Si Oyen Pacarku Bukan Manusia

Si Oyen Pacarku Bukan Manusia
Si Caty My Secret Girl. (Cerita Boots dan Valery)


__ADS_3

"Baik kalau masalah menyanyi ini kamu menang, tapi bagaimana jika melihat langsung wujud manusianya istri Apollo?" ucap dan tanya Boots dengan senyum sinisnya.


"Melihat wujud manusia Adelia?" tanya Oyen yang penasaran.


"Baiklah akan saya jelaskan, siang itu Valeri dan Ovinnix ikut Boots datang berkunjung ke kerajaan.


"Waktu itu saya menemui Apollo untuk urusan tugasnya sebagai panglima, sedangkan isteri saya Valeri dan putri saya Ovinnix hendak menemui isterinya saudara Adelia karena sudah lama tak bertemu." ucap Boots


"Waktu itu Adelia dan Caterina mengurung diri di dalam kamar mereka masing-masing. Hal itu membuat aku dan putriku curiga, sejak suamiku Boots bercerita kalau dahulu Apollo sering pergi keluar dari dunia kucing secara diam-diam."ucap Valeri.


"Dan sampai pada waktu itu tak diketahui asal usul Adelia yang sebenarnya, karena setiap meminta penjelasan pada Apollo selalu mengatakan kalau Adelia itu amnesia. Isteriku Valeri dan putriku Ovinnix mendatangi kamar Adelia" kata Boots.


"Namun waktu itu saya dan putri saya curiga karena melihat seorang dayang yang berbincang dengan Adelia yang ada di dalam kamar tanpa membuka pintu kamarnya." kata Valelri seraya melihat ke semua orang yang ada dihadapannya.


"Apa yang dilakukan dayang itu?" tanya beberapa kucing yang hadir, menyimak cerita Boots dan Valeri.


"Kenapa Yang Mulia permaisuri tidak mau keluar sama sekali? dan itu juga dalam pikiran kami juga pada saat itu. Karena tidak seperti biasanya. Mencurigakan, perlu kita selidiki pada waktu itu saya bersisik pada Ovinix dan kami saling pandang dengan perasaan yang curiga. Pada saat dayang itu meninggalkan kamar Adelia, Valery dan Ovinnix menghampiri dayang itu." jelas Valery.


"Kami penasaran, terus lanjutkan lah ceritanya!" seru kucing-kucing yang berada di kursi paling sudut.


"Nyonya Valeri! panggil dayang itu yang membuatku kaget pada saat itu. Dan aku mengutarakan maksud dan tujuanku" kata Valery


"Iya, ini aku dan putriku, apa Yang mulia permaisuri ada di kediaman beliau? tanyaku seraya menatap pintu kamar Adelia. Yang mulia permaisuri ada di kediaman beliau? tanyaku pada dayang itu" kata Valery yang kemudian melanjutkan ceritanya.


"Anda hendak menemui yang mulia permaisuri Adelia? tanya dayang itu yang saat itu berhadapan dengankuKemufiwIya, apakah yang mulia permaisuri ada di dalam kamar beliau? pertanyaan dari si dayang yang saat itu menjawab sekaligus jawab dan sekaligus tanya ku lagbnm


"Ma'af, Yang mulia permaisuri tidak mau diganggu. Jawab dayang itu yang penasaran. Karena yang mulia sedang terkena penyakit menular dan hanya ingin bertemu dengan yang mulia Raja Apollo jawab Dayang itu yang kemudian memohon ijin karena dia sedang dalam misi menyampaikan pesan Permaisuri Adelia" kata jelas Valery yang kemudian dia mengambil minuman dalam gelas yang di bawa oleh si pelayan istana kucing.


"Aku dan Ovinnix saling pandang, kemudian akubmembisikkan sesuatu pada putriku Ovinnix. "Ovi!" panggilanku untuk Ovinnix."Iya Ibunda" jawab Ovinnix. Kamu berubahlah menjadi Yang mulia Apollo, dan beritahu apa yang sebenarnya terjadi pada yang mulia permaisuri!" bisik ku pada Ovinnix"' cerita Varery.


Dan semuanya mendengarkan dengan seksama.


""Baik Ibunda, Ovi mengerti tugas yang akan Ovi jalankan!" ucap Ovinnix yang kemudian mencari tempat yang aman untuk merubah wujudnya.


Setelah mendapatkan tempat yang aman, Ovi menghampiri aku dengan wujud Yang mulia Apollo." jelas Valeri.


""Ovi, itukah kamu?" tanya ku yang memastikan. "Benar ibunda, ini Ovi!" jawab Ovi sembari mengulas senyumnya. Sekarang lakukanlah tugas kamu, ibu akan berjaga disini!" seru aku dan Ovi mengangguk mengerti ,dia pun berjalan menuju ke kamar Permaisuri Adelia. Sedangkan aku berjaga-jaga, dengan sedikit menjauh dari kamar permaisuri Adelia."Jelas Valery.


""Kenapa aku merasa, ada sesuatu yang disembunyikan permaisuri Adelia ya? Semoga Ovi membawa kabar yang selama ini menghantuiku!" Aku yang membatin waktru itu.


Sementara itu Ovinnix yang sudah berubah menjadi Apollo, melangkahkan kaki mendekati pintu kamar Adelia." ucap Valery.


🗓️fashback on

__ADS_1


"Tokk...Tokk..tokk..!" suara ketukan pintu dari Ovinnix saat sudah sampai di depan kamar Adelia.


"Siapa?" tanya Adelia dari dalam kamarnya.


"Aku, suamimu sayang" ucap Ovinnix yang sudah hafal dengan keseharian Adelia dan Apollo.


"Yang mulia..!" panggil Adelia dengan semangat dan membukakan pintu untuk Ovinnix yang berubah menjadi Apollo itu.


Ovinnix pun masuk dan dia sangatlah terkejut, ketika melihat sesosok manusia di hadapannya. Sama persis seperti bayangannya, tubuh mulus tanpa bulu kucing.


Namun Ovinnix mampu menyembunyikan rasa terkejutnya.


"Kenapa kamu memanggilku dan kenapa kamu bisa berubah menjadi manusia sayangku?" tanya Ovinnix yang belum tahu masalahnya.


"Kamu lupa memberiku ramuan, cepat buatkan aku ramuan sayang. Aku mau keluar." pinta Adelia dengan memohon.


"Ramuan?" tanya dalam hati Ovinix.


"Baiklah akan aku buatkan, kamu jangan keluar ya!" ucap Ovinnix yang sudah tahu maksud dari Adelia.


"Iya, kamu cepat kembali ya! Aku ingin bertemu putri kita!' pinta Adelia yang memeluk tubuh Ovinnix dari belakang.


Ovinix merasa risih, dan dia segera mencari cara untuk terlepas dari pelukan Adelia.


Kesempatan itu digunakan Ovinnix untuk meninggalkan Adelia.


Ovinnix keluar dari kamar Adelia dengan tergesa-gesa dan menuju ke tempat dimana ibunya, Valeri berada.


"Ibu" panggil Ovinnix saat mendekati ibunya Valeri uang menungguinya.


"Bagaimana putriku?" tanya Valeri dengan rasa penasarannya.


"Ada kabar yang mengejutkan Bu" kata Ovinix seraya berbisik.


"Apa?" tanya Valeri yang semakin penasaran.


"Ternyata kecurigaan ibu dan ayah benar" kata Ovinnix yang tetap dengan berbisik.


"Maksud kamu?' tanya Valeri yang penasaran.


"Ternyata benar apa kata ibu dan ayah, permaisuri Adellia itu seoran manusia!" ucap Ovinnix yang menatap yakin kalau apa yang dikatakannya benar.


"Sudah aku duga! sebaiknya kamu cari ayah kamu dan suruh mengajak kakek dan nenek kamu kemari! Ibu akan mengawasi kamar permaisuri Adelia agar dia tak pergi dari kamarnya!' perintah Valeri pada putrinya.

__ADS_1


"Baik Ibunda!' ucap Ovinix yang bergegas meninggalkan Valeri dan melangkahkan kaki menuju ke aula kerajaan dimana ayahnya sedang mengadakan pertemuan bersama.


Rupanya dayang yang disuruh Adelia sudah berada disamping Apollo, dan dia memberitahukan kalau Adelia hanya ingin bertemu dengan Apollo.


Apollo tahu maksud dayang itu dan dia merutuki dirinya sendiri yang sampai dia lupa untuk memberi Adelia ramuan, uang biasa dia berikan.


Apollo segera menuju ke ruang kerjanya dan membuat ramuan itu, sementara Ovinnix sudah menghampiri ayahnya Boots si Panglima di kerajaan kucing.


Ovinnix menceritakan apa yang dilihatnya dan Boots tersentak kaget. Kemudian dia mengajak ayah dan ibundanya dengan alasan menjenguk permaisuri Adelia yang sakit.


Kedua orang tua Boots itu menurut apa perkataan Boots karena merasa khawatir dengan keadaan menantu kesayangan mereka.


Dan mereka melangkahkan kaki menuju ke kamar dimana Adelia berada.


Pada saat mereka sampai di depan kamar dimana Adelia berada, ternyata Apollo juga datang secara bersamaan dengan mereka.


"Ayahanda, Ibunda kenapa kalian berada disini?'tanya Apollo yang terkejut karena kedatangan kedua orang tuanya yang berada di depan pintu kamarnya.


"Aku dengar kalau menantuku sakit, jadi kami datang untuk berkunjung." ucap Freyja yang sudah tak sabar dan dia membuka pintu dan langsung begitu saja masuk kedalam kamar dan melihat hal uang menjadi pantangan mereka selama ini.


"Kau manusia! Adelia kau manusia?"tanya Freyja yang tersentak kaget dan diikuti oleh Baasty dan juga Boots yang mengikuti Freyja.


Adelia tersentak kaget karena melihat secara mendadak keluarga dari suaminya masuk dan melihat keadaannya.


Demikian pula dengan Apollo, dia tak mengira akan secepat itu rahasianya terbongkar.


"Apa-apaan ini! jadi selama ini kalian membohongi kami!" seru Baasty yang kesal.


"Sudah aku duga sebelumnya kalau dia bukan dari bagian kita." kata Boots dengan senyum sinisnya.


"Ayahanda dan Ibunda, ma'afkan aku. Akulah yang bersalah, aku yang memaksa Adelia untuk masuk menjadi bangsa seperti kita yaitu bangsa kucing." jelas Apollo.


...~¥~...


...Terima kasih untuk para Readers semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...


...Allah Subhana Wa Ta'alla.....


...Aamiin Ya Robbal alaamiin...


...Terima Kasih...

__ADS_1


...BERSAMBUNG...


__ADS_2