Sahabatku Anak Ku

Sahabatku Anak Ku
belanja


__ADS_3

sementara itu ketiga lelaki mapan ini sibuk mengintil istrinya berbelanja,mereka membawa barang belanjaan cukup banyak....


" yank....mau buah..." rengek Intan manja


"pilih saja yang kamu mau" jawab Bram cepat



" bun...." pekik Intan pada Arini yang asik memilih melihat-lihat sekeliling nya


" masak ini enak seperti nya" Intan mengangkat satu sayuran


" ambil saja nanti di Villa aku yang masak" sahut Arini



" bun...lihat itu seperti nya tas nya unik, selama ini kan kamu hanya memakai tas mahal, sesekali memakai itu seperti nya cantik bun" ucap Bagas menunjuk kearah pernak-pernik yang Naura sedang melihat-lihat juga di sana



" banyak yang lucu-lucu pih untuk pajangan,cantik ya ra?" tanya Arini pada Naura


" iya bun,,," sahut Naura


saat asik memilih Arini malah menangkap sosok seseorang yang di kenalnya


" seperti nya itu Rangga dan Dinda" gumam Arini memastikan penglihatan nya


__ADS_1


" kenapa bun?" tanya Naura


" seperti nya itu Dinda dan Rangga deh ra"



" iya bun,, kasihan ya Tami....Rangga memang ada hubungan dengan Dinda,kenapa Rangga tidak jujur saja ya bun?"


" ntah lah,cara orang menyelesaikan masalah beda-beda ra,mungkin saja Rangga saat ini berusaha menjaga hati Tami dengan tidak jujur tetapi dia salah besar karena Tami sudah mengetahui semuanya..." ucap Arini yang mengalihkan pandangan nya memilih pernak-pernik kembali


" bun...aku sudah belanja banyak,nanti tolong kamu ajarin aku masak ya" pinta Intan


" iya...tenang saja,di Villa kita borong semua masakan" jawab Arini terkekeh


****


" wah.....ini indah ya kak pemandangan nya" puji Tami pada danau yang ada taman nya



" suka....." jawab Tami cepat


" kamu tau dulu aku pernah kesini sewaktu acara kantor bersama teman-teman ku,aku pernah bilang gini ke diri aku sendiri,,sekali lagi datang harus bawa pasangan....!!! he tau nya sekarang terkabul" ucap Vino menatap Tami


" maksud nya??" tanya Tami menautkan alisnya


" ya... walaupun belum jadi pasangan kekasih kan pasangan sahabat,yang pasti pasangan dulu..." Goda Vino


" hmmm....." sahut Tami salah tingkah

__ADS_1


" mau main sepeda di sana?" tunjuk Vino pada salah satu sepeda onthel


" boleh"


Vino menarik tangan Tami membantu nya naik sepeda


" seperti kembali pada masa SMP ku kak"


" oh ya, berarti masa SMP mu menyenangkan"ucap Vino yang menuntut Tami bersepeda di sebelah nya


" memang nya masa remaja kakak tidak menyenangkan?" tanya Tami penasaran


" kami dari keluarga yang tidak begitu kaya Tam,,tapi aku punya tekad untuk membahagiakan keluarga ku,aku belajar dan terus belajar agar papa bangga karena aku adalah lelaki yang suatu saat akan menjadi pemimpin keluarga,,wanita mana yang mau hidup miskin? makanya aku terus berusaha dan sekarang saat nya aku menikmati hasil kerja keras ku,tapi sayang nya belum ada wanita yang bersedia hidup dengan ku" jelas Vino


" kan sudah aku katakan bukan tak bersedih tetapi kakak tak punya nyali untuk mengatakan nya,pasti banyak wanita di luar sana yang mengagumi kakak..." Ucap Tami turun dari sepeda nya


" kau menantang ku?"


" bukan tantangan hanya memberi semangat"


" kalau dalam waktu dekat aku bisa


menyatakan nya kamu akan berikan aku apa?" tanya Vino


" hmmm...apa ya" Tami Tampak berpikir sejenak


" kalau aku bisa menyatakan nya aku mau kau bukan hanya sekedar sahabat bagiku" bisik Vino


" lalu???" Tami tak mengerti

__ADS_1


" pikir sendiri" goda Vino


" seperti nya di sana ada pertunjukan,ayo kesana"tunjuk Vino di pinggir Danau dengan tersenyum


__ADS_2