Sahabatku Anak Ku

Sahabatku Anak Ku
Mantan lagi


__ADS_3

siang ini Intan sengaja datang ke kantor suaminya untuk makan siang bersama sesuai dengan yang di sarankan Arini...


" maaf...bisa saya bertemu dengan pak Bram?" tanya Intan pada perempuan yang duduk di depan ruangan suaminya


" maaf buk,pak Bram nya sedang ada tamu penting,apa ibu sudah ada janji?" tanya nya sopan karena memang tidak mengetahui kalau Intan istri bos nya


" belum,,kalau begitu saya tunggu di sini saja mbak sampai tamu nya keluar" ucap Intan berdiri di depan meja perempuan tersebut


" kalau ibu belum ada janji kembali besok saja bu,karena siang ini pak Bram masih ada meeting lagi setelah makan siang" jelas nya


" tidak...saya tunggu di sini saja" kekeh Intan


intan memang sengaja tak menyebutkan kalau dia istri Bram karena takut di sangka berbohong karena pernikahan mereka belum ada yang mengetahui


cukup lama Intan menunggu tapi tamu Bram tak kunjung keluar..


" kalau memang penting kembali besok daja bu, sebentar lagi jam makan siang,kasihan kalau ibu menunggu pak Bram selesai makan siang" saran Perempuan tersebut karena melihat Intan sedikit pucat


saat Intan berdiri pintu ruangan Bram terbuka,Bram menoleh pada perempuan cantik yang mengenakan dress motif bunga-bunga itu...


" sayang...." ucap Bram berjalan kearah Intan dan memeluknya


sekretaris Bram ternganga mendengar bos nya memanggil sayang,untung dia bersikap sopan..


" kenapa tidak langsung masuk saja"


" kamu lagi ada tamu penting"sahut Intan


" maaf pak Bram saya pamit dulu" ujar Rekan bisnis Bram pamit fan diangguki oleh Bram


" sudah lama kamu datang nya yank? " tanya Bram membawa Intan masuk kedalam ruangan nya


" tidak juga,,aku hanya ingin menemani mu makan siang mas"

__ADS_1


" kamu mau makan di mana?" tanya Bram sambil melirik jam tangannya


" kamu masih ada meeting penting?" tanya balik Intan


" nggak masalah yank bisa aku undur untuk kamu" peluk Bram mesra pada istrinya ini


" mas,,aku mau di restoran simpang jalan ini,di sana ada gurami bakar mas,aku pengen makan itu" ujar Intan manja


" ayo nyonya,,kita berangkat sekarang" ajak Bram


sesampainya di restoran yang cukup mewah itu Bram memesan semua makanan..


" jangan terlalu banyak mas, mubazir" ujar intan melihat suaminya memesan banyak sekali makanan


" aku terlalu senang yank kamu mau menemani ku siang ini karena minggu ini jadwal ku terlalu sibuk membuat waktu berduaan kita berkurang" ucap Bram menatap istrinya yang terlihat cantik siang ini



Intan makan dengan lahap nya..


" pernah beberapa kali di ajak kak Vino" jawab Intan


" oh ya, bagaimana kabar kak Vino dan Tami apa masih berlanjut?"


" iya..bahkan mereka sudah jadian,kemarin kami berkumpul di rumah bunda Arini mas,minggu depan kita nginep di rumah mama yuk mas,aku sudah merindukan mama" ujar Intan menghabiskan makanan nya


" kalau mas tidak sibuk ya yank, inssallah semua nya selesai minggu ini" jawab Bram


" Bram....." pekik seorang perempuan


" Mela...." gumam Bram lirih


Intan terkejut seketika kalau perempuan di hadapan nya ini adalah mantan pacar yang beberapa waktu lalu bertemu dengan suaminya saat di Jakarta..

__ADS_1


Mela langsung memeluk Bram manja


" akhirnya aku bertemu dengan mu juga,kalau jodoh tak kan kemana"ujar Mela percaya diri


dia tau kalau Bram sedang makan siang bersama seorang wanita,pikiran Mela Intan adalah rekan bisnis Bram,Mela belum mengetahui istri Bram karena sampai saat ini dia belum percaya kalau Bram sudah menikah lagi...


" maaf....lepaskan tangan ku" ucap Bram ketus


" Bram...jangan begini,,aku yakin kamu juga masih menunggu ku" kekeh Mela


" tolong lepaskan tangan suami saya,anda sangat tidak sopan, memeluk suami orang di depan umum,apa tidak ada lagi lelaki lajang yang bisa anda gaet" sinis Intan


Bram menyentak tangan Mela


" jadi kamu istrinya?" tanya Mela tak kalah sinis


"asal kamu tau aku cinta pertama Bram,kamu baru mengenal nya sedangkan aku sudah bertahun-tahun lama nya"ujar Mela bangga


" tidak perlu mengenal lama kalau Akhirnya pisah juga,lebih baik baru berkenalan lebih nikmat pacaran setelah menikah" ucap Intan


" kamu tidak tau Bram,dia sangat mengagumi ku dan tubuh ku" Mela memancing emosi Intan


" hey,, perlu kamu tau,tidak ada lelaki yang mengagumi perempuan murahan seperti mu,untung saja suami ku tidak menikah dengan perempuan seperti mu,karena lelaki baik akan mendapatkan perempuan baik juga" ketus Intan menatap tajam Mela sambil memamerkan tas dan jam tangan mahal nya membuat Mela geram pada kehidupan istri Bram



" sudah aku bilang,kau hanya mantan kekasih ku,masa lalu,wanita ini lah masa depan ku" ucap Bram mendekat dan meraih pinggang Intan


" Bram tidak ingat kah kau janji kita du sehidup semati dan kau ingin aku mengandung anak mu yang akan menjadi pewaris mu" ucap Mela memelas


sudut hati intan sedikit nyeri kalau membahas anak,dia tau akan kekurangan nya yang sampai saat ini belum juga bisa memberikan Bram anak...sudah beberapa bulan menikah Intan tak kunjung hamil..


" itu dulu,,saat kau meninggalkan ku, saat itu juga kau sudah ku buang dalam hati ku,saat ini kau sudah melihat bukan istri ku,jadi jangan dekati aku lagi karena istriku jauh segalanya dari mu,," tegas Bram

__ADS_1


Mela yang merasa di permalukan Bram segera pergi dengan kesal...


Bram menatap kearah Intan, terlihat mata istrinya itu berkaca-kaca,Bram tau kalau bicara soal anak Intan sangat sensitif...sejauh ini mereka sudah berusaha terus tapi tinggal menunggu waktu Tuhan memberikan kepercayaan nya....


__ADS_2