
Sepanjang perjalanan turun ke bumi, tak henti-hentinya Aaron menggoda Kirana.
"Aaron, malu ah sama Awan putih kecil!" seru Kirana yang memerah pipinya karena diantara mereka berdua ada Awan putih kecil.
"Nggak apa-apa, iya kan Awan putih kecil?" balas Aaron sembari bertanya pada Awan putih kecil.
"He..he..he..!" Awan putih kecil pun hanya bisa tertawa kecil.
"Nah, Awan putih kecil saja tidak apa-apa kok!" ucap Aaron sembari tersenyum.
"Tapi kan?" ucap Kirana yang malu-malu.
"Tuh kan memerah pipinya, jadi gemes nih!" goda Aaron yang membuat pipi kirana semakin memerah.
Beberapa menit kemudian setelah Aaron menggoda Kirana, Awan putih kecil yang membawa Aaron dan Kirana telah sampai tepat di depan kios bunga Rose.
"Terima Kasih Awan putih kecil!" seru Aaron saat turun dari awan putih kecil.
"Terima kasih ya Awan putih kecil!" ucap Kirana seraya melambaikan tangannya.
Awan putih kecil itu mengangguk dan kemudian melesat kembali ke langit biru.
Aaron dan Kirana saling pandang, dan Aaron menggandeng tangan kekasihnya dengan mesra.
Keduanya melangkahkan kaki masuk ke dalam kios Bunga Rose.
Ketika sudah berada di dalam kios bunga Rose, mereka meluhat Andy, Tony, Bocan Maggie, Kelly dan juga Jimmy sedang duduk-duduk dan membicarakan sesuatu.
"Ibu, ayah, semuanya kami datang!' ucap Aaron saat sudah masuk ke dalam Kios bunga rose dan mendapati semuanya sudah berkumpul di dalam ruang tamu kios bunga Rose.
Dan semua uang mendengar suara Aaron, segera mencari sumber suara.
"Aaron, Kirana! apa kabarnya kalian!' ucap Bocan yang kemudian bangkit dari duduknya dan segera memeluk putra-nya Aaron dan berikut memeluk Kirana.
"Syukurlah kalau kalian selamat.Nggak terbayangkan bila Kirana harus jadi istrinya Lucifer! he..he..!' ucap Maggi yang kemudian memeluk Kirana.
"Kalau sampai menikah dengan lucifer, kita mungkin tidak akan bertemu kembali! he..he..!" balas Kirana dan semuanya tertawa suka cita.
"Ibu, Yang mulia Arthur dan Permaisuri Ratu Flower, merestui kita untuk menikah bulan depan. Dan aku bisa pindah tugas di bumi, asalkan ada yang menggantikan aku tugas di langit.":Jelas Aaron yang menceritakan apa yang telah di sampaikan oleh Yang Mulia Raja Arthur.
__ADS_1
"Oh, jadi kamu bisa bertugas di buminya? wah, kita sewaktu-waktu bisa ketemuan ya!" seru Tony yang sedang merangkul istrinya, Maggie.
"Benar dan aku bisa menjalankan usaha bersama Kirana". ucap Aaron sembari menatap Kirana dan mereka berdua saling mengulas senyumnya.
"Ok, kalau begitu sebulan dari sekarang kalian menikah.Jadi banyak yang harus kalian persiapkan mulai dari sekarang " ucap Bocan yang menyarankan.
"Baik ibu" ucap Aaron dan Kirana bersamaan.
"Kak, boleh kan aku beri pelukan buat kakak. Sebagai ucapan selamat karena kakak telah terbebas dari Lucifer. Dan kakak akan menikah dengan pujaan hati kakak!" ucap Jimmy sembari tersenyum dan kedua kakak beradik itu pun saling berpelukkan.
"Tentu saja adikku sayang, Hanya kamulah saudara kakak!" ucap Kirana saat memeluk adiknya Jimmy.
"Hei sudah ya yang pelukan!" seru Aaron sedikit kesal.
"Hei suka-suka aku donk, aku kan adik kak Kirana!" balas Jimmy yang membuat semuanya tersenyum karenanya.
"Walaupun kamu adik Kirana, kamu kan laki-laki juga, jelas saja aku tetap cemburu!" seru Aaron tetap dengan kesalnya.
"Sudah, sudah! kalian ini ya masih saja seperti dulu! " seru Kirana saat melepaskan pelukannya pada Jimmy dan kemudian dia balik memeluk Aaron dan Aaron menerimanya dengan senang hati.
"Kamu masih ada kerjaan di kerajaan langit, jadi selesaikan tugas kamu dengan baik. Agar kamu cepat ke bumi dan kita menikah, seperti impian kita!"bisik Kirana dan Aaron mengangguk seraya tersenyum setelah mengantar kalimat terakhir Kirana.
"Iya tentu saja!" ucap Kirana sembari tersenyum.
"Ibu, ayah ,Aaron pamit. Mau ke kerajaan langit lagi!" ucap Aaron seraya memeluk kedua orang tuanya satu persatu dan kemudian berpamitan dengan sahabatnya Tony dan istrinya Maggie.
Kemudian Aaron memanggil Awan putih kecil dengan peluitnya.
"Priiit...!"
Awan putih kecil itu muncul dari langit dan melesat menuju ke bumi dan berhenti tepat di hadapan Aaron.
Aaron segera naik ke atas awan putih hitam itu dan kemudian dia melambaikan tangannya ke arah Kirana dan keluarga serta sahabatnya.
Kirana, Bocan, Andy dan yang lainnya pun ikut melambaikan tangan, sebagai perpisahan dengan Aaron.
Dan Awan putih kecil itu membawa Aaron membumbung tinggi ke langit yang biru hingga hilang dari pandangan mata semua orang yang melihatnya.
Kirana dan yang lainnya kemudian melakukan aktifitas biasanya.
__ADS_1
"Kirana, mulai dari sekarang kamu harus persiapkan semuanya keperluan pernikahan kamu. Dan jika butuh bantuan panggil ibu atau kamu bisa ajak Maggie atau Kelly!" pesan Bocan pada Kirana.
"Baik Bocan, Kirana akan ingat hal itu selalu. Sekarang Kirana mau fokus dulu dengan bisnis Kirana" ucap Kirana.
Dan selama dua Minggu ke depan, mereka masih sibuk dengan dunia pekerjaan mereka.
...****...
Sementara itu di istana langit, Aaron sudah sampai di istana langit.
Dia bersama beberapa prajurit, berkeliling memberikan pengumuman kalau ada sayembara beradu jurus yang di selenggarakan oleh Panglima Langit atas persetujuan Yang Mulia Raja Arthur.
Dan di saat pendaftaran di mulai, ternyata banyak sekali yang mendaftar dengan niatan entah dengan tergiur oleh hadiahnya atau hanya sekedar untuk mengukur kemampuannya.
Dari tiga ratus pendaftar, kini di seleksi menjadi Lima puluh orang saja.
Dan kini dari Lima puluh orang itu, Aaron lah yang akan menyeleksaikannya dengan tepat tanpa perlu adanya nepotisme.
Karena waktu dulu dia juga mengalami hal yang tidak mengenakkan hati.
Dalam berkompetisi dulu, banyak yang mengira kalau ada Kong kalikong dengan Raymond atau Andy yang merupakan panglima langit, yang sedang menjabat waktu itu.
Maka saat itu Simon lah yang merupakan putra dari Victor, penasehat istana langit menjadi rival atau lawan Aaron yang paling seru saat kompetisi di gelar.
Dari lima puluh putra dewa nanti, akan di pilih satu orang yang paling mumpuni.
Di hari ke lima, kompetisi pun mulai di gelar. Banyak sambutan yang di gelar, aneka tarian istana langit dan putra-putri dewa kecil yang menggemaskan memperagakan seni bela diri.
...~¥~...
...Terima kasih untuk para Readers semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....
...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...
...Allah Subhana Wa Ta'alla.....
...Aamiin Ya Robbal alaamiin...
...Terima Kasihh...
__ADS_1
...BERSAMBUNG...