Si Oyen Pacarku Bukan Manusia

Si Oyen Pacarku Bukan Manusia
Tentang Siluman Naga Laut


__ADS_3

Dona menyuapi Kirana putrinya dengan telaten.


"Aaron dan Kirana... Sebaiknya kalian harus cepat menikah ya..!" seru Dona yang mengulas senyum melihat Aaron yang duduk bersandar di samping Kirana.


"Aku mau saja, bagaimana dengan Kirana..?" tanya Aaron yang melirik ke arah Kirana.


"Hukk....Hukk...!!"


Kirana terbatuk-batuk.


"Yah, di tawarin nikah kok pakai batuk segala..!" goda Luna.


"Ya mau sih, tapi kami kan belum persiapan apa-apa..!!" jawab Kirana.


"Aku sih..setuju saja kalau mereka menikah..!!" kata Bocan yang menatap pada Aaron.


"Tapi kamu harus kembali menjadi panglima langit lebih dahulu. Lakukanlah tugasmu yang tertunda...!!" lanjut Bocan.


"Jadi, aku harus jadi panglima langit kembali Bu..?" tanya Aaron yang seperti enggan dengan pekerjaan itu.


"Iya, sebab kamu masih punya tanggung jawab dan nantinya kamu juga harus bertanggung jawab menafkahi istri dan anak kamu..!" jelas Bocan mengingatkan.


"Iya..iya ibu..!!" ucap Aaron yang terus memandangi Kirana.


Menjadi panglima langit kembali, berarti dia harus menjauh dari Kirana.


"Jangan khawatirkan Kirana, dia aman bersamaku..!!" goda Ekin, namun hal itu membuat Luna mencubit perut Ekin.


"Auw..!!" Ekin pura-pura kesakitan dan tersenyum pada Luna.


"Kamu juga Ekin, Ibu kamu sudah rindu pada kamu..! sebaiknya kamu ke kerajaan langit bersama Aaron. Sedangkan kamu Tony, bantu aku menjaga kota ini terutama keluarga Kirana dari serangan siluman atau orang jahat." ucap Bocan yang didengarkan oleh semuanya.


"Kirana, kamu nggak apa-apakan aku tinggal..!" ucap Aaron yang khawatir.


"Aku tidak apa-apa, lagi pula ada pedang Awan bersamaku..!"kata kirana pada Aaron.


"Pedang Awan....!!" seru Bocan dan Tony bersamaan.


"Iya ini Bocan...!!" kata Kirana yang menunjukkan pedang beserta sarungnya pada Bocan.

__ADS_1


Bocan memandang dan memegang pedang Awan, Pedang Awan adalah pedang Raymond sebelum di berikan pada Aaron yang pada akhirnya sampai di tangan Ekin.


"Pedang Awan sudah memilihmu, jaga dia baik-baik..!!" kata Bocan pada Kirana.


"Iya Bocan..!!" ucap Kirana sambil membenarkan posisi duduknya.


Dan mereka pun bercerita dan bertukar informasi.


Beberapa jam kemudian, Keluarga Kirana bersama Tony pulang ke kediaman mereka.


Kelly dan Maggie juga pulang ke kontrakannya, sedangkan Kirana, Luna, Aaron dan Ekin masih bersama Bocan di kios bunga Rose.


"Aaron, sebelum kamu pergi ke kerajaan langit, kamu harus bekali Kirana bela diri. Agar dia bisa menjaga dirinya sendiri dan juga orang di sekitarnya." kata Bocan yang mengkhawatirkan keadaan Kirana.


"Sebelumnya dia sudah di ajari oleh Ekin, tapi kalau mau belajar lagi boleh saja. Tentunya setelah keadaan Kirana pulih kembali." kata Aaron yang memperhatikan Kirana.


"Aku sudah baikan kok, besok kita bisa berlatih..!!" ucap Kirana yang wajahnya mulai berseri.


"Baiklah besok pagi kalian latihan dan Luna, kamu juga ikut latihan ya..!!" pinta Bocan dan Luna menganggukkan kepalanya tanda menyetujuinya.


"Kirana..! apa kamu sudah menelan mutiara siluman berpelangi..?" tanya Aaron yang mengingatkan Kiran akan mutiara yang menghapus tanda dari para siluman itu.


"Mutiara berpelangi..? Darimana kalian tahu, kalau mutiara siluman berpelangi itu menghilangkan tanda dari siluman..??" tanya Bocan yang heran.


"Itu di beri tahu oleh siluman kura-kura bi..!!" jawab Ekin yang sedari tadi diam saja.


📆Fashback On.


Ucapan dari siluman Kura-kura.


Sa..satu lagi, tanda di tubuh kamu itu akan hilang jika kamu menelan setiap hari mutiara siluman pelangi selama tujuh hari berturut-turut. Bila sampai telat sehari, maka kau harus mengulanginya kembali dari awal." pesan siluman kura-kura.


"Ha..setiap hari..? mutiara siluman pelangi, bukannya itu mutiara yang langka..??" tanya Kirana yang khawatir.


"Karena langka itulah, khasiatnya mumpuni..!!" ucap siluman kura-kura itu lirih.


"Aku sudah punya empat mutiara siluman pelangi..." sahut Aaron yang mencari mutiara siluman pelangi diantara mutiara-mutiara yang sudah dia dapatkan.


"Empat, berarti masih kurang tiga lagi..!!' seru Kirana yang melihat mutiara siluman pelangi yang di tunjukkan oleh Aaron.

__ADS_1


📆Flashback off


"Hmm...Siluman Kura-kura..!" kata Bocan seraya memikirkan sesuatu.


"Bocan tahu siapa siluman kura-kura itu .?!" tanya Kirana penasaran.


"Siluman Kura-kura adalah tabibnya para siluman, putranya dulu adalah orang yang di cintai oleh selir Selena. Ibu kamu Ekin." kata Bocan yang mengingat masa lalu.


"Aku dan ratu adalah sahabat sekaligus saudara seperguruan. Raja Arthur dan Ratu Flower adalah sepasang kekasih yang tak di restui oleh raja terdahulu. Karena raja trdahulu memilih putri Selena yang nota Bene seorang putri dewa yang tentunya akan melahirkan darah putra berdarah dewa dan bukan campuran seperti halnya ratu Flower yang mempunyai putra-putri berdarah campuran. Karena Dewa terdahulu, membuat peraturan Raja langit task boleh berdarah campuran dan harus murni darah dewa. Karena itu bisa membuat kehancuran untuk kerajaan Langit. Sedangkan waktu itu Selena sangat mencintai siluman naga Laut, yang itu juga akan membuat kehancuran bagi kerajaan langit,..!" kata Bocan yang kemudian menarik nafasnya panjang dan mengeluarkannya kembali secara perlahan-lahan.


"Hmm...rumit juga ya..!!" seru Luna yang duduk di samping Ekin.


"Karena itulah, siluman naga laut memendam cintanya pada selir Selena. Itu demi kerajaan langit dan juga selir Selena sendiri. Dia tak ingin selir Selena di kucilkan dari kerajaan langit. Tapi beda maksud dengan siluman kura-kura yang sangat berharap kalau selir Selena menjadi menantunya kala itu. Karena hawa dari seorang Dewi, bisa mengobati istrinya yang terkena racun dari siluman ular kobra"lanjut kata jelas Bocan.


"Jadi...sebenarnya siluman naga laut itu bukan siluman yang durhaka pada orang tuanya, tapi dia sengaja untuk melindungi selir Selena dankerajaan langit..?" tanya Kirana yang mengingat kejadian silam .


"Iya, jadi siluman kura- kura yang salah paham. Itu karena keinginannya yang terlalu menggebu ingin mempunyai menantu seorang Dewi," jelas Bocan.


"Tapi,menurut siluman kura-kura, kalau Ratu siluman kobralah yang membunuh siluman naga putih ibunda siluman naga laut...?" tanya Ekin yang pernah mendengar kisah siluman naga putih.


"Kalau itu, aku tak tahu pastinya. Ah sudahlah,sebaiknya kalian istirahat, besok kalian harus berlatih." Kata Bocan mengingatkannya.


"Baiklah. ibu, Kami akan istirahat..!" kata Aaron yang bersama Ekin melangkahkan kaki keluar dari ruangan.


Sementara itu, Luna dan Bocan tetap di ruangan menemani Kirana.


...~¥~...


...Terima kasih untuk para semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...


...Allah Subhana Wa Ta'alla.....


...Aamiin Ya Robbal alaamiin...


...Terima Kasih...


...Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2