Si Oyen Pacarku Bukan Manusia

Si Oyen Pacarku Bukan Manusia
Pulang ke dunia nyata, Berada di rumah Nicky


__ADS_3

Gelap dan dinginnya malam telah ditembus oleh dua pasang anak manusia dan dewa itu.


Dan tak butuh waktu lama untuk mereka sampai kembali ke dalam istana Siluman.


Dimana siluman rajawali dan siluman merak beserta siluman para pengikut mereka, telah menyambut dua pasang anak manusia dan dewa itu dengan pesta yang sangat meriah.


Aneka makanan pun tersaji dan juga hiburan dari para siluman, menambah meriahnya suasana penyambutan.


"Kalian apa akan pulang malam ini juga..?" tanya siluman Rajawali disaat perjamuannya.


"Kalau bisa sekarang juga kami pulang ke dunia kami." kata Aaron yang semangat.


"Iya, agar kita tak lagi membunuh siluman di dunia siluman ini..!!" ucap Ekin saat selesai menyantap hidangannya.


"Baiklah, Kami tak bisa membantu kalian lebih. Namun kami sangat berterima kasih, atas semua bantuan dari kalian. Aku dan suamiku kembali menduduki istana yang menjadi hak kami..!" ucap siluman Merak, walaupun termasuk baru saja namun begitu berkesan bagi siluman Merak.


"Tidak apa-apa, itu kewajiban kami." ucap Kirana seraya mengulas senyumnya.


"Satu lagi, setelah kalian menggunakan mustika siluman ular kobra itu, mustika itu akan aku pakai untuk merubah penampilanku." kata siluman Rajawali dengan penuh harap.


"Ok, kalau itu memang yang anda harapkan bukan? Anda ingin mengubah kembali wujud anda Raja siluman..?" tanya Ekin sambil tersenyum.


"He..he.. benar sekali tuan Ekin..!' jawab Raja siluman dengan terkekeh.


Beberapa jam kemudian, tepatnya tengah malam.


Langit yang begitu cerah dengan bulan yang berada di atas kepala. Yang di temani ribuan bintang berkelap-kelip di angkasa.


Dan suara binatang malam menambah irama kesunyian malam yang dingin dan mencekam.


Aaron, Ekin, Kirana dan Luna berjalan ke dinding batu yang berada di halaman istana siluman dan diikuti oleh siluman Rajawali dan siluman merak.


"Siluman rajawali dan siluman Merak, kami pamit...!!" ucap Aaron dan di ikuti yang lainnya.


"Iya, kalau kita berjodoh semoga bisa ketemu lagi..!!" seru siluman Rajawali.


"Ya..!!" jawab ke dua pasang anak dewa dan manusia itu bersamaan.


Aaron menempelkan mustika siluman ular kobra itu di dinding batu yang ada di depannya.


Putra Raymond dan Rosa itu berkomat-kamit membaca mantera yang ratu Flower ajarkan.


Tak berapa lama, terbukalah sebuah lubang yang merupakan pintu dimensi dimana yang akan mengantar mereka ke dunia nyata.Keempat pemuda pemudi itu masuk ke lubang itu dan dalam waktu sekejap, lubang itu menghilang dan tinggallah mustika ratu Siluman ular kobra yang beberapa detik kemudian terjatuh ke atas tanah depan mereka.


Siluman Rajawali mengambil mustika siluman ular kobra yang jatuh itu dan kemudian di tempelkan di depan- dadanya dan berkomat- kamit merapalkan mantra.


Dalam sekejap, mustika siluman ular kobra itu masuk ke dalam tubuh siluman Rajawali.


Seketika itu juga ada asap di sekeliling dan tubuh siluman rajawali yang tadinya bagian atas berwujud rajawali dan bagian bawah berwujud kaki harimau, sekarang berubah menjadi seorang laki-laki setengah baya yang ketampannya tak lekang oleh waktu.


"Oh..syukurlah suamiku, tubuh suamiku telah kembali seperti semula..!" ucap siluman merak dengan mengulas senyum di bibirnya.

__ADS_1


Kedua siluman itu kini menjadi pemimpin para siluman yang adil dan bijaksana.


Sementara itu, Aaron dan yang lainnya telah tiba di dunia nyata.


Perbedaan antara waktu di dunia siluman malam hari dan di dunia nyata siang hari.


Mereka keluar dari sebuah kaca benggala, yang terletak di sebuah gudang bawah tanah yang terbelengkalai karena banyak debu di mana-mana.


Pada saat keluar dari kaca benggala itu, Aaron dan Luna kembali menjadi Oyen dan kucing imut.


"Meowww...!!"


"Oyen...!!" panggil Kirana.


"Meow...!!"


"Kucing imut..!!" panggil Ekin.


Kirana dan Ekin pun mencari jalan keluar dari tempat itu.


"Hukk...hukkk...Hukk...!!"


Kirana terbatuk-batuk karena banyaknya debu di ruangan itu.


"Tempat apa ini..!!" gumam Kirana yang melihat ke sekelilingnya.


"Kita harus keluar dari sini..!!" seru Ekin yang menyibak rumah laba-laba yang dia lewati.


"Meow...!!"


"Oyen seperti melihat sesuatu..!!" ucap Kirana yang bergegas menghampiri oyen yang terus mengeong.


"Meoww...!!"


"Ekin..! lihatlah...! seperti ada cahaya disana..!" seru Kirana seraya menunjukkan ke arah lubang keyang dilalui cahaya dan masuk ke lorong itu.


"Sebentar biar aku memeriksanya...!!" ucap Ekin yang kemudian melangkahkan kakinya menuju ke cahaya kecil itu.


Setelah sampai di tempat yang di tuju, Ekin memeriksanya lalu mendobraknya.


"Braakkk...!!"


Ternyata itu kebuah pintu yang keropos dan terbukalah pintu itu.


"Kirana, oyen, dan kucing imut kemarilah..!!" seru Ekin yang menggerakkan tangannya seperti mengajak sahabat-sahabatnya keluar dari tempat itu.


Dan akhirnya mereka keluar satu persatu dan mereka seperti berada di kebun belakang sebuah rumah mewah.



Kirana, Aaron dan Luna yang juga sudah keluar dari gudang bawah tanah itu, kemudian menghirup udara dalam-dalam dan mengeluarkannya secara perlahan-lahan.

__ADS_1


"Aku rindu udara seperti ini...!!" ucap Kirana yang merasakan perbedaan udara diantara dunia siluman dan dunia nyata.



Aaron dan Luna berlarian kesana kemari memeriksa keadaan.


"Nampaknya jalan satu-satunya kita harus melewati rumah itu...!" seru Kirana yang melihat adanya jalan raya di depan rumah itu.


"Iya, ayo kita kesana..!!" seru Ekin dengan mempercepat langkahnya.


Kirana, Oyen dan Luna pun mengikuti Ekin dan mereka berjalan menuju ke rumah mewah itu.


Mereka menyusuri jalan di samping rumah.


Kini Kirana tahu, di mana dia berada.


"Ini rumahnya Nicky..!!" seru Kirana saat melihat ke halaman depan rumah mewah itu.


"Nicky..? siapa dia..!?" tanya Ekin yang penasaran.


"Dia mantan kekasihku..! Dia anak seorang renternir..!!" ucap Kirana geram.


Di halaman itu terdapat banyak anak buah Nicky yang berjaga.


"Coba kita lewat saja, apa reaksi mereka..! lagi pula aku mencium adanya siluman di sini...!" ucap Ekin yang sudah merasakan keberadaan siluman di dalam rumah Nicky.


"Iya, kita pancing siluman itu keluar...!!" seru Kirana yang kemudian mereka berjalan lurus ke halaman dimana banyak anak buah serta orang bayaran yang berjaga-jaga di sana.


"Hei..! siapa kalian..!!" seru salah satu orang yang kemudian semuanya melihat ke arah Ekin dan Kirana berikut Oyen dan Luna.


"Maaf jika mengganggu, kami hanya numpang lewat saja sebentar...!!" ucap Kirana basa-basi.


"Kenapa kalian bisa masuk..! kalian penyusup atau pencuri..!!" seru anak buah Nicky yang lainnya.


"Kami bukan penyusup atau pun pencuri..! kalaupun kami kedua hal yang kalian sebutkan itu, maka kami tidak akan menampakkan diri..!!" jelas Ekin.


"Benar juga, tapi bisa saja itu tipu muslihat kalian..!!" seru salah satu anak buah Nicky yang kemudian mengepung Ekin, Kirana, dan dua Ekor kucing kecil itu.


...~¥~...


...Terima kasih untuk para semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...


...Allah Subhana Wa Ta'alla.....


...Aamiin Ya Robbal alaamiin...


...Terima Kasih...


...Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2