
Posisi Aaron dan Tony saat ini berhadapan dengan para prajurit kerajaan Petir dan di belakangnya para prajurit kerajaan Langit.
"Jangan pedulikan siapa mereka, seraaaaang!" seru salah satu prajurit kerajaan petir, yang ternyata dia panglima kerajaan petir yang bernama Ferguso.
Para prajurit kerajaan langit menyerang dengan senjata mereka, sementara Aaron dan Tony bersama- sama mengeluarkan bola-bola cahaya dengan kekuatan masing-masing.
"Boumm.... boumm... boumm.. boumm.. boumm...boumm...!"
"Aaghh...!"
Sebagian prajurit yang tak bisa menghindar, jatuh dan terbakar karena terkena serangan bola-bola cahaya dari kedua dewa muda itu.
"Kurang ajar!" umpat Ferguso yang kemudian dengan gerakan mengambil bola di belakang punggungnya, dan menyeretnya ke depan dan terbentuklah kepulan asap hitam yang membentuk bola yang lama-kelamaan membesar.
Ferguso mendorongnya ke arah Aaron, kekasih Kirana itu membalasnya dengan serangan bola cahaya berukuran yang tak kalah besarnya.
"Booommm....!"
Ledakan besar pun terjadi, dan keduanya terpental beberapa meter.
"Aarghh..!" Ferguso dan Aaron mengeluh hampir bersamaan.
Sementara Tony berhasil mengalahkan sisa Prajurit kerajaan petir.
Aaron yang sudah bangkit dari jatuh akibat terlempar dari ledakan bola cahaya darinya dan bola kepulan Asap dari Ferguso, saat ini sudah berdiri tegap berdampingan dengan Tony.
Sementara itu Ferguso juga sudah bangkit dari terjatuhnya dan kini berdiri tegap dan siap kembali dalam posisi akan menyerang Aaron dan juga Tony.
"Tony, biar aku selesaikan dia! kamu tatap di sini!" seru Aaron yang sudah bersiap dengan bola-bola cahaya warna biru.
Sedangkan Ferguso juga sudah bersiap juga dengan kepulan asap hitamnya yang ada di telapak kanan dan kirinya.
Kembali adu jurus terjadi lagi, perpaduan cahaya biru dan hitam menghiasi langit di kerajaan langit.
Dan suara-suara dentuman pun bersautan.
"Boumm.... boumm... boumm.. boumm.. boumm...boumm...!"
"Aaghh...!"
Satu bola cahaya mengenai dada Ferguso yang membuat dia terdorong ke belakang beberapa langkah.
Kesempatan itu tak di sia-siakan oleh Aaron.
Putra Andy dan Bocan itu mengeluarkan bola cahaya yang besar dan diarahkan ke tubuh Ferguso.
"Bouuummm...!"
"Aaaaaagghh...!"
Tubuh Ferguso terbakar dan menghitam, dengan cepat Aaron mengeluarkan pedang Cahaya dan Aaron menyabet tubuh Ferguso menjadi tiga bagian.
"Aaaaaghh...!" teriakan terakhir dari Ferguso.
Ferguso kini merubah menjadi abu yang kemudian bertebaran terbawa angin.
Aaron telah membereskan Ferguso, dan Tony mengalahkan para prajurit kerajaan petir.
__ADS_1
Sedangkan Andy yang melawan Smoug, mulai terlihat hasilnya.
Smoug yang tubuhnya kembali remuk redam, sedangkan Andy tubuh bagian kirinya gosong akibat terlambat melompat.
Dengan sekali mengeluarkan bola cahaya besar warna putih, Andy mengarahkannya ke tubuh Smoug.
"Bouummm..!"
Hantaman bola cahaya besar yang mengenai Smoug dan tak bisa dihindari lagi.
"Aaaghh..!" Suara teriakan terakhir dari Smoug yang saat ini menjadi berkeping-keping.
Andy melihat ke arah Aaron dan Tony, dan keduanya saling menunjukkan ibu jari kanan mereka pada Andy.
Andy pun tersenyum dan ketiganya kini melangkahkan kaki masuk ke istana.
Namun sebelum masuk ke dalam istana, mereka menyuruh prajurit kerajaan Langit yang tadi berada di belakang Tony, untuk membereskan prajurit-prajurit yang terkapar akibat serangan dari Aaron dan Tony tadi.
Sementara itu di dalam istana, Archie, Kity dan Selir Selena melawan prajurit kerajaan petir.
Kity dan Archie bisa merobohkan Satu hingga dua orang prajurit , sedangkan Selir Selena dengan menggunakan jurus Sabetan Selendang Dewi, berhasil menumbangkan tiga sampai lima orang prajurit sekali hempasnya.
"Aaghh...!"
"Aaghh...!"
Teriakan demi teriakan prajurit yang terkapar.
Dan perlahan-lahan mereka dapat mengalahkan para prajurit kerajaan petir itu.
Andy, Aaron dan Tony datang dan menghampiri selir Selena dan kedua kucing istana langit itu.
"Kami baik-baik saja, paling hanya lecet dan memar! he..he.." jawab Kity seraya terkekeh.
"Kau ini ya!" ucap Aaron yang kemudian membelai lembut dari kepala sampai punggung Kity.
"Apa kau merindukan Leony?" tanya Selir Selena penuh selidik.
"Sedikit, tapi bukan itu yang aku kangenin.Aku kangen saat menjadi Oyen, selalu di belai dan di peluk Kirana." jawab Aaron.
"Hadeuh, tanpa jadi Oyen saja kamu juga bakal di peluk sama Kirana!" goda Tony yang mengulas senyum.
"He..he..!" Aaron terkekeh.
"Maaf Selir Selena, Ratu Flower , Ekin dan Leon dimana?" tanya Andy yang melihat Raja Arthur bertarung sendirian melawan Black Shadow.
"Mereka sedang ke bumi, untuk menyelamatkan keluarga gadis wanita yang menolong Kity." balas Selir Selena.
"Memangnya ada masalah apa di bumi?" tanya Tony penasaran.
"Penasihat yang Mulia Dewa Angin Victor mau menuntut balas pada keluarga pembunuh putranya Simon" jawab Selir Selena yang wajah musammnya.
"Apakah perempuan yang dimasksudkan itu gadis yang menjadi perantara Leony beberapa waktu yang lalu?" tanya Aaron dan dijawab "ya" oleh Kity si kucing hitam.
"Ayo kita mendekat ke arena pertempuran Yang mulia raja Arthur dengan Black Shadow, siapa tahu yang mulia membutuhkan kita!" ucap Andy yang serius mengawasi jalannya pertandingan itu.
"Oiya, lawan kita tinggal Black Shadow!" seru Aaron yang ikut mengawasi situasi yang terjadi.
__ADS_1
Sementara dalam pertempuran itu, Raja Arthur dengan tiap serangannya mengandung energy panas matahari.
"Bagh... bugh... bagh... bugh....!
"Bagh... bugh... bagh... bugh....!"
"Aaghh...!"
Black Shadow tersudut, dan dia menggunakan jurus kepulan asap yang menghitam mnyerang Yang mulia raja Arthur.
Sepulan Asap membentuk sebuah tali dan hendak melilit yang mulia Arthur.
Namun dengan sigap yang mulia mengeluarkan tongkat dan di gerakkannya berputar menjadi baling-baling dan seolah hendak menggiling semua asap yan ada di hadapannya.
"Baiklah Black Shadow, kita pisah sampai di sini!" ucap Yamn
"Ssssst....!"
Kepulan asap henjak kem.bali menyerang yang mulia.
Dengan santai yang mulia kembali memutar tongkat dan membuat kepulan asap yangmenyebar itu, terus dan terus.
Yang mulia Raja Arthur kemudian memanggil hujan.
Tanpa melalui Sheila si Dewi hujan, Raja Arthur memanggil hujan.
"Blesss.... blesss....!"
Muncul hujan deras di sekitar Black Shadow, dengan bebasnya hujan itu membuat kepulan asap itu menghilang tersapu oleh hujan deras itu.
"Bless.. bleesss...!"
Dan Raja Arthur dengan kekuatannya mengarahkan pada Black Shadow,
Raja di kerajaan langit itu lenyap seketika tanpa bekas karena asap-asap itu hanyut terbawa aliran
air itu.
Seketika muncullah pelangi di kerajaan langit pun berhenti dan selesai dengan di tandai pelangi yang muncul di atas langit kerajaan langit itu.
🗓️Flashback off
"Begitulah ceritanya!" ucap Yang Mulia Raja Arthur.
"Untunglah panglima-panglima Kerajaan langit bisa di andalkan semua! he..he..!" ucap Leon sambil tertawa terkekeh.
...~¥~...
...Terima kasih untuk para Readers semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....
...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...
...Allah Subhana Wa Ta'alla.....
...Aamiin Ya Robbal alaamiin...
...Terima Kasihh...
__ADS_1
...BERSAMBUNG...