Sahabatku Anak Ku

Sahabatku Anak Ku
kecemburuan Arini


__ADS_3

ceklek....


pintu kamar terbuka, Bagas melihat Daffa sudah tertidur di box bayinya...


Arini masih belum mengenakan baju,hanya bra nya yang sudah terkait,Arini mondar-mandir si kamar menyusun baju kotor mereka sepulang dari hotel


"Yank...." panggil Bagas lirih


" sayang...kamu kenapa manyun gitu?" tanya Bagas pelan takut membangun kan Daffa


" tidak ada hanya masih kesal saja,ada orang yang berani bermesraan di kantor padahal mereka bukan muhrim"Sindir Arini


" siapa yank? biar aku pecat" jawab Bagas polos yang memang tidak tau kalau dirinya yang di bicarakan Arini


" ck... kura-kura dalam perahu"ujar Arini


" kalau jatuh tenggelam yank kura-kura nya" jawab Bagas lagi tanpa dosa


" iih.......aku tidak lagi bercanda pih" kesal Arini


" aku juga tidak lagi bercanda,aku serius nanya yank" ucap Bagas


Arini berdiri mendekati Bagas,dan mendorong tubuh suaminya ini keatas Kasur,,Arini menaiki Bagas dan ******* bibir suaminya rakus,baru kali ini selama pernikahan mereka Arini bersikap Agresif,Bagas yang melihat Arini bermain Aktif tidak tinggal diam di balas nya ******* Arini,Arini membuka baju suaminya dan membuka bawahannya..


kini sepasang suami istri itu polos tanpa sehelai benang pun


" katakan ....mana yang cantik aku dari pada dia??" tanya Arini membelai pipi Bagas


" kamu....."jawab Bagas gugup padahal dia tidak tau Arini membandingkan dengan siapa


" mana seksi aku dari pada dia.." lanjut Arini

__ADS_1


" kamu..." jawab Bagas cepat


"mana pantas aku atau dirinya untuk mu"


" kamu lah" jawab Bagas lagi


" kamu suka bermain dengan ku atau dia" tanya Arini dengan menggesekkan bagian bawahnya di milik Bagas membuat Bagas mengerang menahan nikmat...


Bagas mulai mengerti Arah pembicaraan Arini,akal sehatnya masih berfungsi dengan baik,saat ini Istrinya sedang cemburu pada Karin


" kamu lah yank.....tidak akan ada yang pernah bisa menandingi mu" puji Bagas membuat Arini tersenyum


" kenapa dia bilang kalian masih sering bermesraan,saat sudah bercerai,atau jangan-jangan saat kita sudah berpacaran kamu masih bermesraan dengan nya" todong Arini


Kini Bagas membalikkan tubuh Arini,dia yang mengambil alih permainan karena Arini terlalu banyak pertanyaan sedangkan Nafsu nya sudah di ubun-ubun


" nanti aku jawab,, selesai kan dulu permainan kita, salah sendiri kenapa membangunkan singa yang sedang tertidur" Bagas mencium seluruh wajah Arini dan menjilat nya membuat Arini mendesah pelan


" Sayang...aku sudah tidak kuat,masuk ya" ucap Bagas segera memasuki Goa kesayangan nya ini,,desahan pelan saling bersahutan di kamar mereka,,pagi ini menjadi pagi yang menyenangkan bagi Bagas karena kecemburuan Arini membuat kesejahteraan bagi Boy nya...


" sudah pih,,aku lelah" keluh Arini


" siapa yang memulai?aku hanya meneruskan" jawab Bagas santai


"tapi aku suka kamu yang tadi yank,sangat Agresif" bisik Bagas memeluk Arini dan mencium pucuk kepala nya


Arini menimpuk Bagas dengan bantal karena dia benar-benar malu pada kelakuan nya tadi, bisa-bisa nya sampai seagresif itu


" jangan malu,,,aku suamimu yank,,apapun yang ada di dirimu adalah punya ku,jadi agresif dengan suami sendiri tidak masalah" ucap Bagas memeluk Arini


" sudah aku mau mandi" Arini malu terus menerus Bagas membahas nya

__ADS_1


" yank,,ikut" ucap Bagas yang ikut langkah kaki Arini kedalam kamar Mandi


Bagas menggosok punggung Arini dengan sabun, bermain-main disana,telunjuk tangan nya terus menulis kata I Love you dengan busa sabun...


" yank,,apa yang di katakan Karin sampai kamu semarah itu?" tanya Bagas saat melihat mood Arini sudah mulai membaik


" dia bilang kalian sering bermesraan di kantor,padahal kalian sudah bercerai" jujur Arini


" apa???" ucap Bagas kaget


" jangan sok kaget pih,jujur saja kapan kamu melakukan nya,apa saat aku memergoki mu saat di kantor dulu?" tanya Arini


" sembarang saja kalau nuduh" ujar Bagas sambil meremas satu gundukan kembar Arini


" aw....sakit pih" rengek Arini


" tambah besar ya yank" tunjuk Bagas pada dada Arini


" jangan mengalihkan pembicaraan,jawab" desak Arini


" jangan kan sudah bercerai saat menikah saja aku tidak pernah bermesraan dengan nya" tukas Bagas


" alah...hoax kalau nggak pernah bermesraan mana mungkin ada Naura"


" itu hanya saat malam pertama yank bisa dihitung setelah itu,saat Naura lahir tidak pernah lagi" protes Bagas yang tidak terima dengan tuduhan Arini


" berbeda dengan mu,tiap hari aku ingin melakukan nya,melihat mu setengah telanjang saja aku sudah kepanasan,apalagi saat telanjang semua,sudah siap siaga,,lihat ini" tunjuk Bagas pada Si boy nya yang sudah mengeras


" sudah pih,nanti Daffa bangun,nggak ada puas-puasnya" omel Arini segera menyelesaikan mandinya dan membalut tubuh nya dengan Handuk


" yank... selesai kan dulu" rengek Bagas

__ADS_1


" kali ini selesainya sendiri pih,pinggangku rasa mau patah,nanti encok baru tau rasa" gerutu Arini segera keluar dari kamar mandi


bisa-bisa nya suaminya ini punya tenaga extra,sedangkan diri nya sudah serasa remuk..


__ADS_2