Sahabatku Anak Ku

Sahabatku Anak Ku
Raka Mahendra


__ADS_3

Ruang perawatan Naura heboh karena menyambut cucu pertama mereka,,


" tidak menyangka usia segini aku sudah jadi oma" ucap Arini terkekeh menggendong cucu pertama nya


" oma sudah jadi puyang" sahut Naura masih terbaring di ranjangnya


" kamu nggak malu sama cucu bun mau punya anak lagi" goda Bagas


" tidak masalah pih,,biar dia ada temen nya,siapa nama nya Ra?" tanya Arini menatap Naura dan Arkan bergantian


"Raka Mahendra bun" jawab Arkan


" berarti Daffa sudah jadi om ya pih, hahaha nggak terasa aku sudah semakin tua,cepet besar ya sayang biar main sama om Daffa" tawa Arini sambil mencium baby Raka


" bun,,gantian gendong....aku kan juga mau belajar jadi mama nanti nya" pinta Tami memelas


" hey.....jangan melangkahi yang tua...om dan tante dulu yang gendong " ujar Bram membuat Intan menunduk malu


" yank,ambil.....biar belajar gendong baby,soalnya bentar lagi mau eksekusi buat nya" ujar Bram tanpa malu


" mas....." tegur Intan mencubit lengan Bram


" sudah ntan...nggak masalah,si Bram sudah kebelet punya anak,nanti program sama-sama dengan kita" sahut Bagas

__ADS_1


" ini tante...ini di gendong dulu" Arini memberikan Raka ke pangkuan Intan


" wah....wah....memang enak nikah sama yang lebih tua,nggak bisa ngelawan... selalu bawa-bawa umur" sindir Tami


" kenapa beb,,mau cari yang tua juga?" Ucap Rangga sedikit melotot


" mata nya biasa aja Say,,tenang belum minat dengan duda" elak Tami cepat


" hey....jangan salah..justru yang duda lebih enak" protes Arini tidak terima kalau bawa-bawa status


" iya apa bun? kok aku belum ngerasain" ucap Intan polos


" hahahaha......." tawa Bagas pecah di dalam ruangan di ikuti dengan yang lain nya..


" sudah... sudah....jangan terus menggoda pengantin baru" ucap Oma masih menahan tawa nya


" kelewat polos nih bocah" tunjuk Tami


" bukan dia yang kelewat polos tapi kamu yang kelewat ngerti Tam" timpal Naura


tak terasa hari pun sudah beranjak malam...mereka semua pamit karena dari tadi belum ada yang mengganti pakaian nya,masih mengenakan baju pesta...


"kami pamit dulu ya ra,selamat untuk kelahiran cucu pertama Adtmaja dan Mahendra,tadi papa mu telpon Kan,nanti mereka akan kesini menemani kalian malam ini" ucap Bram pamit

__ADS_1


" ayo bun,kita juga pulang kasihan Daffa di rumah" ajak Bagas


" oma malam ini menginap di sini ya,temani Naura" lanjut Bagas


" iya,tanpa di minta pun aku akan menemani cicit ku di sini" jawab Oma


" kami juga pulang ya Ra sudah malam" pamit Tami


" langsung pulang tam,jangan keluyuran lagi" ingat Bagas, walaupun Bagas menikah dengan Arini tetapi Tami dan Intan sudah di anggap nya seperti anak sendiri,selalu berusaha mengingat kan mereka...


" siap pih....." ucap Tami mengangkat tangan nya hormat


" terimakasih ya semua nya" ujar Naura


akhirnya semua bubar dari ruang perawatan Naura


***


" yank...pulang kemana?" tanya Bram saat mereka sudah di mobil


" malam ini kerumah mama dulu ya mas,soalnya aku belum beres-beres pakaian,dan perlengkapan lainnya" jawab Intan


" oke,,tapi nggak usah di bawa semua yank baju nya,nanti beli lagi saja, sebagian tinggalkan di sana mana tau kita akan sering menginap di rumah orang tua mu" ucap Bram sambil fokus mengendarai mobil nya

__ADS_1


Intan membalas dengan tersenyum mengangguk......


__ADS_2