Si Oyen Pacarku Bukan Manusia

Si Oyen Pacarku Bukan Manusia
Ketua Geng Motor Elang Hitam


__ADS_3

"Alexander...itukah dirimu nak..??" tanya Peter yang kemudian menghampiri Alexander.


"Iya pa, saya Alexander putra papa..!!" jawab Alexander yang kemudian memeluk papanya dengan erat.


Walaupun ada kebencian di hati Alexander, namun masih ada rasa rindu dari dalam hati Alexander.


Apa lagi mengingat dia telah kehilangan dua anak sekaligus. Dan Alexander merasakan rasanya kehilangan.


"Perhatian untuk kalian semuanya..! dia adalah putraku yang bungsu. Jadi hormati dia seoerti kalian menghormatiku..!!" perintah Peter pada anak buahnya.


"Baik tuan..!!" kata mereka serempak dan menundukkan kepalanya.


"Ma'afkan kami tuan..!!" lanjut kata anak buah Peter.


"Baiklah aku ma'afkan kalian..!!" ucap Alexander.


"Ayo sebaiknya kita bicara di dalam, ada yang ingin papa katakan pada kamu Alexander..!!" ucap Peter seraya menggandeng putra keduanya itu melangkahkan kaki masuk ke kediamannya.


Alexander pun menurut dan ikut melangkahkan kakinya masuk kerumahnya.


Setelah masuk, keduanya pun duduk di sofa ruang tamu.


Dan tak berapa lama, para pelayan menghidangkan berbagai macam makan dan minuman.


Namun Alexander tak menyentuhnya sama sekali.


"Apa yang ingin papa katakan..?" tanya Alexander dan menatap ke arah papanya.


"Semenjak kepergian mu, papa selalu mencarimu kemana-mana tapi tak ketemu..! sebenarnya kamu pergi kemana Alexander..?" tanya Peter penasaran.


"Aku hanya butuh menyendiri, sejak aku mendengar papa mau menumbalkan aku untuk yang mulia Black Shadow..!!" jawab Alexander sejujurnya.


"Ja..jadi kau sudah tahu tentang perjanjian papa dengan Yang mulia Black Shadow..?" tanya Peter yang terkejut.


"Iya pa..!!" jawab Alexander lirih.


"Ma'afkan papa nak, terlalu menginginkan kamu yang menjadi persembahan untuk yang mulia Black shadow." kata Peter yang merasa bersalah.


"Apakah perjanjian itu masih berjalan pa..?" tanya Alexander pada papanya.


"Iya, dan kakakmu Lucifer yang ternyata diinginkan yang mulia Black Shadow. Papa sangat merindukan kalian..!!" ucap Peter perlahan.


"Jadi, Lucifer yang saat ini berada di istana petir..?" tanya Alexander yang dalam hatinya sangat senang sekali.


"Iya, kakakmu yang sekarang ini diambil oleh yang mulia Black Shadow..!" jawab Peter yang merasa bersalah.


"Sudahlah pa..! anakmu masih ada satu, yaitu aku..!!" kata Alexander yang kemudian memeluk papanya.


Alexander tidak menceritakan siapa dirinya saat ini pada papanya. Dia tak mau kebahagiaannya bersama papanya yang selama ini dia harapkan bertahun-tahun akan kacau bila papanya tahu, kalau dia sekarang ini adalah vampir.


Alexander menetap di kediaman papanya, dan dia di sibukkan mencari Kirana.


Hasilnya nihil, karena Kirana waktu itu ikut neneknya saat menempuh sekolah menengah atas.

__ADS_1


Dan setelah lulus, Kirana ikut dengan orang tuanya yang telah pindah rumah yang lebih besar. Yang menjadi rumah Dona saat ini.


Mengetahui persediaan darahnya yang habis, Alexander tak mau mengorbankan anak buah papanya yang nanti akhirnya papanya akan tahu siapa dirinya.


Alexander kemudian bergabung dengan sebuah geng motor yang awalnya dia hanya jadi bawahan anggota-anggota lainnya.


Kemudian laki-laki itu dengan kekuatannya menjadikan vampir untuk orang -orang yang menentangnya.


Mereka tunduk pada Alexander dan kini Alexander menjadi ketua geng motor Elang Hitam.


Geng motor elang hitam di bawah pimpinan Alexander, menjadi geng besar dan di takuti banyak orang.


Sementara itu, masalah geng motor Elang Hitam dengan Jimmy adalah dendam lama geng motor elang hitam.


Karena Jimmy selalu mengalahkan pembalap dari geng motor Elang Hitam.


Ketua geng motor elang hitam yang terdahulu bekerja sama dengan keluarga David (papanya Nicky) yang pekerjaannya renternir.


David memperkerjakan sebagian anggota geng motor itu sebagai dep kolektor, dan mereka telah menahan banyak orang yang tidak bisa melunasi hutang mereka.


Dan satu diantara tahanan itu adalah orang tua Maggie dan Kelly yaitu ayah mereka.


Alexander sebelumnya tak mengetahui kalau Jimmy yang di maksud para anggota geng Elang hitam itu adalah adik Kirana.


Dia tahu ketika Kirana hendak menolong Jimmy saat balapan malam itu.


📆Flasback Off.


Mobil di mana Kirana dan Alexaner berada, menepi di depan sebuah mini market.


Sopir itu masuk ke mini market dan tak berapa lama keluar dengan membawa belanjaan yang di pesan oleh Kirana.


Sopir itu kemudian masuk ke mobil dan memberikan belanjaan nya pada Kirana.


Beberapa menit kemudian sopir itu kembali mengemudikan mobil Alexander menuju ke butik langganan keluarga Alexander.


Mobil mewah itu perlahan masuk ke kawasan tempat parkir sebuah butik yang besar dan megah.


Kirana dan Alexander turun dari mobil, setelah mobil terparkir dan telah berhenti.


Mereka kemudian melangkahkan kaki masuk ke dalam butik.


Pada saat masuk ke butik itu, banyak orang yang menunduk menaruh hormat pada Alexander.


"Tuan, ada yang bisa kami bantu..?" tanya pelayan senior yang bertanggung jawab dengan beberapa stan butik itu.


"Carikan baju yang sesuai dengan gadisku ini..!!" ucap Alexander yang menepuk bahu Kirana.


"Oh, mari ikut saya..!!" kata pelayan itu yang kemudian melangkahkan kakinya menuju ke stan pakaian wanita yang di ikuti oleh Kirana dan Alexander.


Kirana kemudian memilih-milih pakaian yang sesuai dengan postur tubuh dan seleranya, dengan sedikit perdebatan dengan Alexander.


Setelah mendapatkan baju yang cocok, Kirana melangkahkan kaki menuju ke toilet yang tersedia di butik itu.

__ADS_1


Kirana mandi dan berganti pakaian sekaligus berhias tipis.


Setelah selesai, gadis itu berjalan menuju ke arah dimana Alexander duduk dan menunggunya.



"Alexander..!" panggil Kirana saat sudah berada dekat Alexander.


Alexander yang sedang bermain game, menoleh ke sumber suara.


Kedua matanya pun tak berkedip saat melihat sesosok gadis cantik pujaan hatinya yang begitu mempesona.


"Alex..Alexander..!! ayo kita pergi sekarang..!!" ajak Kirana seraya mengibaskan tangannya di depan wajah Alexander uang masih terpana melihat Kirana.


"Oiya, a..ayo..! Kamu cantik sekali..!!" ucap Alexander yang kemudian menggandeng erat tangan Kirana.


"Makasih..!!" ucap Kirana dan dia mengikuti langkah Alexander.


Keduanya kini telah keluar dari butik dan masuk kembali ke dalam mobil yang telah membawa mereka.


"Setelah ini kita kemana..?" tanya Kirana yang penasaran.


"Aku ingin selalu berdua dengan kamu, jadi kita ke hotel saja .!!" jawab Alexander dengan mengulas senyumnya.


"A..apa..! mau apa kita ke hotel..? nggak ah..Kirana nggak mau..!!" seru Kirana sedikit marah.


"Tapi aku mau..!!" goda Alexander yang sengaja membuat Kirana marah.


"Enggak pokoknya enggak..!!" seru Kirana dengan wajah masamnya.


Alexander yang gemas dengan Kirana, membelai lembut rambut Kirana.


Kirana diam saja, karena dia lelah dengan tingkah Alexander.


Tiba-tiba kedua mata Alexander menangkap dua buah tanda di leher Kirana.


"Ki..Kirana..! apa i..ini..!" seru Alexander yang sangat terkejut atas adanya dua tanda di leher Kirana.


"O..ini..! kan aku sudah pernah bilang, kalau aku sudah ada pemiliknya..!!" jawab Kirana enteng saat melihat tanda kepemilikan dari Aaron yang masih membekas.


"Kurang ajar..! siapa kekasih Kirana itu..!! beraninya mendahuluiku .!!" seru dalam hati Alexander seraya mengepalkan kedua tangannya.


...~¥~...


...Terima kasih untuk para semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...


...Allah Subhana Wa Ta'alla.....


...Aamiin Ya Robbal alaamiin...


...Terima Kasih...

__ADS_1


...BERSAMBUNG...


__ADS_2