Si Oyen Pacarku Bukan Manusia

Si Oyen Pacarku Bukan Manusia
Oyen Vs Jimmy


__ADS_3


Keesokan harinya, Kirana bangun tidur.


"Jam berapa nih..??" tanya Kirana yang kemudian melihat jam dinding yang menunjukkan jam lima pagi.


Kirana bergegas ke kamar mandi membersihkan diri.


Setelah dari kamar mandi, dilihatnya Oyen yang masih nyenyak dalam tidurnya.


Kirana bergegas mengambil dompetnya dan dia turun dari lantai atas.


Gadis itu mengeluarkan sepedanya dan kemudian menguncinya kembali.


Di kayuhnya sepeda itu menuju pusat perbelanjaan sayur yaitu ke pasar tradisional terdekat.



Sesampainya di pasar, Kirana segera membeli bumbu-bumbu yang telah habis.


Setelah beberapa bumbu telah di dapatnya, Kirana menuju ke bagian sayur mayur, ayam dan ikan.


Walaupun ada sedikit penawaran, sayuran dan ayam pun di dapatnya.


"Beli ikan segar, buat Oyen...!!" kata Kirana yang segera menuju ke bagian Ikan segar.



Kirana pun membeli ikan Patin, Salmon, Bandeng, udang dan lain-lain.


"Kira-kira yang di suka Oyen apa ya..?" tanya dalam hati Kirana.


Tanpa sengaja, Kirana mengenal sesosok laki-laki yang sangat dia kenal.


"Papa...!!"


Laki-laki itu tak lain Nikholas yang sedang memasok ikan ke pedagang-pedagang ikan di pasar-pasar tradisional.


"Pa..paaaaa..!!" panggil Kirana lagi, namun mungkin karena ramainya pasar Nikholas tak mendengarkan suaranya.


"Betul kah itu tadi papa..??" tanya dalam hati Kirana.


Kirana pun akhirnya memutuskan untuk pulang.


Namun sebelumnya dia membeli beberapa buah-buahan untuk mengisi lemari esnya.


Dan Kirana pulang dengan membawa banyak belanjaan.


Sesampainya di ruko, Kirana bergegas memasak untuk sarapan.



Kali ini dia memasak sayur asam dan salmon Krispy.



Tak lupa dia menyiapkan dua gelas susu.


"Oyen dah bangun apa belum ya..?" gumam Kirana dalam hati.


"Meooowww....meooooowww..!!"


Baru saja membuka Apronnya, rupanya Oyen sudah duduk di kursi makan.


"Eh..rupanya dah di situ, laper ya cium aroma masakan Kirana..??" tanya Kirana.


"Meoww...!"


Tiba -tiba ada yang mengetuk pintu depan.

__ADS_1


"Tokk..!! tokk...!! tokkk..!!"


"Ya sebentar..!!" jawab Kirana yang langsung membuka pintunya.


"Jimmy..!!" panggil Kirana


"Kak..!! Jimmy ikut tinggal disini ya..!!" seru Jimmy sambil memasukkan beberapa barang-barangnya.


"Ngeooonnngg....!!"


Mendengar kata-kata tinggal disini, Oyen seakan mengatakan tidak setuju.


"Apa..!! tinggal di sini? bisa-bisa jadi penggangguku...!!" kata dalam hati Oyen.


"Ngeoooong...!! Ngeoooong....!!"


Kirana hanya tersenyum tipis melihat tingkah Oyen.


"Kucing kakak nih..! berisik sekali..!!" ucap Jimmy yang kemudian duduk di meja makan.


"Kalau mau tinggal di sini, harus terbiasa dengan suaranya...! " kata Kirana yang kemudian menyiapkan sarapan mereka.


Jimmy mulai iseng, diambilnya salmon crispy milik Oyen.


"Meowww...!!"


Oyen seakan memberitahu pada Kirana tentang ke usilan adiknya.


"Jimmy...!! kamu sudah punya bagian sendiri..! itu buat Oyen. Kembalikaaann..!!!" seru Kirana sambil berkacak pinggang.


"Iya..ya deh kak..! maaf ya Oyen..! damai..piss..!!" kata Jimmy sambil menunjukkan jarinya yang membentuk huruf V.


Oyen yang tahu Jimmy dimarahi Kirana pun menjulurkan lidahnya seolah dia mengejek Jimmy.



"Jimmy...!!" panggil Kirana yang sudah duduk di kursi meja makan dan bersiap untuk sarapan.


"Kucing kakak nih nakalnya minta ampun..!!" sahut Jimmy.


"Awas ya .! nanti aku masukin ke kardus lalu aku taruh di pasar..!!" gerutu Jimmy.


"Apa...! nggak boleh..!! Oyen pacar kakak..!!" seru Kirana sambil melebarkan matanya.


"Pa..pacar..!!"


"Gubrakk...!!"


Jimmy jatuh ke belakang, lupa kalau kursi yang dia duduki tidak ada sandarannya.


Oyen dan Kirana pun tertawa terpingkal-pingkal.


"Ya ampun Jimmy...Jimmy...!! makanya sarapan dulu..!" seru Kirana yang kemudian membantu Jimmy untuk bangun.


Saat sudah bangun, Jimmy langsung menempelkan telapak tangannya ke dahi Kirana.


"Nggak panas..! berarti nggak ngigau...!!" gumam Jimmy heran.


"Jangan heran, kapan-kapan kakak ceritakan. Sekarang cepat sarapan..!!" seru Kirana.


"Iya kak..!!" jawab Jimmy yang berkali-kali memandang Kirana dan Oyen yang sedang makan.


"Sekarang ceritakan , mengapa kamu tiba-tiba mau tidur di sini...?" tanya Kirana saat selesai sarapan.


"He..he..! Jimmy kehabisan uang kak..!! nggak mampu buat nambah uang kos...!" jawab Jimmy sambil cengengesan.


"Uang hasil balap liar kamu..??" tanya Kirana.


"Buat traktir teman-teman..! he..he..!!" jawab Jimmy yang masih cengengesan.

__ADS_1


"Traktir teman sih boleh saja, tapi bayar uang kos lebih penting..! buat pelajaran ya..!!" seru Kirana sambil memunguti piring dan gelas bekas sarapan.


"Iya kak .! Jimmy akan ingat selalu..."" jawab Jimmy.


"Bagus..! anak manis...!!" seru Kirana yang kemudian beranjak naik ke atas untuk segera mandi.


Dan Oyen pun mengikuti Kirana dari belakang. Takut Jimmy buat ulah lagi.


"Hei..! lari dianya..! he..he..! pacar kak Kirana kok penakut..!!" seru Jimmy sambil tertawa.


Mendengar kata penakut, Oyen berbalik arah..


Oyen melompat dari tangga dan...


"Happ...!!"


mendarat di kepala Jimmy, di acak-acaknya rambut Jimmy yang tertata rapi.


"Kurang ajar...!!" seru Jimmy.


Oyen turun ke lantai saat tangan Jimmy menghalaunya.


"Ngeeoooooongg....!!


Oyen dan Jimmy saling berhadapan.


"Kucing ini seoerti mengerti bahasa manusia..!" kata dalam hati Jimmy.


"Ngeeeeooonnngg...!!!"


"Jimmyyyy.....! bila terjadi sesuatu sama Oyen, kakak tidak ijinkan kamu tinggal di sini..!! " ancam Kirana yang masih di dalam kamar mandi.


"Dasar..!! kalau Dewi pelindungmu dah ngancam kayak begitu..! apa boleh buat..!!" seru Jimmy yang mengurungkan niatnya mengerjai Oyen.


Oyen pun melenggang ke lantai atas dengan santainya.


Sedangkan Jimmy mengangkat barang-barangnya ke lantai atas.


Setelah selesai dengan ritual mandinya, Kirana segera merias tipis dirinya.


"Kak..!! beneran Oyen ini pacar kakak..?" tanya Jimmy memastikan.


"Iya, jangan heran ..! kalau dia jadi manusia, dia gantengnya kayak Aaron Kwok..! idola kakak..!!" seru Kirana sambil tersenyum.


"Hadeuh..! kakakku terlalu berhalusinasi..!" celetuk Jimmy sambil menggelengkan kepalanya.


"Suatu hari nanti pasti kamu tahu..!! cepat beangkat sana..! kebutu telat nanti..!!' seru Kirana.


"I..iya kak..! Tapi Jimmy minta uang dulu kak buat beli bensin..!" pinta Jimmy sambil tersenyum


"Dasaar...! ini jangan dihabiskan. Sebagian buat uang saku..!!" seru Kirana sambil memberikan beberapa lembar uang.


Jimmy hanya tersenyum dan segera berangkat ke sekolah dengan mengendarai sepeda motor sportnya.


Sedangkan Kirana bersiap-siap untuk berangkat kerja.


Setelah menutup dan mengunci rukonya dari luar, Kirana berangkat ke kios dengan Oyen yang duduk di keranjang depan sepeda kayuhnya.


...~¥~...


...Terima kasih untuk para Readers semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....


...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....


...Terima kasih...


...Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2