Si Oyen Pacarku Bukan Manusia

Si Oyen Pacarku Bukan Manusia
Siluman Macan Kumbang


__ADS_3

Sementara itu di Kios bunga Rose, pagi yang cerah menghiasi langit sekitar kios bunga Rose.


Andy berjalan ke tanah lapang. Dia merasakan sesuatu hawa mistis di tanah lapang itu.


"Wahai penunggu tanah lapang, aku ingin berkenalan denganmu. Bisakah kau menampakkan wujud kamu di hadapanku!" ucap Andy dengan sikap penuh kewaspadaan.


Tiba-tiba angin menderu dan langit berubah menghitam dan asap pun seolah menari-nari di sekitar Andy.


"Mau apa kau mencariku! apa kita punya urusan sebelumnya?' tanya suara yang tiba-tiba terdengar di antara kepulan asap itu.


"Bukan urusan sebelumnya, tapi urusan yang sekarang." jawab Andy dengan tetap waspada.


"Apa maksud kamu?" tanya kepulan asap itu.


"Aku ingin kau pindah dari sini!" seru Andy yang tetap tegak berdiri di tengah tanah lapang itu.


"Apa pindah! memangnya kau siapa?" tanya kepulan asap itu yang kini mementuk seekor macan kumbang.


"Oh, siluman macan kumbang rupanya! aku pemilik lahan ini dan aku akan mendirikan bangunan di sini." jelas Andy.


"Tapi aku telah membangun istanaku di sini!" seru siluman macan kumbang itu.


"Aku akan mendirikan rumah di sini! aku mohon sudilah engkau untuk pindah dari tanah lapang ini!" seru Andy.


"Tidak mau! kau yang seharusnya mengurungkan niatmu untuk membangun rumah!" seru siluman macan kumbang.


"Apa aku harus pakai kekerasan?" tanya Andy yang mulai bersiap dengan jurusnya.


"Grr....!"


"Siapa takut..!" seru siluman macan kumbang.


Siluman kumbang bersiap dengan jurus cakarnya dan Andy bersiap dengan tangan kosongnya.


"Hopp...!!"


"Bagh...!'"


"Bugh...!"


"Bagh...!'"


"Bugh...!"


"Sreet..!"


"Aaagh...!"


Lengan Andy tergores cakaran dari siluman macan kumbang itu.


Andy kemudian. menggunakan bola-bola cahayanya dan siap melemparkannya pada siluman kumbang.


"Boumm....! boummmm....!"


"Aaagh...!!"


Siluman macan kumbang terpental mundur beberapa meter.


"Hentikan...!"


Tiba-tiba terdengar suara yang melerai mereka berdua.

__ADS_1


Keduanya menoleh ke sumber suara.


Nampak Siluman Harimau dan Kirana melangkah menghampiri mereka.


"Siluman Harimau! sedang apa kau di sini?" tanya siluman macan kumbang yang penasaran.


"Aku mencarimu siluman macan kumbang!" jawab siluman Harimau.


"Ada urusan apakah kamu mencariku?" tanya siluman macan kumbang.


"Raja siluman yang sekarang, siluman Rajawali yang mengurusku mencarimu siluman macan kumbang!" jawab siluman Harimau seraya menatap siluman macam kumbang.


" Raja siluman mencariku?" tanya Siluman macam kumbang uang penasaran.


"Iya, karena Raja akan membuat pasukan keamanan kerajaan. Dan beliau menunjuk kamulah sebagai panglimanya!' jawab siluman harimau dengan serius.


"Begitukah!" seru siluman macan kumbang uang belum percaya.


"Iya, hanya kamulah yang di harapkan oleh yang mulia!" balas siluman harimau.


"Baiklah aku mau ikut!" kata siluman macan kumbang yang bersemangat.


"Hai, kita nggak jadi bertarung ya?" tanya Andy yang merubah sikap siaganya menjadi sikap santai.


"Ma'af silahkan anda pakai tempat ini sepuas anda, memang lebih baik saya berada di dunia saya!" ucap siluman macan kumbang yang kini tak kelihatan garangnya lagi.


Kirana melangkahkan kaki menghampiri Andy.


"Hei, siluman bisa bahasa halus juga ternyata! he..ha..!" canda Andy.


"Kau..!" seru siluman macan kumbang sedikit geram.


"Sudah, kau tahu siapa dia?" tanya Siluman harimau.


"Beliau panglima langit yang sudah pensiun!" ucap siluman Harimau yang menatap siluman macan kumbang.


"Betulkah!" seru siluman macan kumbang yang kemudian menundukkan kepalanya.


"Ah sudahlah, Jangan begitu!" ucap Andy yang tak ingin di sanjung.


"Sebaiknya kita berangkat ke dunia siluman sekarang juga!" seru siluman Harimau.


"Apa! kalian mau pergi sekarang?" tanya Kirana yang dari tadi diam saja.


"Iya Kirana! " jawab siluman Harimau.


"Sebetulnya ada yang ingin saya katakan pada Kirana sejak dulu!" ucap siluman harimau yang menatap Kirana dengan tatapan yang mendalam.


"Katakan saja siluman harimau, aku akan mendengarkannya dengan baik!" kata Kirana yang penasaran dengan apa yang akan di katakan siluman harimau.


"Aku sangat mencintaimu, Kirana!" kata siluman harimau.


"Apa!" seru Kirana dan Andy bersama'an.


"Saya tahu, Kirana tak mungkin menerimaku. Selain karena ada Aaron, juga karena aku adalah siluman.!" ucap siluman harimau yang berkecil hati.


"Siluman harimau, aku hanya bisa berdoa semoga kamu dapat jodoh yang lebih baik dari aku. Dan terima kasih selama ini menjadi sahabat karibku" kata Kirana seraya menangkupkan kedua telapak tangannya.


"Aku juga mengucapkan terima kasih, karena kamu telah menjaga keluargaku dan terutama Kirana. Semoga kamu lebih sukses di dunia siluman." ucap Andy.


"Iya Kirana dan tuan Andy, kami pamit! dan sampaikan salam ku untuk yang lainnya." ucap siluman harimau.

__ADS_1


'" Iya pasti kami sampaikan!" ucap Andy dan Kirana bersamaan.


Siluman Harimau dan siluman macan kumbang pun menghilang dari pandangan mata Kirana dan Andy.


Kirana mengernyitkan kedua alisnya.


"Kamu kenapa?" tanya Andi yang penasaran.


"Kita kalau mau ke dunia siluman harus lewat kaca benggala, tapi kedua siluman itu enak ya, langsung hilang begitu saja!" jawab Kirana yang tak habis pikir.


"Sudahlah! itu tandanya mereka siluman tingkat satu!" kata Andy yang kemudian melangkahkan kakinya dan diikuti oleh Kirana.


Keduanya pun masuk ke kios bunga Rose.


Di dalam kios ada Bocan, Tony, Luna dan Maggie.


Sedangkan Kelly ada di luar kios bersama Jimmy.


"Suamiku, Kirana , kalian dari mana saja?" tanya Bocan yang penasaran saat melihat suaminya yang datang bersama Kirana.


"Kamu jangan salah paham dulu istriku. Aku tadi ingin melihat suasana tanah lapang." jawab Andy yang kemudian duduk di samping Bocan.


"Iya Bocan, tadi di tanah lapang saya dan siluman Harimau melihat Ayah Andy berkelahi dengan siluman macan kumbang." kata Kirana yang menjelaskan.


"Lalu?" tanya Bocan yang penasaran.


"Kami dilerai oleh siluman Harimau, dan ternyata siluman macan kumbang adalah sahabatnya siluman Harimau. Dan mereka sekarang ini kembali ke dunia siluman.


"Begitukah?" tanya Bocan yang masih penasaran.


Maggie dan Tony saling pandang dan mereka tersenyum karena tahu, kalau Bocan cemburu dengan calon menantunya.


"Iya Bocan, dan Siluman Harimau titip salam buat kalian semua!" ucap kirana yang kemudian duduk di samping Luna.


"Oh begitu ceritanya!" ucap Bocan yang mulai percaya dengan cerita Andy dan Kirana.


"Jangan kau ragukan cintaku sayang, cintaku hanya untukmu!" rayu Andi seraya mengusap rambut Bocan dengan lembut.


"Hm..hmm...!" Maggie dan Tony berdehem.


"Cie...cie...!" goda Kirana dan Luna .


Dan mereka pun tertawa, mana kala Bocan melempari Kirana dan Maggie bantal sofa di sampingnya.


"Dasar anak muda, kita kan juga butuh kemesraan!" canda Andy.


"Ha...ha..ha...!!"


"Bisa saja Panglima Pensiun membuat kami tertawa" celetuk Tony yang tak henti-hentinya tertawa sedari tadi.


...~¥~...


...Terima kasih untuk para Readers semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...


...Allah Subhana Wa Ta'alla.....


...Aamiin Ya Robbal alaamiin...


...Terima Kasih...

__ADS_1


...BERSAMBUNG...


__ADS_2