
Rombongan Keluarga Bagas pun datang tiga buah mobil mewah terparkir di halaman rumah Arini
Satu mobil berisi Bagas,Naura dan oma sedangkan satu mobilnya berisi Keluarga Rindu,serta Arkan keponakan dari suami Rindu
sedangkan satu nya lagi keluarga paman Bagas yang merupakan adik dari mamanya
"assalamualaikum...." ucap pihak Bagas serentak
" waalaikumsalam"
" mari masuk" ucap Ketua Rt yang selaku menyambut tamu
Keluarga Bagas memasuki rumah Arini yang memang tidak begitu besar,ruang tamu sudah di penuhi oleh para tamu dan beberapa seserahan mewah dari Bagas serta beberapa macam jenis kue yang di pesan oleh oma dari toko kue ternama
" assalamualaikum wr.wb..." ucap Pak Rt
selaku pemimpin berjalan nya acara
setelah memberikan beberapa sambutan Pak Rt segera menanyakan maksud dan tujuan dari keluarga Bagas
Bagas berdiri dengan gagahnya untuk menyampaikan langsung maksud nya
" terimakasih untuk waktu dan kesempatan nya,Saya berdiri di sini ingin menyampaikan langsung tujuan saya untuk melamar putri dari pak Bastian dan Bu Surti yaitu Arini Estian Putri untuk menjadi pendamping hidup saya hingga maut memisahkan" ucap Bagas Lantang tanpa rasa gugup sedikit pun
__ADS_1
Rombongan keluarga dari Arini duduk di belakang karena tidak muat untuk ikut duduk di depan
"kami dari pihak keluarga menerima maksud baik dari keluarga pak Bagas tetapi akan lebih afdol bila menanyakan langsung pada pemilik nama apakah bersedia atau tidak,takut nya nanti ada unsur keterpaksaan...bukan begitu pak Bagas?" kata pak Rt
" iya pak,silahkan" jawab Bagas mengangguk sopan
Arini dengan baju batik motif sama dengan di pakai Bagas dan dengan rambut di sanggul modis,dan di tutup oleh selendang payet mutiara nude serta sedikit polesan make_up Natural membuat aura kecantikan nya terpancar,dia di papah oleh Bude Sri menuju Ruang tamu,sedangkan Bu Surti sudah keluar duluan saat rombongan Bagas datang,Bagas sampai tak bisa mengalihkan pandangannya dari wajah ayu nan cantik Arini
Arini sudah berada di depan Bagas mereka di pisahkan oleh satu buah meja yang berisi pernak-pernik hantaran
" Saudari Arini apakah anda bersedia menerima Lamaran dari saudara Bagas Atmadja? tanya Pak Rt
Arini menoleh kearah kedua orang tuanya yang ada di sisi kanan nya
Arini memalingkan wajahnya lalu menatap Bagas yang harap-harap cemas menanti jawaban nya
" bismillahirrahmanirrahim....ya,saya terima Lamaran nya" jawab Arini tegas
" huf....." Bagas menarik nafas dalam
" Alhamdulillah...semua bersorak gembira"
setelah acara tukar cincin dan menentukan tanggal pernikahan yang Bagas ingin kan 2 minggu dari sekarang...karena minggu ketiga Arini sudah mulai kuliah,Bagas ingin mereka menikah sebelum Arini kuliah
__ADS_1
Bagas tidak ingin Arini mengenal dunia kampus dengan status masih lajang...
setelah semua perundingan selesai keluarga Bagas undur diri...
" sayang...nanti aku telepon" bisik Bagas saat hendak keluar rumah
" ayo pih,nggak sabaran banget deh,pengen nempel terus sama Bunda Arini" celetuk Naura kesal melihat papi nya yang dari tadi selalu di sebelah Arini
" beb,,pulang dulu ya" Naura mencium pipi kiri dan kanan Arini
" Aku nggak di cium sayang" ucap Bagas pelan yang di hadiahkan cubitan kecil oleh Arini
" aw...sakit bun" rengek Bagas pelan
oma geleng-geleng kepala melihat tingkah Bagas yang tidak tau tempat
" ayo pulang kalau tidak pernikahannya mama tunda bulan depan" ancam oma
" jangan ma,,ya ya..kita pulang" jawab Bagas segera beranjak
"oma pulang dulu sayang" kata oma mencium pipi Arini dan ikuti oleh tante Rindu
semua keluarga Bagas masuk kedalam mobil dan meninggalkan kediaman Arini
__ADS_1