah,dia melihat-lihat isi rumah Bagas, terlihat sangat mewah,Foto Keluarga mereka terpampang jelas di ruang tamu dan ruang keluarga..


" beruntung sekali Arini masuk di keluarga ini,Mama Bagas terlihat sekali menyanyangi nya" batin Sumi yang semakin iri melihat Arini


" yank,,nggak usah terlalu capek,nanti pinggang nya sakit" ingat Bagas pada istrinya melihat Arini terlalu ligat bekerja


" iya aku cuma menyapu mas,yang berat-berat di bantu pak Udin dan Radit" jawab Arini


" Rin,,udah selesai nduk,kami pulang dulu,sudah larut malam" pamit Bu Surti

__ADS_1


" nggak nginep di sini bu,yah" tawar Arini


" nggak bisa nduk,tadi bude-bude mu ikut dengan Ayah,kasihan mereka besok ada yang mesti di kerjakan" tolak Bu Surti


" Bu..lauk nya sudah di bungkus tadi,sudah dibawa?" tanya Arini memastikan kalau tidak ada yang ketinggalan


sudah,,ini sudah semua" jawab Bu Surti mengangkat kantong kresek nya


" makasih banyak ya bude,pakde semua nya sudah mau datang di rumah kami" ucap Arini


" iya rin sama-sama" jawab Bude Sri


" rin,, jangan lupa yang tadi,bude pamit dulu" ujar Bude Sumi


" hati-hati di jalan yah" ucap Bagas


setelah acara pamit-pamitan semua nya pulang,kini hanya tinggal anggota keluarga inti,Arkan dan teman-teman Naura juga sudah pulang

__ADS_1


"ma,,aku tidur dulu ya" pamit Arini masuk kedalam kamar sambil menggendong Daffa yang sudah tertidur nyenyak


__ADS_2