
Sore hari jam menunjukkan pukul empat sore. Waktunya untuk bersiap-siap pulang.
Tiba-tiba, BoCan muncul begitu saja di ruangannya.
"Maggie dan Kirana, kemarilah..!!" pinta BoCan saat sudah keluar dari ruangannya.
"Ada apa BoCan..?" tanya Maggie yang kemudian masuk ke kios menemui BoCan dan demikian Kirana, di ikuti oleh Aaron.
"Ini gaji kalian, satu untuk Maggie dan juga untuk Kirana...!!" kata BoCan yang lebih suka memberikan gaji karyawannya langsung dari pada lewat transfer bank.
"Makasih BoCan..!!" kata Maggie dan Kirana bersamaan.
"Oiya Maggie, nitip buat Kelly ya..!!" kata BoCan sambil menyerahkan amplop ke Maggie.
"Makasih BoCan..!!" kata Maggie yang dengan senang hati menerima amplop dari Bocan dan kemudian menaruhnya dalam tasnya.
"Maggie, kamu boleh pulang..!" kata BoCan sambil mengambil gelas, hendak meminum air mineral lewat kran dispensernya.
"Saya juga mau pamit BoCan..!!" kata Kirana yang bangkit dari duduknya dan hendak keluar dari kios bersama Aaron.
"Aaron tunggu sebentar..! ada Yang ingin saya bicarakan ..!!" kata BoCan pada Aaron.
"Ada apa Bu..?" tanya Aaron yang kemudian mengurungkan langkahnya dan kembali menghampiri BoCan.
"Aku ingin kamu selama masih menjalani kutukan ini, kamu paling tidak bekerja. Iya kalau kamu di Istana langit, kamu di gaji oleh kekaisaran langit karena kamu panglima langit. Tapi kalau di bumi ini, kamu harus berpenghasilan seperti yang lainnya. Tak mungkin kan kamu tergantung pada Kirana terus..!!" kata BoCan yang khawatir pada kehidupan Aaron.
"Saya harus bagaimana bu..?" tanya Aaron yang tak mengerti.
"Ya kerjalah..! apa kamu beri makan Kirana batu..?" tanya Bocan yang gemas sama Aaron.
__ADS_1
"Eh..! ya enggaklah Bu. Tapi Aaron kan masih sering jadi Oyen dan lagian Aaron harus selalu bersama Kirana Bu,!!" Kata Aaron yang membuat BoCan sedikit berpikir keras.
"Kalian buka cabang baru" kata BoCan pada Aaron yang membuat aaron dan Kirana saling memandang.
"Cabang baru..!?" tanya Aaron dan Kirana bersamaan.
"Iya, nanti kamu bisa mengelolanya bersama Kirana. Dan kalian harus keluar kota, soalnya kota disini sudah ada kios ini. Bagaimana..?" tanya Bocan dan Kirana sedikit tak setuju.
"Kalau keluar kota, saya tidak setuju bocan. Saya punya Ruko dan punya adik yang masih sekolah..!" jelas Kirana.
"Lagian, ibu aja yang harus keluar kota. Biar disini aku dan Kirana yang mengelola ..?!'" kata Aaron seenaknya sendiri.
"Tujuan ibu, supaya kamu dapat pengalaman bertarung dengan siluman-siluman lain selain di sini..!" jelas Bocan.
"Tapi gimana lagi BoCan? kalau aku pergi dari sini, bagaimana dengan yang Jimmy? sedangkan Kirana juga mau mencari papa Kirana yang menghilang..!" jelas Kirana yang berpikir keras.
"Baiklah kalau begitu, ibu mau Aaron selesaikan siluman-siluman yang ada di rumah Kirana...!!" seru BoCan.
"Haruskah..!" seru Kirana yang khawatir dengan Aaron, karena menurut Jimmy di rumah ada siluman singa dan siluman yang lain yang mungkin lebih ganas dari siluman anjing hitam dan siluman rubah tadi.
"Kalau kamu mencintai Kirana, kamu harus kerja atau melanjutkan pencarianmu mencari siluman-siluman guna memulihkan keadaan kamu dan keadaan Kirana." kata nasehat Bocan.
"Baiklah Bu..! Aaron akan memikirkannya...!" kata Aaron.
"Baguslah..! Sekarang pulanglah. nanti keburu malam..!!" kata BoCan.
Kemudian Kirana dan Aaron pun Meninggalkan kios bunga Rose
Dalam perjalanan mereka pulang ke Ruko, Kirana mendapat sebuah selebaran.
__ADS_1
"Selebaran tentang apa..?" tanya Aaron, saat Kirana membaca selebaran itu.
"Ada pasar malam di Alun-alun kota...! Malam ini kita kesana ya..!" seru Kirana.
"Tapi..!" kata Aaron yang ragu-ragu.
"Tapi kenapa? masalah uang? Kirana kan baru gajian..?" kata Kirana.
"Betul kata ibu..! Seharusnya aku yang bayarin kamu..!" kata Aaron.
"Jangan Khawatir, Kirana tetap bersama Aaron sampai para siluman di rumahku musnah dan kutukan kamu selesai..! asalkan Aaron jangan menduakan kirana, apalagi tidak jujur sama Kirana..!" jelas Kirana.
"Terima kasih Kirana, aku janji akan setelah semuanya beres akan segera menikahimu." kata Aaron sambil memeluk Kirana.
"eh, Aaron..! ini kan dijalan raya, malu ah..!!" seru Kirana.
"Nggak apa-apa..! dunia kan milik kita berdua..!! he..he..!!" kata Aaron sambil tersenyum.
"Aaron..!!"
"Aku janji Kirana, akan selalu buat kamu bahagia." kata dalam hati Aaron.
...~¥~...
...Terima kasih untuk para semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini.-...
...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....
...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....
__ADS_1
...Terima kasih...
...BERSAMBUNG...