Sahabatku Anak Ku

Sahabatku Anak Ku
meeting yang tertunda


__ADS_3

" silahkan masuk nona" ucap Anita dari luar yang telah menunggu klien mereka


Perempuan cantik itu masuk kedalam ruangan Bagas..


Aska memperhatikan nya dari ujung kepala sampai kaki tanpa berkedip


" perkenalkan saya Sarah perwakilan dari perumahan mekar" ujar Perempuan itu memperkenalkan diri dengan gaya nya yang centil membuat Aska tambah kepanasan


" bos,,kenapa ruangan ini gerah sekali" bisik Aska pada Bagas


" bukan ruangan ini yang panas tetapi Hati mu yang panas,perlu aku Rukiyah" balas Bagas kesal


" kenapa anda yang menjadi perwakilan nya nona,bukan kah pak Rizal mengatakan akan datang sendiri?" tanya Bagas dengan menatap pada Aska yang terlihat Gusar


Bagaimana tidak gusar perempuan ini memakai pakaian yang super ketat mengekspose paha mulus nya dan menampakkan gunung kembarnya yang akan meloncat keluar,duduk mereka pun berhadapan langsung pada Sarah,,Bagas sudah berusaha membuang muka, dengan menatap pada Aska dan Anita secara bergantian..

__ADS_1


" beliau sedang ada urusan mendadak di Surabaya pagi ini pak,jadi saya yang ditugaskan kemari" jawab Sarah dengan nada yang di buat-buat


" Aska tolong selesai Meeting ini,saya harus menyelesaikan meeting saya yang tertunda tadi" Ucap Bagas menepuk pundak Aska yang dari tadi melamun,Bagas segera meninggalkan ruangan nya untuk pulang menemui istrinya


" tapi bagaimana keputusan nya bos?" tanya Aska cepat sebelum Bagas meninggalkan ruangan


Bagas tidak menjawab dia terus berjalan keluar sambil mengetik sesuatu di ponselnya


ponsel Anita bergetar menandakan pesan masuk...


" kenapa harus pak Rizal,saya juga bisa" jawab Sarah ketus


" jika anda yang ingin menjelaskan nya tolong berpakaian yang sepantasnya,disini kantor bukan klub malam" Anita berbicara ketus


" apa hak Anda mengomentari pakaian saya,anda di sini sebagai pekerja bukan pemilik perusahaan,pak Bagas saja tidak keberatan dengan pakaian yang saya kenakan" Sarah berbicara tak kalah ketusnya

__ADS_1


" silahkan anda keluar dari ruangan ini,jika masih berkenan melanjutkan kerja sama nya tolong berpakaian yang pantas,tidak kekurangan bahan seperti ini" Anita berbicara sopan tetapi dalam mode mengusir


" lancang sekali kamu mengusir saya,kamu pasti akan menyesal,,pak Bagas pasti akan memecat mu" Sarah menghentakkan kaki nya lalu keluar dari ruangan Bagas


Aska yang melihat perdebatan dua wanita ini hanya melongo tanpa bisa menghentikan nya


" kenapa kamu berbicara seperti itu Nit,nanti Bos marah, perempuan sebening itu di sia-sia kan" ucap Aska


" justru kalau tidak di usir yang akan membuat bos marah,karena takut ketahuan oleh ibu bos,jadi dia memerintah kan ku mengusir perempuan itu" jawab Anita ketus


" kok Kamu jadi jutek ke aku Nit? dan kenapa bos tidak menghubungi ku?" tanya Aska heran


" kamu tidak bisa melihat sesuatu yang mulus sedikit saja,pantas saja bos tidak menghubungi mu,karena tau pasti kau tidak akan mau mengusir nya malah lebih suka memandangnya" ucap Anita keluar dari ruangan Bagas


" bos memang bisa membaca pikiran ku,mana tega mengusir wanita bening seperti Sarah,bos mah enak,lihat yang bening-bening langsung merinding, pulang-pulang cari istri,lah gue lihat yang bening-bening pulang-pulang jadi pusing...nasib-nasib....." gumam Aska menggelengkan kepala nya

__ADS_1


__ADS_2