
sore ini Bagas pulang dari kantornya....
" mau air dingin pih?" tanya Arini melihat wajah lelah pada suaminya
" boleh,tapi air putih saja bun" ucap Bagas
Arini keluar mengambilkan air putih dingin dan masuk kembali ke kamar
" Daffa mana bun?" tanya Bagas yang tidak melihat jagoan nya itu
" main di kamar Naura" jawab Arini sambil membantu membukakan baju suaminya ini
" nanti mengganggu Raka dia si sana"
" tidak,,ada bik Mina yang menemani nya,Naura juga ada di sana" ucap Arini,bik Mina adalah pengasuh baru Raka yang di bawa Arini
" kalau begitu kita bisa bermain sebentar bun" bisik Bagas
" sudah sore pih, sebentar lagi magrib" tolak Arini
__ADS_1
" sebentar saja bun,sudah lama tidak bermain sore hari,jangan mau kalah bun dengan pengantin baru yang tiap hari main..kita pengantin lama harus selalu mesra..." ujar Bagas mengedipkan sebelah matanya
Bagas berjalan kearah pintu untuk mengunci nya,karena pernah suatu hari Bagas lupa mengunci pintu untung saat itu mereka masih berpakaian lengkap Daffa masuk kedalam kamar dan marah pada Bagas,Daffa mengira Bagas ingin menyakiti Arini dengan menggigit leher bunda nya,,
Daffa melihat tanda merah di leher Arini membuatnya menangis kasihan pada bundanya,untung Bagas bisa membujuk bocah lelaki tersebut dengan mengajak nya mencari mainan yang sudah lama di sukai nya,kalau tidak Bagas akan menanggung malu karena seisi rumah akan heboh.....
" kita sudah pengantin lama,tidak pantas bermain setiap hari" cebik Arini
" siapa bilang tidak pantas,justru karena pengantin lama lah yang harus bermain setiap hari,karena akan memberikan adik untuk Daffa"alasan Bagas
"sebentar saja ya pih,aku harus memandikan Daffa" ucap Arini membalas pelukan suaminya dan Arini yang mulai ******* duluan bibir Bagas
Bagas berbaring di atas Ranjang dan Arini sudah berada di atas nya,Arini menjilati seluruh tubuh suaminya membuat Bagas mengerang menahan nikmat
diremas nya dua gundukan yang sangat menantang dan padat tersebut...Arini benar-benar bisa menjaga tubuhnya, terlihat bersih,padat dan harum membuat Bagas selalu ingin di manja istrinya ini...
" yank....ayo,,jangan terlalu lama bermain di sana" ucap bagas serak karena Arini masih betah bermain-main di bawah sana..
Arini memang sengaja membangkitkan hasrat suaminya ini agar Bagas segera meminta memulai nya,jika Bagas yang membangkitkan gairah Arini maka permainan mereka sudah dapat di pastikan akan berlangsung lama, sedangkan hari sudah sore...
__ADS_1
Arini segera memasukan milik nya pada milik Bagas dan menggerakkan pinggulnya cepat
" yank......." Bagas mendesah karena sangat nikmat permainan Arini,sesekali Bagas memukul bok*ng Arini yang terlihat berisi dan mulus
" pihhhhh........" Rintih Arini yang ingin keluar
Bagas menyemburkan Lahar panas nya,Arini menekan kuat pinggulnya tanpa bergerak dan memejamkan mata
" kamu benar-benar sudah pintar Sekarang bun" puji Bagas mencium kening Arini
" ini semua aku lakukan agar kamu tidak melirik yang lain lagi pih" jawab Arini yang masih berbaring di atas tubuh Bagas mereka melepaskan tautan nya
" mana mungkin aku bisa berpaling bun,kamu saja sudah membuatku sangat puas,tidka akan mungkin bisa menemukan istri seperti mu,kamu paket komplit,tidak ada penyesalan sedikit pun aku menikahi mu,hanya ada kebahagiaan" Bagas mencium seluruh wajah Arini
" lelah??" tanya Bagas menatap istri kecilnya ini
" hmmmm" jawab Arini mengeratkan pelukan nya
" ayo aku mandikan" Ajak Bagas melepaskan tautan mereka dan mengangkat tubuh Arini masuk kedalam kamar mandi
__ADS_1