
beberapa bulan kemudian.....
" kak...." pekik Tami keras
" kenapa yank..." tanya Vino mendekat pada Tami
" ketuban ku pecah.... perut ku sudah mulai mulas kak" ucap Tami melemah
Vino panik,,karena ini kali pertama nya menghadapi istri saat melahirkan
Vino menulis pesan di grup keluar mereka
"Tami mau melahirkan" tulis Vino singkat dan padat langsung ke intinya
semua membuka pesan Vino dan segera keluar dari rumah mereka...
Intan meninggal kan Kembar D pada pengasuh mereka,begitu juga dengan Arini menitipkan Daffa dan Bianca pada Oma serta pengasuh nya...
Arkan yang sedang berada di kamar mandi di kejutkan dengan pekikan Naura
" by....by" pekik Naura
" kenapa yank,mau mandi bersama??" tanya Arkan membuka pintu kamar mandi dan melihat kan tubuh polosnya yang masih di penuhi sabun pada Naura
__ADS_1
" pikiran mu by nggak jauh-jauh dari itu" kesal Naura
" terus kenapa?? biasanya kalau kamu teriak-teriak minta buka pintu berarti mau mandi bersama" goda Arkan menarikan satu alis nya
" bukan.....Tami mau melahirkan,,kak Vino baru mengirimkan pesan di wa grup Keluarga" jelas Naura
" terus sekarang di mana yank?" tanya Arkan serius
" itu yang aku belum tau,cepat selesai kan mandi mu,aku titip Raka pada bibi,bajumu aku letakan di atas kasur by, segera turun setelah mandi" ucap Naura
" iya..." sahut Arkan patuh
dulu Arini,Intan,Naura dan Tami sempat berjanji jika salah satu di antara mereka melahirkan semua harus ada... persahabatan mereka tidak bisa di ukur dengan apapun dan tak bisa di bayar berapa pun,saat senang mereka tak menuntut harus ada tetapi saat susah harus selalu ada untuk Sahabat....
****
" bun...sudah lahiran?" tanya Naura yang baru datang
" lagi di dalam kabar bersalin" sahut Arini
Arini,Bagas,Intan dan Bram duduk di satu kursi panjang yang sama...
Mama Tami yang baru datang pun ikut duduk bersama Mama Intan yang sudah menunggu di rumah sakit karena di hubungi oleh Intan...
__ADS_1
mereka semua berdo'a untuk keselamatan Tami...
" kembar kamu tinggal di rumah Ntan?" tanya Mama nya
" iya ma,,untung pagi tadi aku sudah peras Asi dan menaruh beberapa stock di kulkas,jadi saat mendapat kabar Tami melahirkan langsung bisa pergi membawa nya kerumah sakit" ucap Intan
Asi intan memang selalu berlebihan karena selain mengkonsumsi makanan yang sehat Intan melakukan pijatan pada payud*ra nya dan rutin membersihkan put*ng serta mengompres nya...
Intan banyak belajar dari artikel merawat bayi kembar dan kebutuhan Nutrisi mereka,jadi sebisa mungkin Intan mempraktekkan nya agar bayi kembar nya tidak kekurangan asupan makanan...
" Oma tidak ikut Rin?" tanya Mama Tami
" nggak ma,,lagi jagain Daffa, sekarang sudah mulai aktif Daffa nya,jadi harus ketat memperhatikan nya" sahut Arini
" kenapa kalian lama sampainya Ra?" tanya Bagas pada Naura
" nunggu papa nya Raka mandi dulu pi" jawab Naura
mereka harap-harap cemas menunggu kabar dari dalam kamar Bersalin karena belum juga ada tanda-tanda suara bayi Tami lahir...
mama Tami meremas tangan nya sendiri,ingin menemani anak semata wayangnya nya itu bertaruh nyawa tetapi tidak di izinkan oleh dokter,hanya suami yang boleh menemani takut mengganggu konsentrasi...
" sabar ya mbak...semoga Tami dan cucu kita selamat" ucap mama Intan pelan dan diangguki mama Tami..
__ADS_1