
Oyen berjalan berkeliling di sekitar kios, tanah lapang dan sekitar rumah warga.
Ketika sampai di pinggir desa, Oyen melihat suatu keanehan.
"Aist.. ! lihat ayam mandi..!!" gumam Oyen.
"Kokkokkokkok.......!!"
"Hai kucing kutukan..!! ngapain sampai disini..!!" seru si ayam yang tahu tentang Oyen, itu berarti dia Siluman Ayam.
"Meow...!!"
"Cari siluman seperti kamu..!!" balas Oyen yang mendekati siluman ayam itu.
Siluman ayam itu kemudian melompat keluar dari bak tempatnya mandi.
Oyen berusaha menyerang siluman ayam itu lebih dulu, dia mengangkat kaki depan sebelah kanannya guna membuat jurus kibasan anginnya.
Perlahan dari udara menjadi angin dan di arahkan ke Siluman ayam itu.
Bukannya takut, Siluman Ayam itu malah tertawa riang.
"Ha...ha...ha...!!"
"Terima kasih telah membuat buluku cepat kering..!!" seru Siluman ayam itu.
"Hah...! salah jurus nih..!!" ucap Oyen, yang kemudian menghentikan aksinya.
"Terima kasih ya, jurusmu seperti Hair dryer bagiku..! jiah..haa..ha..!!" seru Siluman Ayam itu.
Oyen pun mengganti jurusnya, dia melompat ke punggung ayam itu.
Hendak menerkam siluman ayam itu.
Siluman ayam itu melompat dan mencoba mematuk Oyen, dan oyen mampu menghindarinya.
Oyen pun mengeluarkan cakar-cakar panjangnya dan berusaha menerkam siluman ayam itu kembali.
"Keoookk....keookk....keoookk..!!"
__ADS_1
Oyen menerkam dan menggigit Siluman ayam itu, dan siluman itupun kesakitan.
Darahnya bercucuran dimana-mana, dia menggelepar-menggelepar kesana-kemari dan pada akhirnya siluman itu diam dan keluarlah mutiara hitam dari tubuh siluman ayam itu
Oyen pun langsung menelan mutiara hitam itu. Dan tubuh siluman ayama itu kini jadi abu, dan berterbangan terbawa angin.
"Andai tidak jadi debu, aku minta Kirana masakin aku ayam opor..! ha..ha...!!" gumam Oyen sambil tersenyum
Kucing Oranye itu melanjutkan pencariannya kembali.
Dia pun kembali ke tanah lapang.
Dan disana dia menemukan seekor kadal yang lain dari yang lain.
"Siluman kadal ekor panjang...!!" seru Oyen.
"Kucing Kutukan..!! Belum juga kau enyah dari sini...!!" seru Siluman kadal ekor panjang itu.
"Belum, selama aku masih dalam kutukan..!!" jawab Oyen dengan entengnya.
"Rasakan ini..!!" seru siluman kadal itu dengan menjululkan ekor panjangnya hendak mengikat lawannya.
berkali-kali Oyen melompat menghindarinya. Namun akhirnya dia terikat juga.
"Aaaugh...!!"
Nafas oyen sesak karena siluman ekor panjang itu semakin mengikatnya kuat.
"Aughh...!!"
Semakin erat ikatannya.
Dengan sekuat tenaga, oyen menggunakan cakarnya untuk memutus ekor siluman kadal itu.
"Ssreet..!!"
Putuslah ekor siluman kadal ekor panjang itu.
Tak berapa lama, ekor siluman kadal ekor panjang itu tumbuh lagi dan kini semakin panjang.
__ADS_1
"Meeeoonngg..!!"
Oyen mencoba berpikir cara mengatasinya.
"Kalau aku jadi Aaron, bisa aku buat ekornya seperti tali lasoo seperti Koboy..? kalau jadi Oyen, aku kan nggak bisa pegang ekornya..?? Baiklah..! aku terkam tubuhnya saja..!!" ucap Oyen yang kemudian melompat dan mencoba menerkam tubuh siluman kadal ekor pnjang itu.
Namun usahanya selalu gagal karena ekor siluman kadal itu tersebut selalu menghalangi.
Akhirnya Oyen bisa mengecohnya hingga ekor siluman itu terikat di batang pohon buah jambu yang tumbuh liar di pekarangan tersebut.
"Akhirnya aku bisa melumpuhkanmu..!!" gumam Oyen yang kemudian menerkam siluman kadal ekor panjang itu.
Dan muncullah mutiara hitam dari tubuh siluman kadal ekor panjang itu.
Oyen segera menelannya. Seketika jasad siluman kadal ekor panjang itu menjadi abu dan di hembuskan udara yang bergerak.
Oyen pun melangkahkan kakinya menuju kios dimana Kirana berada, karena waktu menunjukkan sudah siang hari.
"Waktunya makan siang..!!" pikir Oyen yang berlari kecil.
Oyen melihat Kirana dan Maggie sedang sibuk melayani pembeli.
Dan dia harus sabar menunggu sampai semua pelanggan sudah telayani
Tak berapa lama, tukang ojek Online makanan datang dengan membawa makanan.
Ternyata Kirana sudah memesan nasi dengan lauk ikan bakar untuk mereka.
Mereka pun makan saat pelanggan sudah dilayani semuanya.
...~¥~...
...Terima kasih untuk para Readers semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....
...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....
...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....
...Terima kasih...
__ADS_1
...Bersambung...