Sahabatku Anak Ku

Sahabatku Anak Ku
bertemu Karin


__ADS_3

tidak terasa satu bulan berlalu,lusa adalah hari wisuda Arkan,,hari ini Naura sibuk mencari gaun untuk mendampingi Arkan di hari bahagianya, tiba-tiba ponsel Naura berbunyi


" mami.....ada apa dia menelepon ku" gumam Naura pelan saat melihat layar ponselnya


Saat ini Naura di temani oleh Tami berkeliling mall


"assalamu'alaikum mi,," ucap Naura sopan


" waalaikumsalam,,kamu di mana ra?" tanya Karin


" aku sedang di mall xx mi, sedang membeli gaun untuk acara wisuda Arkan" jawab Naura jujur


" dengan siapa?" tanya Karin ingin memastikan Naura tidak bersama Arini


" Tami mi,,"


" kalau sudah selesai temui mami di kafe makanan jepang di lantai dua,mami menunggu mu di sana" ucap Karin yang memang sering datang ke kafe tersebut

__ADS_1


berselang waktu setengah jam Naura mendatangi mami nya ke lokasi yang sudah di sebutkan Karin


" beb,, temenin gue ya," pinta Naura pada Tami dan di angguki oleh Tami


" dari tadi nunggu nya mi?" tanya Naura yang baru datang langsung memeluk Karin


" baru juga,tadi kebetulan mami lagi berada dekat mall ini,kangen kamu jadi nya mengajak bertemu,sudah selesai belanjanya?" tanya Karin


" sudah,hanya mencari satu gaun saja" jawab Naura santai


"apa kabar mu sayang?" tanya Karin lembut memegang tangan Naura


"baik..mami dengar kamu akan menikah setelah Arkan wisuda" ucap Karin langsung


" dari mana mami tau?"


" ibu tirimu? dia yang menceritakan pada mami tempo hari saat mami ke kantor papi mu" ucap Karin berbohong

__ADS_1


" kenapa mami ke kantor papi?" tanya Naura penuh selidik


"ibu tiri mu yang meminta mami datang,dia ingin mami mengurus semua keperluan mu menikah,mungkin dia tidak ingin di repot kan,apa lagi kamu hanya anak sambungnya,Arini perempuan yang cerdik,dia ingin menguasai papi mu,semua keuangan papi mu di kuasai nya,kini saat kamu ingin menikah dia mengembalikan mu pada mami" jelas Karin dengan wajah di buat memelas


" kamu tau sendiri kan kehidupan mami saat ini sedang sulit,bukan mami tidak ingin membantu pernikahan mu,tetapi mami rasa papi mu cukup banyak uang untuk membuat acara mewah,karena saat ini uangnya di kuasai Arini dia mengajak mami untuk diskusi masalah dana,tolong sedikit kasihani mami ra,,minta lah uang dengan papi mu lalu berikan pada mami agar mami tidak terlalu rendah di mata Arini" ucap Karin memohon


Tami yang mendengar kan nya tidak langsung percaya,dia cukup lama mengenal Arini,Arini bukan perempuan sejahat itu,dan juga bukan perempuan matre yang hanya memikirkan materi


" ra...percaya pada mami,tidak ada seorang ibu kandung yang tega menyakiti anak nya,Arini hanya sahabat mu,dia masih terllau belia untuk memikirkan nasib mu ra,hanya mami ibu yang mengerti dirimu, kesusahan mu,selama ini mami tidak dekat padamu karena keluarga papi mu membenci mami,mami menyayangi mu ra" ujar Karin menitikkan air mata buaya nya


" mi,, jangan menangis di sini,malu di lihat orang,ini tempat umun mi" ucap Naura yang bingung melihat mami nya menangis


" saat ini mami pulang dulu,jika sudah di tetapkan tanggalnya aku menikah dengan Arkan aku akan beritahu mami,jangan terlalu di pikirkan mi,semua nya akan baik-baik saja" Naura berusaha menenangkan Karin


" baiklah,mami pulang dulu ya sayang,jangan lupa hubungi mami untuk kabar bahagia mu" Karin mencium kedua pipi Naura dan segera meninggalkan kafe


" beb..lapar?" tanya Naura pada Tami

__ADS_1


" nggak,,yuk langsung pulang" ajak Tami dan diangguki Naura


__ADS_2