
pagi ini semua lelaki sudah di sibukkan dengan aktivitas mereka yang hendak kekantor...
" bun,,nanti siang ke kantor ya?" pinta Bagas
" kenapa pih?"
" menemani ku bun,sejak kelahiran Bianca kamu sering melupakan tugas mu"
" seperti nya semua sudah aku lakukan pih" sanggah Arini
" menyuapi bayi besar mu ini,kamu sudah jarang ke kantor,aku jadi sedikit merasa terabaikan"
" hahaha....kita sudah punya tiga anak pih,, membuat ku sedikit kerepotan" ucap Arini membelai lembut pipi suami nya ini
Bagas mengecup seluruh wajah Arini...
" ayo keluar... sarapan" ucap Arini menyudahi ciuman suaminya,kalau di biarkan bisa-bisa Bagas enggan ke kantor padahal banyak pekerjaan yang menunggu nya
" sebentar lagi bun" rengek Bagas yang belum puas...
" ini sudah jam berapa pih,,ayo...!!" seru Arini menarik tangan Bagas keluar kamar
di meja makan sudah ada Oma dan Daffa yang sedang sarapan, sedang kan Bianca masih di kamar belum bangun...
setelah sarapan Bagas segera berangkat ke kantor....
__ADS_1
***
" mas..aku kerumah kak Vino siang ini,kasihan Vita yang di tinggal dari kemaren" ucap intan saat memasangkan dasi suaminya
" jangan memakai alasan Vita Nyonya,bilang saja mau ngerumpi kan" tebak Bram mencubit gemas pipi Intan
Intan yang merasa tertangkap basah hanya tersenyum menampakkan deretan gigi putih nya..
" sebelum mas pulang kami sudah di rumah yank,, jangan terlalu lama..." ucap Bram sambil menyesap teh nya..
" siap bos" jawab Intan cepat
hari ini dia ingin bertemu keponakan tersayang nya,tak sepenuhnya Intan berbohong ingin bertemu Vita,tapi di sela pertemuan pasti akan ada saja ghibah kecil....
***
Arkan saat ini sedang sibuk-sibuknya di kantor karen papa nya berencana pensiun dan Arkan lah yang akan memegang kendali perusahaan keluarga nya,,sudah dapat di pastikan oleh Arkan waktunya bersama istri dan Anak nya akan semakin berkurang,makanya Arkan gencar meminta Naura hamil sekarang,biar Naura tak merasa kesepian nantinya..
***
siang ini Intan dan Naura yang memang sudah janjian bertamu ke rumah Tami...
" mana Bunda?" tanya Tami
" biasa,,bayi besar nya sedang tak ingin di tinggal,,,jadi dia ke kantor papi" jawab Naura
__ADS_1
" ckk..nggak seru kalau kurang personil" ucap Intan sedang menggendong Daniel sedangkan Denis di gendong pengasuh nya
" Vita mana?" tanya Intan yang tak melihat keponakan cantik nya
"lagi tidur dengan pengasuh nya"
"abang Raka main dulu sama kembar D ya,, nanti dedek Vita bangun baru main bersama" ucap Naura membujuk putra nya itu,karena kalau kerumah Tami pasti Vita yang di cari oleh Raka
"Kirana beneran hamil ra?" tanya Intan
" iya Tante semalam aku chatt dia katanya lagi mabuk parah...rencana besok aku mau lihat dia, mungkin ada yang dia inginkan,kalau sedang mabuk parah begini pasti ada saja yang di inginkan ibu hamil,,aku takut dia tak berani minta pada Rangga atau mertua nya..."
" wah...nambah lagi anggota kita ya,,semoga perempuan ya...mana tau bisa ku culik" ucap Intan terkekeh
" kalau mau anak perempuan buat sendiri ntan,lebih enak tiap hari bisa di dandani" ujar Tami
" mas Bram nggak mau beb,kata nya cukup dua ini saja,,takut terjadi apa-apa pada ku"
" segitu takut nya dia kamu menderita" Sindir Tami
obrolan ketiga perempuan cantik itu terhenti ketika anak mereka merasakan lapar...
Rutinitas berkumpul ini sudah jadi menu utama di keseharian mereka,apalagi rumah Mereka berdekatan seperti ini membuat setiap harinya ada saja bahan yang menjadi gosip mereka,tetapi mereka bergosip tidak pernah menjatuhkan sahabat nya,,hanya tentang diri mereka saja....
kalau pesan Arini menggosip tidak perlu harus memburuk kan seseorang, dengan membicarakan kebaikan seseorang juga bisa membuat diri kita terhibur karena bisa di jadikan contoh dalam keseharian kita...
__ADS_1