Sahabatku Anak Ku

Sahabatku Anak Ku
main yuk


__ADS_3

yang belum 18+ di skip ya Author tidak mau tanggung jawab,,,


sengaja nulisnya malam biar yang mau praktek langsung bisa,kalau siang takut puasanya pada batal....hehehehe


***


selesai acara resepsi nya kedua pengantin baru ini memasuki kamar pengantin yang sudah di sediakan pihak hotel,,


Oma juga menginap di hotel yang sama karena hari sudah malam untuk pulang sangat melelehkan bagi wanita paruh baya ini


begitu juga dengan Arini dan Bagas yang memilih menginap di hotel yang sama...


Arkan masuk kedalam kamar dengan menuntun Naura yang merasa sakit bagian tumit nya


" lecet by?" tanya Naura saat Arkan memeriksa kaki nya


" sedikit,rendam pakai air hangat dulu ya,biar jangan kram" ucap Arkan


" nggak usah by,aku langsung mandi saja berendam di bathtub,,badan ku pegal semua" ujar Naura hendak berdiri


Arkan membantu membuka kan gaun Naura terlihat punggung mulus Naura,di usap nya pelan


" biar aku yang melanjutkan" ujar Naura malu berlari ke kamar mandi


berbeda dengan pasangan pengantin lama di sebelah, setelah sholat isya Bagas memindahkan Daffa berbaring di pinggir agar dia lebih leluasa memeluk Arini

__ADS_1


" yank...." panggil Bagas lirih mencium tengkuk Arini


" hmmmm" jawab Arini berdehem


" main yuk...!!!" ajak Bagas


" main apa malam-malam begini?"tanya Arini yang belum konek sempurna karena tidak biasa-biasa nya suaminya ini memakai kata kiasan saat meminta jatah


" ya,,maik kuda-kuda an lah" jawab Bagas enteng


" ha.....nggak capek kamu pih,,Naura yang malam pertama kamu yang heboh " ujar Arini


" ayolah yank,,sayang sudah nginap di hotel tidak di pergunakan dengan baik,dulu waktu aku mengajak kamu honeymoon kamu menolaknya, sekarang sudah ada Daffa makin susah berduaan" protes Bagas


" ini anak mu pih,,dan lagi aku juga tidak tertarik untuk honeymoon,yang ada hanya akan di kurung di kamar saja,apa bedanya dengan di rumah,yang di lakukan juga pasti itu-itu saja" cebik Arini


" jangan keras-keras pih,nanti Daffa bangun,kamu juga yang susah, tidak bisa malam besok saja pih" ucap Arini mencoba bernegosiasi


" mana bisa yang,ini si boy susah sesak di bawah sini,minta dikeluarkan sekarang masa' nunggu malam besok" rengek Bagas menuntun tangan Arini kebawah sana


Arini hanya menggelengkan kepala melihat tingkah suaminya ini


" kalau begitu kita pindah di sofa saja sayang agar Daffa tidak merasa gempa malam ini" Bagas segera mengangkat tubuh Arini dan membaringkan nya si sofa,satu persatu kancing Piama Arini di buka oleh Bagas dan membuangnya kesembarang Arah,Bagas tersenyum saat melihat gunung kembar Arini yang menantang,di lumatnya rakus bibir Arini, seluruh jengkal tubuh Arini tidak ada yang terlewati oleh Bagas..


" pih,,jangan si buat merah,malu...masa' Naura yang menikah aku yang penuh tanda merah" ingat Arini saat Bagas menghisap leher nya

__ADS_1


Bagas beralih kebawah,di hisapnya pelan squishy kesukaan nya ini dan meninggalkan jejak merah,Arini melenguh seksi akibat perbuatannya suaminya ini,harus diakuinya semakin tua Bagas semakin lihat bermain di ranjang,bahkan tenaga nya tidak pernah lelah..


Arini meremas kuat rambut Bagas,saat Bagas sedikit menggigit gemas ****** Arini..


Arini meliuk an tubuhnya merasa kan sensasi panas dingin yang di ciptakan Bagas..


" kamu sangat indah sayang" ucap Bagas yang sangat bergairah melihat liukan tubuh Arini,,tanpa aba-aba bagas menarik CD arini dan segera memasuki intinya


" ahhhh" desahan keluar dari bibir Arini saat milik bagas tertancap sempurna


"eh..hmmmm" Bagas berusaha mati-matian menahan desahannya agar tidak membangunkan Daffa tetapi rasa nikmat yang di rasanya tidak bisa di pungkiri oleh Bagas,begitu juga Arini..


Arini yang melihat bagas merem melek diatas nya segera menarik leher Bagas dan ******* bibir suaminya ini


" sayang,,kamu sudah pintar ya" ujar Bagas di sela permainan mereka


Arini tersenyum malu dan mengalungkan tangan nya di leher Bagas,,


Cup


satu kecupan di layangkan Bagas di kening Arini saat mendapat pelepasan nya...


Bagas masih betah di atas tubuh Arini


" pih,,sana...aku mau bersih-bersih dulu,nanti keburu Daffa bagun,badan ku sudah lengket semua karena mu" omel Arini

__ADS_1


" tetapi kamu suka kan yank,tadi saja kamu sangat menikmati nya" Bagas bangkit dari tubuh Arini


" sudah..jangan di bahas,kita sama-sama menikmati nya" ucap Arini malu dan berjalan ke kamar mandi


__ADS_2