Si Oyen Pacarku Bukan Manusia

Si Oyen Pacarku Bukan Manusia
Ada Yang Menaruh Hati


__ADS_3

Hei kau kira aku laki-laki jorok gitu? aku kan nungguin kamu..!he..he..!" jawab Ekin yang menggoda Kirana.


"Maaf aku kira begitu dan mungkin nggak pernah mandi! he..he..!" goda Kirana sambil memercikkan air sungai yang sebelumnya dia sudah mencuci tangannya.


"Hei, basah nih..! apa kamu mau lihat aku mandi?" tanya Ekin yang kemudian membalas percikan air pada wajah kirana.


Dan Kirana menjadikan telapak tangannya sebagai tameng.


"Ah.. awas ya!" seru Kirana yang kembali menyerang Ekin.


Dan ketika Ekin akan membalas memercikan air pada Kirana, gadis itu sudah berlari menuju ke perapian dengan tersenyum sambil menjulurkan lidahnya.


"Dasar kau ya..!!" ucap Ekin yang tersenyum dan sedikit menggelengkan kepalanya.


"Biasanya aku mengerjai para siluman, kini aku di kerjai seorang gadis..! Ekin..Ekin...! Gadis itu membuatku bahagia di kesendirianku saat ini..!" kata dalam hati Ekin.


"Apa kamu di dunia manusia juga bertingkah seperti ini..?" tanya Ekin yang mendekat ke perapian.


"Nggak juga, tergantung orangnya sih..! mau diajak bercanda atau tidak..!!" kata Kirana yang menghangatkan telapak tangannya di depan perapian.


"Apa kamu bisa bela diri..?" tanya Ekin yang ikut menghangatkan telapak tangannya.


"Tidak, sama sekali tidak bisa..!!' kata Kirana walau suka nonton film action, tapi dia tidak suka perkelahian di dunia nyata.


"Kau di sini harus bisa beladiri, paling tidak memanah atau menggunakan senjata lainnya untuk berburu dan melindungi diri." kata Ekin yang terus sibuk dengan kerapiannya.


"Setelah apa yang kamu katakan, aku jadi berpikir mungkin aku memang harus bisa beladiri. Apa kau bisa mengajariku..?" tanya Kirana berharap.


"Bisa saja. asal kau selalu bersamaku..!!" kata Ekin yang juga berharap.


"Maksudnya.?" tanya Kirana yang bingung.


"Ya..menemani selama di dunia siluman ini. Agar kamu jangan jauh- jauh dariku. Karena keselamatanmu terancam..!!" kata Ekin yang belum mengatakan yang sebenarnya.


"Oh..tentu saja, mana mungkin aku akan pergi dari kamu, bisa-bisa aku di mangsa para siluman..!" kata Kirana mulai mengantuk.


"Kalau mau tidur, tidur saja..! aku akan tetap berjaga-jaga di sini..!!" kata Ekin yang kemudian memberikan alas berupa tikar dari anyaman daun pandan buatan sendiri yang biasa dia pakai.


"Aku tidur ya..! awas kamu jangan macam-macam..!!" seru Kirana yang membaringkan tubuhnya miring kekanan dengan berbantalkan lengan kanannya.


Ekin kemudian mengambil selimut dari kulit binatang yang juga biasa dia pakai, sekarang untuk menyelimuti Kirana.


"Selamat malam..! tidur yang nyenyak ya..!" ucap Ekin setelah menyelimuti tubuh Kirana.


Gadis itu tak mendengar, dia sudah terlelap dalam mimpinya.


...***...


Sedangkan malam ini Oyen tidur di dalam batang pohon yang berlubang, untuk melindungi dirinya dari dinginnya malam.

__ADS_1


"Kirana, dimana kamu..? kamu sekarang tidur dimana..? bersama siapa..? ah..Kirana. Aku merindukanmu..!!" gumam Oyen yang terdengar ngeongannya saja.


Lama kelamaan Oyen pun tertidur pulas dan larut dalam mimpinya.


Beberapa jam kemudian, fajar mulai menyingsing di ufuk timur, dan sinarnya menerobos diantara dedaunan.


"Huaaaaaahheemm...!!"


Oyen menguap dan meregangkan otot kaki depan dan belakang.


Dan dia keluar dari batang pohon itu dan melihat ke sekitarnya.



"Krucuk..krucuk...krucuuukk..!!"


"Perutku minta di isi..! makanan apa ya yang bisa aku makan..? Biasanya semua di siapkan sama Kirana...!" gumam Oyen yang terus melihat ke sekitarnya.


Tibalah dia di sebuah air terjun, dan oyen mendekatinya.


"Wah..banyak ikan..!!" ucap Oyen.


"Tapi aku nggak bisa tangkap ikan kalau wujudmu masih Oyen..?" pikir Oyen.


Kemudian Oyen mencari persembunyian di balik batu, dan dia menelan beberapa mutiara siluman warna putih .


Dalam sekejap Oyen berubah menjadi Aaron.


"Hop...! byuuurrr...!!"


Aaron melompat dan menyelam, dia menangkap beberapa ekor ikan yang kemudian dia lempar ke tepi danau.


Dan ikan itu menggelepar-gelepar di atas tanah.


Aaron kemudian menyembul dari dalam kolam, dan menggerak-gerakan rambutnya yang panjang, dan menimbulkan percikan-percikan air.


Tanpa di sadari Aaron, aksinya ini di lihat oleh siluman rusa yang cantik.



"Siapa laki-laki itu..? gagah dan tampan sekali..! aku dekati saja dia..! siapa tahu dia terpikat padaku..! secara aku paling cantik di daerah ini..!!" gumam Siluman Rusa itu dengan percaya dirinya.


Benar saja siluman rusa itu mendekati Aaron yang sudah membersihkan ikan-ikan yang di tangkapnya, dan kini dia sedang sibuk membuat perapian.


Berkali-kali dia membuat api dari batu pematik api, namun selalu gagal.


"Hei..ayo nyala api..! aku sudah kelaparan...!! jangan buat aku marah ya..!!" gerutu Aaron pada batu pematik api.


"Ada yang bisa aku bantu tuan muda yang tampan..?" tanya siluman rusa itu dengan genitnya.

__ADS_1


"Ka..kau..!!" Aaron yang terkejut, karena ada siluman yang tidak menyerangnya tapi malah mendekatinya.


"Jangan takut tuan muda yang tampan aku akan membantumu." ucap siluman rusa yang berusia ratusan tahun itu.


Siluman rusa itu kemudian dengan jari telunjuk mengarahkannya ke perapian dan muncullah sinar yang mengarah keperapian, dan akhirnya muncullah api di perapian itu.


"Terima kasih..! " ucap Aaron yang senang dan akhirnya dia bisa membakar ikan-ikan itu.


Setelah ikan itu di bolak-balik dan matang, Aaron pun memakan dengan lahapnya


"Apa kamu mau..?!" tanya Aaron yang menyodorkan satu tusuk ikan bakar pada Siluman Rusa itu.


"Oh tidak, terima kasih. Melihat wajahmu yang tampan saja aku sudah kenyang..!!" kata siluman Rusa itu tanpa berkedip.


"Aduh gimana ini..? benar kata ratu Flower kalau aku berubah jadi manusia, maka akan menghambat pencarianmu pada Kirana." kata dalam hati Aaron.


Aaron kemudian menyelesaikan makannya dan setelah mencuci tangannya, dia beranjak untuk pergi.


"Kamu mau kemana tuan muda yang tampan..?" tanya Siluman Rusa putih itu yang mensejajarkan jalannya dengan Aaron.


"Melanjutkan perjalanku, mencari kekasihku..!!" kata Aaron tanpa tedeng aling-aling.


"Kau sudah punya kekasih..?" tanya siluman Rubah itu dengan kecewanya.


"Iya, Dia ada di sini.Maka dari itu , aku ingin menjemputnya."kata Aaron yang terus melangkahkan kakinya.


"Aku tak peduli kamu punya pacar atau belum, bagiku kau adalah milikku." kata dalam hati Siluman Rusa itu dengan mengulas senyum simpulnya.


"Sialan..! kenapa dia terus mengikuti ku..? aku tidak bisa menjadi Oyen kalau dia mengikutiku terus-terusan." gerutu dalam hati Aaron yang terus berjalan menyusuri jalan di perbukitan itu.


...~¥~...


Pemberitahuan


Novel Hitam Bukan Hitam Hidupnya


Author revisi lagi dan ganti judul Love In Underground, dan In syaa Allah akan berlanjut.


Yang belum mampir, sempatkan mampir dan memberi dukungan di novel pertamaku ya..


Terima Kasih.



...Terima kasih untuk para semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini.-...


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....


...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....

__ADS_1


...Terima kasih...


...Bersambung...


__ADS_2