Sahabatku Anak Ku

Sahabatku Anak Ku
restu


__ADS_3

mama Intan menarik tangan suaminya ini dan mengajak berbicara sebelum masuk keruang Intan...


"pa....tolong buang ego mu,demi putri kita,jangan menambah beban pikirannya" mohon mama Intan


" justru saat ini yang membuat ku lebih takut lagi ma,kalau Intan tidak bisa memberikan nya keturunan bagaimana?"tanya Papa Intan


" aku tidak ingin anak ku janda di usia nya yang masih sangat muda"bentak Papa Intan


" lelaki mana yang mau dengan perempuan yang tidak bisa memberikan keturunan,tidak akan ada yang bisa menerima anak ku" kesal nya


" tapi kan tadi Dokter bilang sendiri kalau kita serahkan semua nya pada tuhan, mudah-mudahan semua nya baik-baik saja pa, jangan membuat Intan bertambah lemah,mama mohon pa" Isak tangis mama Intan menggema di depan ruang rawat Intan


" biarkan semua tuhan yang mengatur nya pa,kita hanya perlu berdo'a mama yakin ini hanya ujian kecil bagi keluarga kita,Intan pasti bisa melalui nya" jelas mama Intan masih terisak menangis

__ADS_1


" saya akan menerima Intan sepenuhnya om,percaya pada saya,saya akan menjaga Intan" ucap Bram tiba-tiba, dari tadi Bram sudah mendengar pertengkaran suami istri ini tetapi Bram tidak berani melerai nya karna belum mengetahui masalah yang terjadi


" Bram..." ucap mama Intan lirih


sesudah Arini menghubungi Bagas ternyata Bagas langsung menghubungi Bram,dia yang tau kalau sahabat nya ini sedang di rundung rasa Galau karena Intan segera memberi kabar tentang Intan yang saat ini masuk rumah sakit..


" iya tan,saya bersedia menikahi Intan dalam keadaan apapun" tegas Bram


" jangan mengada-ada kamu Bram,Intan belum tentu bisa hamil dengan kondisi nya sekarang, sedangkan kamu lelaki dewasa yang menikah pasti untuk mencari keturunan" potong papa Intan


papa Intan tampak berpikir sejenak,hati nya berperang saat ini di satu sisi belum siap melepas kan anak gadisnya dan di satu sisi lagi tentang kesembuhan Intan...


" saya belum sepenuhnya percaya pada mu,karena kalian baru saja saling mengenal mu"

__ADS_1


" om boleh cari tau tentang saya dan keluarga saya om,saya memang pernah gagal menikah tetapi itu tidak sepenuhnya kesalahan terletak pada saya,tapi kali ini saya janji dengan sepenuh hati akan memberikan kebahagian pada Intan" mohon Bram


"pa....." ucap Mama Intan ikut memohon pada suaminya


" baiklah,kamu temui Dokter yang menangani Intan,jika kamu sudah mengerti dan bisa menerima nya segera nikahi Intan secepatnya saya merestui mu" ucap Papa Intan lalu masuk kedalam ruangan rawat


Mama Intan dan Bram saling berpandangan lega mendengar ucapan suaminya ini...


mama Intan segera mengajak Bram menemui Dokter Ricard untuk berkonsultasi tentang penyakit Intan


" tapi ini semua masih perkiraan kan dok?" tanya Bram


" iya pak,semoga saja praduga saya salah,hanya mioma kecil yang ada di dinding rahim pasien,bisa di obati dengan terapi rutin dan menunda kehamilan dulu dalam waktu 4-6 bulan kedepan...." jelas Sang dokter

__ADS_1


"baiklah dok, secepatnya akan kami beri keputusan nya" ucap Bram pamit keluar dari ruangan sang dokter


mama Intan bisa bernafas lega saat ini,karena selain dengan orang tua nya Intan bisa bergantung pada suami yang benar-benar mencintai nya....


__ADS_2