
" aw..." ringis Naura saat Arkan menggigit kuping nya
" maaf,,aku terlalu merindukan mu,ayo kita pulang yank,aku tidak enak pada papi dan bunda"
" tidak...aku mau di sini dulu" ucap Naura
" kenapa,,apa kamu belum bisa memaafkan ku? aku benar-benar menyesal yank,tolong maafkan aku" mohon Arkan
" bukan begitu, untuk dua minggu ini kita di sini dulu,sampai kondisi ku benar-benar pulih" ucap Naura
" kamu sakit??" tanya Arkan cemas
" tidak.....tapi"
" tapi apa???" potong Arkan
" aku hamil by" ucap Naura pelan
" apa.....apa aku tidak salah dengar yank" pekik Arkan senang
" ya....aku hamil anak mu,saat ini usia nya baru Seminggu dan hampir saja aku keguguran oleh ulah mu"
" kenapa oleh ulah ku?"
" karena melihat mu dan Sinta di rumah sakit waktu itu membuat ku stress dan kram di perut,tapi untung saja janin nya masih bertahan"
" ya Allah ternyata fatal sekali perbuatan ku menyembunyikan nya dari mu,maafkan aku yank,,maaf kan papa nak" ujar Arkan mengusap perut rata Naura
__ADS_1
" papa janji akan menjaga mu dan mama,kalau kamu memang mau di sini kita pindah saja kesini yank sampai kamu melahirkan" ujar Arkan
" boleh?" tanya Naura tersenyum
" iya,aku tidak ingin kamu stress sendiri di rumah,di sini ada oma,Bunda dan Daffa kamu tidak akan kesepian" peluk Arkan
" terimakasih by,aku mencintaimu" ujar Naura
" aku lebih mencintai mu" balas Arkan mencium bibir Naura
tanpa di sadari nya tangan nya sudah masuk kedalam dress Naura
" by...." panggil Naura lirih
" hmmm"
" kenapa yank?"
" kata dokter kandungan ku masih lemah,jadi belum boleh di jenguk" jelas Naura malu karena dia juga merindukan suaminya ini
" hampir saja aku menyakiti anak ku, maaf kan papa sayang,papa tidak tau kalau akan menyakiti mu" usap Arkan pada perut Naura
" yank temani saja aku tidur,semalam aku tidak bisa tidur karena memikirkan mu"pinta Arkan menarik Naura kedalam pelukannya
Naura menuruti permintaan Arkan karena dia juga merasa masih lelah,Naura masuk kedalam pelukan Arkan
" memang benar yang dikatakan bunda,sangat nyaman tidur dengan posisi begini" batin Naura sambil memejamkan mata nya
__ADS_1
tidak butuh waktu lama keduanya sudah berlayar ke alam mimpi
Arini yang sedang bermain bersama Daffa merasa lega karena tidak terdengar suara ribut dari atas, berarti mereka sudah menyelesaikan masalah nya...
Arini ikut bahagia karena masalah anak sambung nya ini bisa selesai ..
***
cukup lama sepasang suami-istri ini tertidur mungkin karena semalam sama-sama tidak tidur dengan nyenyak
Arini membangun kan mereka karena hari sudah pukul satu siang..
Arkan dan Naura bersiap untuk sholat lalu turun kebawah untuk makan siang
" bun,,nggak makan?" tanya Naura saat mengambilkan nasi untuk Arkan
" sudah,kalian makan saja,oh ya sore ini bunda dan papi mau kerumah tante Rindu kalian mau ikut atau di rumah?" tanya Arini
" di rumah saja bun,Naura belum terlalu baik kondisi nya,besok aku ingin mengecek langsung keadaan Naura ke dokter kandungan" jelas Arkan
" tidak perlu by, kemarin juga sudah bersama bunda,bulan depan saja" tolak Naura
" tapi aku belum melihat anak kita yank" ucap Arkan sedikit memaksa
." bulan depan saja sekalian, terlalu banyak USG juga tidak baik"
" baiklah.....tapi mulai saat ini kami harus lebih banyak makan makanan bergizi"ujar Arkan mengalah....
__ADS_1