Sahabatku Anak Ku

Sahabatku Anak Ku
Rumah sakit


__ADS_3

dua kali dobrakan akhirnya pintu kamar Intan terbuka,Intan terbaring lemah di atas Ranjang nya...


" ntan....intan..." pekik mama Intan melihat Intan tergolek tak berdaya


" tan,,kita bawa kerumah sakit" usul Arini


" pak tolong di angkat" pinta Arini pada pak Udin


Arini dan mama Intan membawa Intan menuju rumah sakit terdekat sesampainya di sana Intan segera di naikan ke brangkar rumah sakit dan di periksa oleh dokter jaga...


" maaf.... Keluarga silahkan mengisi data di sana,pasien kami periksa terlebih dahulu" ucap salah satu perawat


Mama Intan mengisi data sambil menghubungi suaminya...


tak berapa lama dokter keluar dari ruangan pemeriksaan


" bagaimana dengan saudara saya dok?" tanya Arini


mama Intan berlari mendekat pada dokter


" seperti nya ada sesuatu yang serius pada pasien,dan harus di lakukan pemeriksaan tindakan" jelas Sang dokter


" anak saya sakit apa dok?"tanya Mama Intan menangis


" saya rujuk dulu ke spesialis kandungan, nanti beliau yang akan menjelaskan untuk saat ini pasien sedang dalam kondisi lemah,dan harus segera di tindak lanjuti" jawab sang Dokter

__ADS_1


" ya Allah,,,ada apa dengan Intan,semoga tidak terjadi apa-apa dengan anak hamba" do'a mama Intan


Arini yang melihat mama Intan menangis memeluk erat dan memberikan kekuatan


" tan...yang sabar,,pasti Intan bisa melewati nya,dia perempuan kuat,kita berdo'a untuk nya ya" ucap Arini memberikan semangat


" terimakasih Rin,,,kalau kamu mau pulang tidak masalah,nanti papa Intan akan datang menemani tante"


" tidak tan,aku akan menunggu sampai Intan pindah ke ruang perawatan" ucap Arini melepaskan pelukannya


" aku permisi menghubungi suami ku sebentar ya tan" pamit Arini keluar


selesai menghubungi Bagas Arini masuk kembali dan di lihat nya papa Intan sudah duduk di kursi tunggu....


****


selesai di lakukan pemeriksaan lanjutan Intan di pindahkan keruang perawatan, sesekali dia meringis..


" apa yang sakit sayang?" tanya mama nya


" perut ku sakit ma,, seperti di tusuk-tusuk" keluh Intan


" Ntan..sabar ya, sebentar lagi dokter nya datang" ucap Arini menggosok lengan sahabatnya Ini


"keluarga Intan di panggil oleh dokter Ricard" ucap Sang perawat

__ADS_1


" Rin..tante sama om kesana dulu,bisa titip Intan?"


" iya tan,,silahkan..Intan aku yang jaga"


mama dan papa Intan segera menemui ruangan dokter yang menangani Intan


" dengan keluarga pasien?" tanya Sang Dokter


" iya dok,kami orang tua nya, bagaimana keadaan anak kami dok?"


" saya curiga ada sesuatu yang tumbuh di dinding rahim pasien ntah itu mioma atau kista,saat ini saya hanya bisa menarik kesimpulan dari penjelasan pasien, saat haid terasa nyeri di pinggul nya,dan sewaktu buang air kecil terasa panas...untuk mengetahui lebih lanjut pasien harus di periksa dengan melakukan USG transvaginal karena prosedur tersebut dapat mengetahui secara detail apa yang sedang di alami pasien..." jelas Sang Dokter


" tapi anak saya belum menikah dok,apa tidak ada cara lain?" tanya Papa Intan


" hanya itu cara tercepat mengetahui penyakit nya dan segera memberikan penanganan yang tepat..jika yang tumbuh di dinding rahim pasien tumor jinak maka harus segera di tangani,jika tidak akan berakibat fatal" jelas Sang dokter lagi


" Tapi anak saya masih bisa hamil dok?" tanya Mama Intan


" kalau soal itu semua kekuasaan tuhan buk,kita hanya berdo'a pada nya,semoga semuanya bejalan lancar"


" baiklah boleh kami merundingkan terlebih dahulu"


" silahkan,untuk saat ini pasien sudah di beri pereda nyeri" jelas sang dokter


mama dan papa Intan keluar dari ruangan dengan saling berpandangan....

__ADS_1


__ADS_2