Si Oyen Pacarku Bukan Manusia

Si Oyen Pacarku Bukan Manusia
Di kejar Alexander


__ADS_3

Kirana dan Siluman Harimau masuk ke sebuah perkampungan yang tidak begitu padat penduduknya.


"Kira-kira di sini ada penginapan tidak ya..?" gumam Kirana yang mengedarkan pandangannya.


"Lebih baik tanya ke penduduk di sekitar sini nona..!!" sahut siluman harimau yang juga mengedarkan pandangannya.


"Tunggu, di sana sepertinya ada pasar malam..! aku mau beli pakaian dulu. Untuk menghilangkan jejak dan Alexander tak bisa menemuiku..!!" seru Kirana yang melihat keramaian di tengah lapangan di kampung yang mereka datangi.


"Baiklah, anda jangan terlalu menjadi pusat perhatian penduduk nona..!" pesan siluman harimau.


"Iya, aku tahu...! sekalian kita cari makanan di sana..!!" ucap Kirana.


Dan mereka pun melangkahkan kaki masuk ke pasar malam.


Kirana membeli beberapa pakaian dan juga makanan, kemudian dia melangkah keluar dari pasar malam, namun ada seorang warga yang memperkenankan Kirana menginap di rumahnya.


Dia seorang nenek yang hidup di tersebut sebatang kara di tinggal anak-anaknya merantau.


Dan dia senang sekali dengan kehadiran Kirana.


...****...


Sementara itu Alexander yang sendirian berada di villa, menelepon sopirnya untuk datang ke villa.


"Siaaaal....! kenapa kamu pergi Kirana..? apa kamu tak menyukaiku lagi..??" gumam Alexander yang menerawang jauh ke luar villa.


Tak berapa lama, sang sopir pun telah tiba.


Alexander buru-buru masuk ke dalam mobil, karena tak mau kulit tangan dan wajahnya terpapar matahari.


"Apa kita akan pulang tuan..? dimana gadis tadi..?" tanya sopir itu pada Alexander.


"Dia kabur, jadi kita telusuri jalanan yang tadi kita lewati. Kemungkinan dia tidak jauh perginya, karena dia hanya berjalan kaki." kata Alexander yang mengetahui kalau Kirana berjalan kaki saat keluar dari villa.


Alexander berpikiran demikian, karena villa kepunyaan keluarga Alexander itu jauh dari jalan raya.


Mobil mewah milik Alexander itu melaju dengan kecepatan sedang, dan Alexander menebarkan pandangannya dengan seksama ke tepi jalan yang kemungkinan di lalui Kirana.


"Kirana...kemana kamu pergi...?" gerutu Alexander yang kesal karenabelum juga menemukan sosok Kirana.


"Tuan kalau gadis itu berjalan kaki, tak mungkin sampai sejauh ini tuan..?" tanya sopir itu pada Alexander yang penasaran.


"Aku tahu, makanya aku juga heran..!" ucap Alexander seraya mengusap wajahnya dengan kasar.


Hari sudah mulai gelap, sopir itu melaju menyusuri jalan raya yang sepi itu.


"Tuan di situ ada perkampungan, kita istirahat sekalian mengisi bahan bakar sebentar..!" ucap sopir itu, dan Alexander pun menyetujuinya.


Selesai mengisi bahan bakar, Alexander dan sopirnya bertanya pada setiap orang.


Alexander memberitahu ciri-ciri Kirana, awalnya tidak ada yang tahu dengan ciri-ciri yang di sebutkan alexander.

__ADS_1


Tapi beberapa saat kemudian ada beberapa orang yang melihat Kirana bersama seorang nenek.


Mereka memberikan alamat rumah si nenek tersebut pada Alexander.


Alexander dan sopirnya itu, mencari alamat si nenek.


Tak berapa lama, mereka telah sampai di depan rumah nenek tersebut.


Sementara itu, Kirana hendak beranjak tidur.


Sedangkan siluman harimau berjaga-jaga di samping Kirana.


"Grrr...! aku merasakan akan ada sesuatu yang akan terjadi...! aku lihat keluar sebentar...!!" kata siluman harimau yang merasa ada hawa lain yang menuju ke rumah yang di tempatinya.


Siluman harimau berjalan menembus dinding kamar dan mempertajam pendengaran dan penglihatannya.


Pandangannya tembus ke luar rumah, dan dia melihat sesosok manusia bertaring.


"Dia pengikut siluman kelelawar..!! mungkin saja dia yang di sebutkan nona Kirana. Aku harus membangunkan nona Kirana." kata dalam hati siluman harimau itu.


Dia kemudian kembali ke kamar dimana Kirana berada, dan siluman itu menceritakan apa yang di lihatnya pada Kirana.


"Kita bisa saja melawan dia siluman harimau, tapi itu tak mungkin kita lakukan di perkampungan. Dan kita juga belum tahu kemampuan dia seperti apa..!" ucap Kirana yang di setujui siluman harimau.


"Kalau begitu, ayo kita pergi lewat jendela itu nona, kita tinggalkan rumah ini secepatnya." ucap siluman harimau itu yang sudah pasang badan untuk Kirana naik di atas punggungnya.


"Ayo, kita harus cepat ..! agar Alexander tak bisa mengejar kita..!!" seru Kirana saat sudah berada di atas punggung siluman Harimau. Dan dia berpegangan dengan erat.


Sementara itu alexander yang berada di depan pintu, merasakan keberadaan Kirana di dalam rumah itu.


Tanpa menunggu di persilahkan masuk oleh tuan rumah, Alexander masuk dan dengan seenaknya menggeledah setiap kamar yang ada di rumah itu.


Namun dia tak menemukan apa-apa.


"Sial..!! dia lari kemana..!!" gerutu Alexander yang kini berada di kamar yang sebelumnya Kirana ada di situ.


"Tuan, adik gadis itu ada di rumah sakit. Bagaimana kalau adiknya kita culik saja...! gadis itu pasti akan mencari tuan." si sopir itu memberi usul.


"Oh, iya..! aku juga memiikirkan hal itu, oke..ayo ke rumah sakit sekarang juga...!!" seru Alexander yang kemudian mereka melangkahkan kakinya keluar rumah tanpa pamit pada pemilik rumah.


Mobil itu melaju dengan cepat di jalan raya menuju ke rumah sakit.


Sementara itu Kirana yang berada di punggung siluman harimau, juga melesat menuju ke rumah sakit.


"Siluman harimau, kita ke rumah sakit lebih dulu. Aku takut akan terjadi sesuatu pada Jimmy..!!" seru Kirana yang masih berpegangan erat pada leher siluman harimau.


"Baik nona..!!" balas siluman harimau yang tetap berlari dengan petunjuk arah dari Kirana, menerobos gelap dan dinginnya malam.


Tak berapa lama mereka tiba di depan rumah sakit.


Setelah menurunkan Kirana, siluman harimau itu kembali menghilang.

__ADS_1


Kirana melangkahkan kakinya masuk ke halaman rumah sakit dan dia masuk ke rumah sakit dan menyusuri lorong rumah sakit itu.


Di carinya bangsal tempat dimana Jimmy mendapat perawatan.


Setelah menemukannya, Kirana mulai masuk ke ruangan dimana Jimmy di rawat.


Ternyata Tony ada diantara Jimmy dan Kelly.


"Tokk..tokk..tokk...!!"


"Permisi..!" ucap Kirana pada saat masuk ke ruangan itu.


Dan semuanya menoleh.


"Kak...!!" seru Jimmy saat melihat Kirana yang berjalan menuju ke arahnya.


"Kak Kirana..! bagaimana kakak bisa lepas dari laki-laki itu..!?" tanya Kelly


"wah ...! ,ceritanya panjang..?" jawab Kirana saat menghampiri ketiganya.


"Siluman harimau..!!" seru Tony yang bersiap menyerang.


Kelly dan Jimmy saling memandang dengan wajah kebingungan.


"Kau bisa melihatku, apa kau bukan manusia..??" tanya siluman harimau pada Tony.


Kirana sedikit terkejut karena lupa kalau Tony juga seorang dewa.


"Tony, dia siluman yang baik. Aku tadi di tolong olehnya..!" jelas Kirana.


"Apa benar begitu Kirana..?" tanya Tony yang masih belum percaya.


"Nanti aku ceritakan, sebaiknya kita bawa Jimmy ke tempat Bocan lebih dulu..!" seru Kirana.


"Memangnya ada apa..?" tanya Kelly yang sudah mengambil kursi roda yang memang di siapkan oleh rumah sakit.


"Alexander kemungkinan akan mengincar Jimmy..!!" seru Kirana.


"Okkey...ayo kita pergi sekarang..! aku akan mengurus administrasinya sekarang juga..!!" ucap Tony yang keluar dan menuju ke ruang administrasi rumah sakit itu.


...~¥~...


...Terima kasih untuk para Readers semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...


...Allah Subhana Wa Ta'alla.....


...Aamiin Ya Robbal alaamiin...


...Terima Kasih...

__ADS_1


...BERSAMBUNG...


__ADS_2