
hari ini Arkan pulang pukul delapan malam,Naura sedang berbaring di dalam kamar sambil memainkan ponselnya,,,
" belum tidur yank?" tanya Arkan
" belum,tumben pulang cepat by" Naura mendekat kearah Arkan dan langsung memeluk nya
Naura sedikit mengendus baju Arkan memastikan masih ada tidaknya tertinggal bau parfum seperti kemarin..
" aku bersih-bersih dulu yank,banyak debu dari luar sana" ucap Arkan langsung masuk ke dalam kamar mandi
" seperti nya tidak ada bau aneh malam ini" gumam Naura berjalan kearah lemari baju untuk mengambil baju ganti Arkan
tetapi tiba-tiba ponsel Arkan berbunyi tertera nama Sinta di layar nya
" deg"
" Sinta siapa ?apa mantan Arkan dulu? " pikir Naura
sekelebat pikiran negatif menghantui Naura
Naura mengambil ponsel Arkan dan mengangkat nya
__ADS_1
" kamu di mana Kan? kenapa tidak kemari?"ucap suara di seberang sana
" aku mau kamu sekarang kemari,kalau tidak aku yang kesana...!!!" belum sempat Naura menjawab ponsel nya sudah di matikan
Naura mencoba menghubungi kembali tetapi tidak kunjung di angkat..
" kenapa Sinta menghubungi Arkan? apa mereka masih sering berhubungan di belakang ku,apa Arkan mengkhianati ku,dan parfum kemarin,apa parfum Sinta" gumam Naura
" aku tidak boleh gegabah, harus mencari tau dulu kebenaran nya"
Naura meletakkan lagi ponsel Arkan di atas Nakas dan kembali pura-pura berbaring di atas tempat tidur
Arkan keluar dari kamar mandi
" itu" tunjuk Naura di ujung ranjang
" kamu sudah makan?" tanya Arkan mengusap kepala Naura
" sudah,, seperti nya aku mengantuk by ingin tidur" alasan Naura
" ya sudah,,aku makan dulu kalau kamu lelah istirahat saja yank,tidak usah menemani ku" Arkan mencium kening Naura lalu meraih ponselnya dan keluar dari kamar
__ADS_1
Naura melirik sekilas,tidak biasanya Arkan selalu membawa Ponselnya kemana pergi,Naura semakin curiga ada apa antara Sinta dan Arkan
" apa lagi ini Tuhan,,di saat aku ingin menikmati menjadi seorang istri kenapa harus ada cobaan seperti ini" batin Naura
Naura merasa penasaran dengan Arkan diam-diam Naura mengintip Arkan dari pintu kamar
terdengar suara ponsel Arkan berbunyi dan Arkan segera mengangkat nya
" iya...aku tidak bisa,,ini sudah malam,kasihan Naura di rumah sendirian" ucap arkan pelan
" iya,,aku pasti tanggung jawab,tidak akan lari tetapi jangan seperti ini,aku takut Naura curiga jika terus mendatangi mu...." ujar Arkan lagi
"tunggu lah sebentar lagi,saat Naura tidur aku kesana" Arkan lalu menutup ponselnya
Naura menutup mulutnya dengan kedua tangan nya dia tidak menyangka kalau Arkan berani bermain api dibelakangnya
Naura masuk kembali kedalam kamar dan pura-pura tidur,dia ingin melihat apakah Arkan benar-benar meninggalkan nya,,
Arkan masuk kedalam kamar dan melihat Naura sudah tertidur pulas,,diraih nya kunci mobil lalu pergi meninggalkan Naura sendiri di apartemen...
Naura bangun dan menangis,,
__ADS_1
" kenapa kamu menikahi ku kalau cuma untuk menyakiti ku,kenapa kamu tega Arkan,apa kurang nya aku di matamu sehingga baru sebulan pernikahan kita kamu mengkhianati ku" pekik Naura histeris
ingin rasanya pergi dari apartemen Arkan tetapi Naura masih memiliki akal sehat karena hari sudah pukul 10 malam, akhirnya Naura lebih memilih untuk tidur dan memikirkan bagaimana cara membalas Arkan...